• Sport
  • Nggak Ada Roger Federer di Semifinal US Open 2017

Nggak Ada Roger Federer di Semifinal US Open 2017

Mon, 11 September 2017

Rangkaian US Open 2017 sudah memasuki babak semifinal di akhir minggu ini. Nama-nama besar seperti Andy Murray, Novak Djokovic, Stan Wawrinka, dan Kei Nishikori memang absen di gelaran Grand Slam terakhir tahun ini. Tetapi bukan berarti pamor US Open 2017 ini mundur. Nama Rafael Nadal dan Roger Federer menjadi pusat perhatian para pecinta tenis dunia.

Rafael Nadal yang mendapatkan unggulan pertama ini berhasil melenggang mulus ke babak semifinal setelah hanya kalah satu set sepanjang turnamen. Tetapi, sayangnya langkah mulus Nadal ini nggak diikuti oleh Roger Federer. Pemilik gelar 19 kali Grand Slam ini tadi pagi (7/9) harus tunduk dari Juan Martin del Potro di perempat final.

 

Kekalahan Roger Federer dari del Potro

Roger Federer sebenarnya sangat dominan ketika dilihat dari rekor pertemuan dengan del Potro. Total mereka berdua bertemu 21 kali di seluruh kompetisi dan Roger menang 16 kali. Kemenangan terakhir del Potro atas Roger diraih di Basel Open tahun 2013. Lalu, dalam ajang Grand Slam, kemenangan terakhir del Potro ini diraih pada ajang US Open tahun 2009, delapan tahun yang lalu.

Di pertandingan tadi pagi, Roger Federer memang nggak bisa mengelak dari umurnya, Urbaners. Memasuki 36 tahun di 2017 ini, Roger memang bermain lebih efektif. Nggak ada rally panjang atau pengembalian sambil berlari seperti biasanya. Roger akan pasrah jika ada bola yang sangat deras datang menghujam.

Dari babak pertama US Open, Roger Federer sudah kehilangan empat set. Bahkan di dua babak awal, Roger Federer harus bermain lima set. Melawan del Potro, Roger Federer sangat kesulitan mengembalikan service dari Potro. Selain itu, pukulan forehand dari del Potro benar-benar spesial. del Potro menang 7-5, 3-6, 7-6 (10-8), 6-4 atas Roger Federer.

 

Hanya Menyisakan Rafael Nadal

Dari sepuluh besar petenis dunia, hanya ada Rafael Nadal yang tersisa di babak semifinal dan akan melawan del Potro. Di semifinal lainnya, mempertemukan Kevin Anderson (28) melawan Pablo Busta (12). Jika Rafael Nadal berhasil mengalahkan del Potro di semifinal dan melenggang sampai juara, Nadal bisa menjadi satu-satunya petenis yang mematahkan rekor 19 kali juara Grand Slam milik Federer.

Penasaran apakah Nadal bisa juara US Open ketiga kalinya atau malah harus tersandung seperti Federer? Tunggu akhir pekan besok ya, Urbaners.

 

Source: bbc.com

Waktunya Gowes dengan Jalur Khusus Sepeda di Jakarta

Wed, 05 August 2020
Seorang pria mengenakan helm dan masker selagi bersepeda di jalur sepeda Jakarta

Daripada bosan olahraga di dalam ruangan, lebih baik lo keluarkan sepeda dan mengelilingi kota Jakarta. Sekarang nggak perlu lagi khawatir dengan pengendara bermotor ketika lo menggowes sepeda, sudah ada nih jalur khusus sepeda yang tersebar di beberapa wilayah Jakarta. Waktunya mempersiapkan sepeda kesayangan lo dan ajak teman-teman lo untuk bersepeda bareng di Jakarta!

 

Lokasi Jalur Sepeda

Sehubungan dengan meningkatnya semangat masyarakat Jakarta untuk bersepeda, akhirnya Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Dishub DKI Jakarta menyiapkan pop-up bike lane sepanjang 14 kilometer di sepanjang jalan Jenderal Sudirman sampai jalan MH Thamrin. Jadi, lo nggak perlu lagi menanti masa Car Free Day (CFD) untuk bisa menggowes sepeda di pusat Jakarta sambil dikelilingi gedung-gedung pencakar langit.

Jalur sepeda ini didesain terpisah dengan trotoar untuk mengurangi risiko transmisi virus. Nggak hanya di satu lokasi saja, jalur sepeda juga sudah bisa lo nikmati di 29 titik yang tersebar di provinsi DKI Jakarta. Ada tujuh lokasi jalur sepeda di Jakarta Barat, tujuh lokasi lainnya di Jakarta Pusat, enam titik di Jakarta Utara, 3 jalur sepeda di Jakarta Timur, dan 5 lokasi bersepeda di Jakarta Selatan.

 

Tidak Dibuka 24 jam

Seorang wanita mengenakan sneakers putih bersiap menggowes sepeda di malam hari

Sayangnya, lo masih belum bisa bersepeda keliling kota Jakarta di malam hari karena ditetapkan jam malam untuk jalur sepeda yang disediakan. Alasannya adalah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.

Selama hari Senin sampai Jumat, jalur khusus sepeda akan dibuka di pukul 06.00 hingga 08.00 WIB dan pukul 16.00-18.00 WIB. Sementara di hari Sabtu dan Minggu, lo bisa bersepeda di jalur sepeda sejak pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-19.00 WIB.

 

Jalur Khusus Sepeda Tidak Permanen

Rombongan pesepeda sedang bersepeda di sepanjang jalur sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin

Sebelum pandemi, Pemprov DKI Jakarta memang masih belum menyediakan jalur sepeda. Padahal, ada cukup banyak warga Jakarta yang menjadikan sepeda sebagai alternatif transportasi. Selama masa PSBB transisi masih diberlakukan, Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa jalur sepeda tidak permanen ini akan terus dibuka. Namun, masih nggak ada kepastian apakah jalur sepeda yang permanen akan dibuat selepas pandemi.

Menjawab pertanyaan ini, Dishub DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya akan mempertimbangkan kembali keputusan untuk membuat jalur khusus sepeda di beberapa titik. Tentunya kesuksesan dari jalur sepeda tidak permanen sekarang ini akan menjadi bahan evaluasi.

 

Tetap Hati-hati Dalam Bersepeda

Seorang pria mengenakan masker wajah, helm, dan kacamata hitam ketika bersepeda di jalan

Walaupun bersepeda dianggap sebagai aktivitas yang santai, tetapi lo juga harus patuh dengan aturan lalu lintas yang berlaku. Bagi pesepeda yang melewati jalur sepeda, akan dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 Pasal 299 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Lo bisa saja dikenakan denda sebesar Rp100.000.

Jangan lupa juga Bro untuk selalu menaati protokol kesehatan yang berlaku. Gunakan masker dan/atau face shield untuk melindungi diri lo beserta orang-orang sekitar dari ancaman virus yang masih belum reda ini.

 

 

 

Sources: LINE Today, Suara.com, Tribunnews.