• Sport
  • Jangan Ketinggalan, Asian Games Palembang dan Jakarta 2018 Sudah Dimulai Tanggal 10 Agustus Besok, Lho!

Jangan Ketinggalan, Asian Games Palembang dan Jakarta 2018 Sudah Dimulai Tanggal 10 Agustus Besok, Lho!

Fri, 10 August 2018
 asian games palembang

Asian Games 2018 Jakarta Palembang memang akan dimulai 18 Agustus sampai September 2018 mendatang, tetapi ada beberapa cabang olahraga yang mulai lebih awal. Yup, pada cabang sepak bola Asian Games 2018 akan dimulai pada tanggal 10 Agustus 2018 besok! Pertandingan pembuka hari Jumat besok akan dilaksanakan di Stadion Patriot, Bekasi, yaitu mempertemukan Laos melawan Hong Kong.

Sedangkan untuk tim nasional (timnas) Indonesia akan dimulai pada hari Minggu, 12 Agustus. Di pertandingan pertama, Indonesia akan melawan Chinese Taipei di Stadion Patriot, Bekasi pada pukul 19:00 WIB. Walaupun hanya memperebutkan satu medali emas, cabang olahraga sepak bola di Asian Games merupakan salah satu cabang favorit.

Peluang Timnas Indonesia di Asian Games Palembang Jakarta 2018

asian games palembang jakarta

PSSI nggak main-main mempersiapkan timnas Indonesia dalam Asian Games 2018. Luis Milla, mantan pemain Barcelona, Real Madrid, dan timnas Spanyol, didapuk menjadi pelatih. Hasilnya memang belum terlalu terlihat, timnas Indonesia hanya mendapatkan medali perunggu di Sea Games 2017 Malaysia. Walaupun demikian, masyarakat berharap timnas Indonesia dapat melaju setinggi-tingginya.

Walaupun sudah mengontrak Luis Milla selama dua tahun, bukan berarti PSSI membebankan target berat bagi Indonesia. Seperti dilansir Kompas.com, PSSI memberikan target timnas Indonesia untuk minimal mencapai 4 besar. Itu berarti Indonesia yang tergabung di grup A harus bisa mengalahkan Hong Kong dan Chinese Taipei terlebih dahulu. Setelah lolos fase grup, di babak knockout Indonesia akan ditunggu lawan besar seperti Jepang, Korea Selatan, Irak, Tiongkok, dan juga Thailand yang nggak boleh diremehkan.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya : Mengenal Lebih Dekat Tentang 3 Maskot Asian Games 2018 

“Kami semua sadar bahwa penonton itu memiliki rasa bangga dengan kami dan mereka menjadi penyemangat kami,” ujar Luis Milla, seperti dilansir dari Kompas.com.

 

Ada Song Heung-Min dari Tottenham Hotspur, Timnas Korea Selatan Paling Ditunggu

asian games palembang jakarta

Ada yang berbeda dari Asian Games 2018 kali ini. Timnas Korea Selatan membawa salah satu superstar-nya di Piala Dunia 2018 kemarin, Son Heung-Min. Pemain dari klub Tottenham Hotspurs, Inggris ini memang sudah berumur lebih dari 23 tahun, tetapi Son termasuk 3 pemain senior yang boleh dibawa di Asian Games.

Banyak yang bertanya kenapa Son Heung-Min sampai main di level Asian Games, padahal Liga Inggris akan mulai akhir pekan depan. Ternyata nih, Urbaners, Son Heung-Min ini ingin menghindari wajib militer yang memang diwajibkan bagi setiap pria di Korea Selatan yang berumur 25-27 tahun. Nah, umur Son sekarang sudah memasuki usia 26 tahun dan jika tahun ini Son tidak mematuhi wajib militer, dia bisa dipenjara!

Nah, bagi seorang atlet, ada beberapa cara untuk menghindari wajib militer. Son harus masuk ke semifinal Piala Dunia dan mendapatkan emas di ajang Olimpiade atau Asian Games. Karena hal yang paling masuk akal bagi Son adalah mendapatkan emas di Asian Games, jadi dia mengorbankan 3 minggu absen di Liga Inggris.

Yuk, Dukung Timnas Indonesia di Asian Games!

 

asian games palembang jakarta

Bagi yang kangen nonton timnas Indonesia, lo bisa mengincar beberapa pertandingan penting. Lo bisa melihat Indonesia saat melawan Chinese Taipei pada tanggal 12 Agustus 2018 atau saat melawan Hong Kong pada tanggal 20 Agustus 2018. Jika Indonesia bisa berhasil lolos dari fase grup, lo harus siap-siap untuk melihat timnas Indonesia pada tanggal 25 Agustus 2018.

Jadi, sebelum pembukaan Asian Games 2018 tanggal 18 Agustus 2018, lo bisa mendukung atlet Indonesia di cabang olahraga sepak bola.

 

Source: asiangames2018.id

 

Ada Corona, Olimpiade 2020 Resmi Ditunda hingga Tahun Depan

Fri, 27 March 2020
logo olimpiade

Setelah mendapat banyak protes, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akhirnya menunda gelaran Olimpiade 2020 yang sebelumnya dijadwalkan dihelat pada Juli hingga Agustus mendatang. Kabar ini membawa angin segar di tengah kekhawatiran merebaknya virus Corona. Sebelumnya, pemerintah Jepang bersikeras akan menyelenggarakan pesta olahraga terbesar di dunia itu meski ada penyebaran COVID-19. Bahkan, IOC sempat mengeluarkan statement bahwa Olimpiade 2020 tetap digelar sesuai jadwal.

 

Beberapa Negara Mengundurkan Diri

Kontingen Kanada yang ikut pada parade atlet Olimpiade Brazil, memutuskan untuk mundur jika Olimpiade 2020 tidak ditunda

 

Keputusan penundaan Olimpiade nggak serta merta ditetapkan. IOC tetap pada pertimbangannya untuk tetap menggelar pesta olahraga terakbar seantero dunia itu, sampai pada akhirnya beberapa negara memutuskan untuk mengundurkan diri. Beberapa negara yang memutuskan untuk mundur jika Olimpiade tetap digelar di tengah pandemi COVID-19 adalah Kanada, Australia, dan Inggris.

Inggris sendiri baru saja menyampaikan keputusannya setelah Australia dan Kanada melakukannya lebih dulu. Hugh Robertsen, Ketua Asosiasi Olimpiade Inggris, menyerukan, negaranya siap nggak ikut serta pada multievent olahraga itu, jika IOC tetap menggelarnya pada 2020. Gayung bersambut, IOC membuat keputusan penundaan nggak lama kemudian. Thomas Bach, Presiden IOC, mengatakan, keputusan untuk menunda Olimpiade 2020 sampai musim panas 2021 diambil setelah berdiskusi dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Salah satu alasan utama penundaan adalah faktor keamanan untuk semua atlet, pelatih, bahkan penonton. Ini mematahkan wacana sebelumnya yaitu kemungkinan penyelenggaraan Olimpiade tanpa penonton.

 

Hitung Mundur Ditiadakan

: Jam hitung mundur terakhir kali menampilkan angka 122, yang merujuk pada lama hari menuju Opening Ceremony Olimpiade

 

Setelah keluarnya keputusan penundaan, ada beberapa penyesuaian yang dilakukan oleh pemerintah Tokyo, kota tuan rumah Olimpiade 2020. Salah satunya adalah dengan meniadakan hitung mundur layaknya beberapa event besar lainnya. Hitung mundur dihapus setelah sebuah

jam raksasa di Tokyo menampilkan angka 122, yang artinya jumlah hari menuju upacara pembukaan Olimpiade.

Tentu saja, ini menjadi perubahan yang besar. Ini karena warga Tokyo sangat antusias untuk menyambut pesta olahraga terakbar itu dengan menjadikan monumen hitung mundur sebagai spot berkumpul. Meski begitu, ditiadakannya hitung mundur ini nggak membuat mereka patah arang dalam menyambut Olimpiade.

 

Tidak Berganti Nama

Logo Olimpiade telah terpasang di depan stadion yang akan menjadi venue olahraga

Meski pelaksanaannya ditunda sampai musim panas tahun depan, nama dari multievent olahraga ini nggak akan diubah. Ini disampaikan oleh Yuriko Koike, Gubernur Tokyo, setelah berdiskusi bersama para stakeholders. Salah satu alasan mengapa nama Olimpiade 2020 tidak akan diubah adalah karena penundaan disebabkan oleh aspek force majeure atau sesuatu yang tidak disangka-sangka sebelumnya. Ini berbeda dengan gelaran Asian Games 2018 yang seharusnya digelar satu tahun setelahnya, harus dimajukan karena ada Pemilu di Indonesia.

Gubernur Tokyo sendiri bersyukur, karena Olimpiade yang akan digelar di wilayahnya tidak dibatalkan, hanya ditunda. Mengingat, saat ini semua venue olahraga telah rampung dibangun. Perhelatan Olimpiade musim panas tahun depan sendiri dijadwalkan digelar paling lambat sebelum pertengahan 2021. Jadi, sudah siapkah lo untuk merasakan gegap gempitanya?