• Techno
  • 17 Wakil Indonesia di 30 Under 30 Asia Versi Forbes

17 Wakil Indonesia di 30 Under 30 Asia Versi Forbes

Thu, 10 March 2016

Berapa usia lo sekarang, Urbaners? Kalau lo masih di bawah 30 tahun, jangan berhenti berkarya dan coba bikin inovasi yang bisa ciptain pengaruh besar, Urbaners! Siapa tau dari ide lo yang sederhana, bisa hadir sesuatu yang besar. Lalu, lo berkesempatan menjadi anak muda sukses yang mewakili Indonesia. Bukan nggak mungkin lo bisa nyusul kesuksesannya orang-orang ini loh, Urbaners! Ini dia anak-anak muda Indonesia yang berhasil masuk daftar 30 Under 30 Asia versi majalah Forbes!

Indonesia Sumbang 17 Nama

Buat Urbaners yang mungkin belum tahu, 30 Under 30 adalah daftar nama orang-orang berusia di bawah 30 tahun ala majalah Forbes, yang dinilai punya potensi menjadi pemimpin menjanjikan, entrepreneur handal, dan game changer. Sebelumnya, majalah Forbes sudah rilis daftar nama buat anak-anak muda di Amerika Serikat dan Eropa. Sekarang, giliran di Asia Urbaners. Ada 10 kategori yang dibikin sama majalah Forbes. Berarti, ada 300 orang yang masuk di daftar ini. Indonesia berhasil menyumbang 17 nama di berbagai kategori, Urbaners! Mungkin lo atau teman lo ternyata masuk ke dalam daftar ini? Bisa jadi juga, nanti lo punya kesempatan masuk ke sini, Urbaners!

 

Ini Dia yang Ngebanggain Indonesia

Setelah melewati berbagai tahapan seleksi dan dinilai oleh juri seperti desainer Kenzo Takada, aktris Hollywood Michelle Yeoh, Kaifu Lee, Solina Chau, Allan Zerman, dan lain-lain, 17 anak muda Indonesia ini lolos masuk ke daftar Forbes. Dari yang namanya masih hangat disebut sana-sini, ada Joey Alexander Sila, 12 tahun, musisi yang masuk di kategori Entertainment & Sport, Urbaners! Iya, dia adalah pianis yang kemarin juga dapat nominasi Grammy dan beraksi di panggung.

Buat kategori Arts, Peggy Hartanto (27, desainer) dan Helga Angelina Tjahjadi (25, co-founder Burgreens) masuk di daftar. Anak Indonesia paling banyak masuk di kategori Retail & E-Commerce, yaitu Carline Darjanto (28, entrepreneur), Yasa Paramita Singgih (20, Men’s Republic), Ferry Unardi (28, co-founder dan CEO Traveloka), dan Merrie Elizabeth (28, CEO dan Creative Director BloBar Salon).

Indonesia juga nggak ketinggalan masukin nama di Enterprise Tech, Urbaners. Adalah Abraham Ranardo, 25, co-founder Mailbird yang sukses terdaftar di sini. Kalau umur lo sudah mau jalan ke 30, jangan takut, karena Kevin Aluwi (29, co-founder dan Chief Financial Officer Gojek) juga bisa masuk di daftar ini sebelum usianya sampai 30 tahun. Banyak banget nama lainnya kalau disebut Urbaners, lo bisa cek sendiri di majalah Forbes.

Lo jangan mau kalah, Urbaners! Serius deh, bisa saja ide sederhana yang nggak sengaja lewat di pikiran lo pas lagi iseng di kantor itu ternyata bisa berkembang lebih jauh lagi dan bawa keuntungan besar. Jangan minder sama ide-ide gila lo, karena lo nggak bakal tahu ke mana masa depan bakal ngebawa lo. Ayo ikut berkarya, karena hidup lo bukan sekedar nine to six buat di kantor doang!

 

Sumber:
www.mediaindonesia.com
www.forbes.com

6 YouTuber Dengan Penghasilan Terbesar Di Tahun 2019

Tuesday, December 31, 2019 - 13:17
PewDiePie memakai kaos hitam

Saat ini YouTuber semakin banyak lho, Urbaners. Bahkan makin banyak orang yang bercita-cita jadi YouTuber. Anak muda saat ini pun makin banyak yang membuat channel YouTube dan mengunggah vlog. Hampir setiap orang berusaha untuk menjadi content creator di YouTube. YouTube dianggap mampu menghasilkan banyak uang. Forbes bahkan merilis info YouTuber yang mendapat penghasilan paling besar di tahun 2019. Siapa sajakah mereka ini?

 

Dude Perfect

anggota Dude Perfect berfoto bersama memakai kemeja kotak-kotak

Channel Dude Perfect ternyata dimiliki oleh sekumpulan bapak-bapak lho, Urbaners. Mereka adalah Tyler Toney, Garret Hilbert, Cody Jones, Coby Cotton, dan Cory Cotton. Pria paruh baya tersebut membuat channel YouTube yang sering diisi oleh video mereka ketika sedang berolahraga dan bermain bowling. Mereka berhasil mendapatkan keuntungan dari YouTube sebesar 20 juta dolar AS. Bahkan mereka juga ditawari untuk dibuatkan acara TV di Nickelodeon. Keren juga ya bapak-bapak ini, Urbaners.

 

Rhett and Link

foto Rhett and Link

Duo komedian asal California, Amerika Serikat ini berhasil meraup pendapatan sebesar hingga 17,5 juta dolar AS, Urbaners. Mereka sering mengunggah video lucu yang mereka buat. Nggak hanya itu saja, mereka juga sering mengunggah lagu komedi hasil parodi mereka sendiri. Rhett and Link juga dikenal pintar membuat sketsa. Keren kan?

 

Preston

Preston dengan balon angka 10

Sebelum fokus membuat vlog, Preston memulai channel YouTube-nya dengan memainkan game Minecraft dan Call of Duty. Perubahan ini membuat jumlah subscriber-nya terus bertambah dari waktu ke waktu. Preston berhasil meraup keuntungan dari YouTube hingga mencapai jumlah 14 juta dolar AS. Sungguh sebuah pendapatan yang fantastis.

 

PewDiePie

PewDiePie di ruangannya sambil memakai headphone

Channel YouTube PewDiePie berisikan video permainan aksi dan horror. PewDiePie memiliki 102 juta subscriber di channel YouTube-nya. Di tahun 2019, PewDiePie mendapat keuntungan dari YouTube sebesar 13 juta dolar AS. Bahkan banyak para gamers menjadikannya sebagai inspirator dalam main game seru.

 

DanTDM

DanTDM memakai kaos warna hitam dengan poni lemparnya

DanTDM sering mengunggah video tentang game. Biasanya game yang sering dia mainkan adalah Fortnite dan Minecraft di channel YouTube-nya. Dia bahkan berhasil memenangkan penghargaan di Kids Choice Awards dan juga mencetak Guinness World Records. Kini, DanTDM berhasil meraup pendapatan sebesar 12 juta dolar AS dari video YouTube yang dia buat di channel-nya.

 

VanossGaming

Vanossgaming memakai kaos warna putih

Buat lo yang suka game, channel milik VanossGaming ini cocok banget buat lo tonton. VannosGaming sering mengunggah video tentang game terutama GTA V, Minecraft, dan game lainnya. Berkat video tutorial game tersebut, dirinya pun kini berhasil mendapatkan hingga 11,5 juta dolar AS.

 

Dari deretan di atas, ada nggak nih YouTuber favorit lo, Urbaners?

 

 

Source : IDN Times