• Techno
  • Akhirnya Super Mario Run Hadir di Android

Akhirnya Super Mario Run Hadir di Android

Thu, 30 March 2017

Nintendo nggak sembarangan dalam mengeluaran game. Pada akhir tahun 2016 lalu, Nintendo me-launching game pertama mereka untuk mobile device, yaitu Super Mario Run. Game yang ber-genre auto-running ini langsung mendapatkan jutaan download ketika pertama kali muncul di iOS. Yup, bener Urbaners, Super Mario Run ini awalnya cuma muncul di iOS. Lalu untuk versi Android, rencananya akan keluar pada tanggal 23 Maret ini.

 

Game versi mobile pertama Nintendo

Seperti dijelaskan di awal, Nintendo nggak pernah sembarangan dalam mengeluarkan sebuah game. Nggak seperti produsen game besar yang lebih menonjolkan grafis atau ketegangan yang menantang, Nintendo lebih memilih membuat game keluarga yang bisa dimainkan oleh semua kalangan. Game seperti Super Mario dan Legend of Zelda tentu kalah jauh jika dibandingkan Battlefield atau Call of Duty.

Menariknya, Nintendo nggak pernah sekalipun mengeluarkan game untuk mobile sepanjang sejarah. Nintendo memang fokus dalam mengembangkan game console-nya sendiri. Tapi pada tahun 2016, rekor tersebut pecah dengan game Super Mario Run. Ingin melanjutkan ketenaran Pokemon GO (yang masih di bawah Nintendo), Super Mario Run ini juga menunjukkan dominasi. Pada tiga hari setelah peluncuran di iOS, Super Mario Run sudah di-download 2,8 juta kali dengan total keuntungan mencapai 5 juta dolar.

 

Tinggal ketuk layar untuk memainkannya

Nggak seperti game-game mobile lainnya, cara main Super Mario Run ini cukup sederhana, lo hanya perlu mengetuk layar. Game running ini akan dimulai dengan karakter Mario yang ingin menyelematkan Princess. Lo nggak perlu susah-susah untuk menjalankan karakter Mario karena ia sudah otomatis berjalan. Yang perlu lo lakuin adalah menghindari musuh-musuh layaknya game Super Mario.

Fenomena game Super Mario Run memang nggak seperti Pokemon GO. Tetapi setidaknya nggak cuma anak muda, para orang tua pun ternyata demam bermain game ini. Alasannya? Mereka nggak perlu berpikir keras untuk menamatkan setiap levelnya.

 

Source: time.com

Pakai Fitur Auto-Delete dari Google untuk Jaga Privasi Saat Berinternet

Tue, 21 July 2020
Seseorang membuka laman Google di smartphone

Saat lo surfing di internet, sudah wajib hukumnya untuk menjaga keamanan data pribadi. Untuk membantu lo memastikan privasi dan data pribadi aman, Google hadirkan fitur auto-delete. Fitur ini memberikan lo opsi untuk merekam atau tidak jejak aktivitas berinternet, termasuk riwayat lokasi di mana lo berinternet.

Dengan fitur auto-delete Google, lo bisa memilih sendiri berapa lama lo akan menyimpan data aktivitas internet lo. Pilihannya mulai dari rentang waktu 3 hingga 18 bulan. Kalau data lo lebih dari masa waktu simpan tadi, Google bakal otomatis menghapus data aktivitas internet lo.

 

Dihapus dari Server

Seseorang membuka laman Google di smartphone dan laptop 

Buat lo yang bertanya-tanya apakah menghapus data aktivitas internet bisa mengamankan data pribadi lo? Jawabannya, iya! Kebijakan privasi Google semakin diperketat dengan adanya fitur ini. Jadi saat lo menghapus data lo, sebagian data di server Google akan terhapus, dan sebagian data lagi hanya tersimpan dalam bentuk anonim.

Data yang akan terhapus adalah data-data dari aktivitas internet lo, sementara data yang tersimpan ini terkait data olahan, seperti data yang menunjukkan traffic site suatu website di satu negara yang kebetulan website itu juga lo kunjungi.

Google juga bakal menyimpan data dalam bentuk anonim tentang seberapa sering lo menghabiskan waktu berinternet dan menggunakan Google. Tapi tenang aja, Google nggak akan menyimpan informasi apa yang lo googling saat lo hapus dengan fitur auto delete.

 

Penggunaan di Desktop

Seseorang membuka laman Google di laptop 

Selain bersifat otomatis dihapus berdasarkan rentang waktu, penghapusan data aktivitas internet juga bisa dilakukan secara manual. Caranya cukup dengan membuka akun Google lo, lalu masuk ke menu Data & Personalization di bagian kiri atas. Setelah itu, pilih menu Activity and Timeline, lalu buka sub menu My Activity. Ketuk tiga titik di bagian kanan, kemudian pilih Delete Activity by.

Lo bisa atur sampai sejauh mana aktivitas berinternet yang mau lo hapus. Sesaat sebelum benar-benar dihapus, lo akan kembali diminta konfirmasi apakah sudah yakin akan menghapus riwayat aktivitas berinternet lo. Kalau sudah yakin, lo tinggal confirm dengan klik Delete dan semua data aktivitas lo bakal terhapus.

 

Fitur Auto Delete di Android dan iOS

Tampilan setting auto delete Google di smartphone

Cara menggunakan fitur auto delete Google bisa di smartphone Android atau iOS nggak begitu berbeda. Bagi pengguna Android, lo bisa masuk ke akun Google lo dan mengikuti langkah yang sama persis dengan yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

Sementara untuk pengguna iOS, baik itu di iPhone atau di iPad, lo bisa masuk dari setelan akun di Gmail lalu pilih Manage Your Google Account. Kalau lo nggak punya Gmail, lo bisa set fitur ini dengan masuk ke laman Google dan terapkan langkah-langkah yang sama dengan penerapan di desktop tadi.

 

 

 

Sources: TirtoID, CNN Indonesia, Teknologi.id