• Techno
  • Apple Akan Segera Hapus Layanan Musik iTunes

Apple Akan Segera Hapus Layanan Musik iTunes

Thu, 13 June 2019
Apple Akan Segera Hapus Layanan Musik iTunes

Pada awal Juni 2019 kemarin, Apple baru saja menyelenggarakan konferensi tahunan WWDC untuk mengumumkan berbagai produk dan fitur terbaru mereka. Salah satu info yang cukup membuat shocked adalah penghapusan layanan musik iTunes. Padahal, aplikasi yang sudah berusia 18 tahun ini bisa dibilang menjadi salah satu inovasi besar di dunia musik global.

 

Digantikan oleh 3 aplikasi yang lebih spesifik

Digantikan oleh 3 aplikasi yang lebih spesifik

Tujuan awal pembuatan iTunes adalah untuk membantu pengguna melakukan burning dan mixing lagu-lagu pada perangkat Mac. Namun, seiring berjalannya waktu, iTunes dirasa melenceng dari tujuan awal tersebut. Akhirnya, Tim Cook dan kawan-kawan pun memutuskan untuk menghapus iTunes.

Sebagai gantinya, Apple bakal “memecah” iTunes menjadi 3 aplikasi yang lebih spesifik, yaitu Apple Music, Apple TV, dan Apple Podcasts. Pengalihan iTunes menjadi 3 aplikasi tersebut bakal resmi diterapkan pada MacOS Catalina, OS Mac Apple terbaru yang rencananya dirilis pada musim gugur nanti.

 

Koleksi lagu dan playlist nggak bakal hilang

Koleksi lagu dan playlist nggak bakal hilang

Lalu, bagaimana dengan lagu-lagu dan playlist yang sudah tersimpan di iTunes lo? Tenang saja, Urbaners, seluruh koleksi lo bakal langsung dialihkan secara otomatis ke Apple Music begitu lo sudah install MacOS Catalina nanti. Namun, mengingat platform-nya yang berbeda, kemungkinan Apple bakal mengorganisir ulang letak dari file-file koleksi musik lo. Lo juga masih bisa melakukan burning CD selama lo punya external CD drive.

 

Perbedaan iTunes dan Apple Music

Perbedaan iTunes dan Apple Music

Beberapa dari lo mungkin masih merasa bingung terkait perbedaan antara iTunes dan Apple Music. Keduanya memang terkesan mirip mengingat fungsinya sebagai pemutar musik. Namun, iTunes adalah aplikasi gratis yang memungkinkan lo untuk mengelola koleksi musik, pembelian lagu, dan proses syncing perangkat Apple. Sedangkan, Apple Music adalah layanan streaming musik berbayar—mirip seperti Spotify. Bahkan lo juga bisa download lagu-lagu di Apple Music dan mendengarkannya secara offline.

 

Tenang saja, walaupun mungkin lo nggak langganan Apple Music, lo tetap bisa mengakses koleksi musik di platform tersebut, kok. Jadi, selagi iTunes belum dihapus, nikmati saja dulu pemakaiannya. So long, iTunes!

 

Source: cnet.com

6 YouTuber Dengan Penghasilan Terbesar Di Tahun 2019

Tuesday, December 31, 2019 - 13:17
PewDiePie memakai kaos hitam

Saat ini YouTuber semakin banyak lho, Urbaners. Bahkan makin banyak orang yang bercita-cita jadi YouTuber. Anak muda saat ini pun makin banyak yang membuat channel YouTube dan mengunggah vlog. Hampir setiap orang berusaha untuk menjadi content creator di YouTube. YouTube dianggap mampu menghasilkan banyak uang. Forbes bahkan merilis info YouTuber yang mendapat penghasilan paling besar di tahun 2019. Siapa sajakah mereka ini?

 

Dude Perfect

anggota Dude Perfect berfoto bersama memakai kemeja kotak-kotak

Channel Dude Perfect ternyata dimiliki oleh sekumpulan bapak-bapak lho, Urbaners. Mereka adalah Tyler Toney, Garret Hilbert, Cody Jones, Coby Cotton, dan Cory Cotton. Pria paruh baya tersebut membuat channel YouTube yang sering diisi oleh video mereka ketika sedang berolahraga dan bermain bowling. Mereka berhasil mendapatkan keuntungan dari YouTube sebesar 20 juta dolar AS. Bahkan mereka juga ditawari untuk dibuatkan acara TV di Nickelodeon. Keren juga ya bapak-bapak ini, Urbaners.

 

Rhett and Link

foto Rhett and Link

Duo komedian asal California, Amerika Serikat ini berhasil meraup pendapatan sebesar hingga 17,5 juta dolar AS, Urbaners. Mereka sering mengunggah video lucu yang mereka buat. Nggak hanya itu saja, mereka juga sering mengunggah lagu komedi hasil parodi mereka sendiri. Rhett and Link juga dikenal pintar membuat sketsa. Keren kan?

 

Preston

Preston dengan balon angka 10

Sebelum fokus membuat vlog, Preston memulai channel YouTube-nya dengan memainkan game Minecraft dan Call of Duty. Perubahan ini membuat jumlah subscriber-nya terus bertambah dari waktu ke waktu. Preston berhasil meraup keuntungan dari YouTube hingga mencapai jumlah 14 juta dolar AS. Sungguh sebuah pendapatan yang fantastis.

 

PewDiePie

PewDiePie di ruangannya sambil memakai headphone

Channel YouTube PewDiePie berisikan video permainan aksi dan horror. PewDiePie memiliki 102 juta subscriber di channel YouTube-nya. Di tahun 2019, PewDiePie mendapat keuntungan dari YouTube sebesar 13 juta dolar AS. Bahkan banyak para gamers menjadikannya sebagai inspirator dalam main game seru.

 

DanTDM

DanTDM memakai kaos warna hitam dengan poni lemparnya

DanTDM sering mengunggah video tentang game. Biasanya game yang sering dia mainkan adalah Fortnite dan Minecraft di channel YouTube-nya. Dia bahkan berhasil memenangkan penghargaan di Kids Choice Awards dan juga mencetak Guinness World Records. Kini, DanTDM berhasil meraup pendapatan sebesar 12 juta dolar AS dari video YouTube yang dia buat di channel-nya.

 

VanossGaming

Vanossgaming memakai kaos warna putih

Buat lo yang suka game, channel milik VanossGaming ini cocok banget buat lo tonton. VannosGaming sering mengunggah video tentang game terutama GTA V, Minecraft, dan game lainnya. Berkat video tutorial game tersebut, dirinya pun kini berhasil mendapatkan hingga 11,5 juta dolar AS.

 

Dari deretan di atas, ada nggak nih YouTuber favorit lo, Urbaners?

 

 

Source : IDN Times