• Techno
  • Bocoran iPhone 11 yang Kabarnya Bakal Diluncurkan September

Bocoran iPhone 11 yang Kabarnya Bakal Diluncurkan September

Tue, 30 July 2019
Bocoran iPhone 11 yang Kabarnya Bakal Diluncurkan September

Setiap tahunnya, Apple hampir selalu memperkenalkan produk iPhone generasi terbaru. Tahun ini, kabarnya Apple bakal meluncurkan iPhone 11 pada September 2019 nanti. Awalnya, banyak yang menduga kalau iPhone 11 bakal beralih ke port USB C mengingat iPad Pro sudah lebih dulu menggunakannya. Namun, menurut sumber yang kabarnya sudah melihat langsung penampakan iPhone 11, perangkat tersebut masih tetap dibekali dengan port lighting seperti pada generasi sebelumnya.

Lalu, hal baru apa saja yang bisa lo expect dari kemunculan iPhone 11 pada September nanti? Check this out, Urbaners!

 

Disematkan mesin baru bernama Taptic Engine

Disematkan mesin baru bernama Taptic Engine

iPhone 11 dikabarkan bakal hadir dengan mesin baru bernama Taptic Engine. Disebut juga dengan kode leap haptics, belum diketahui pasti fungsi dari mesin tersebut. Namun, kalau dilihat dari kode namanya, banyak Apple fanboy yang memprediksi bahwa leap haptics berfungsi meningkatkan sensitivitas sentuhan atau Haptic Touch. Prediksi ini muncul setelah ada rumor yang menyebutkan bahwa fitur 3D Touch bakal dihapus.

Dengan adanya mesin khusus Taptic Engine dan dukungan fitur Haptic Touch, diharapkan agar pengguna iPhone 11 dan iOS 13 nanti bisa lebih mudah menyesuaikan operasional walaupun sudah nggak ada 3D Touch.

 

Punya 3 lensa kamera

Punya 3 lensa kamera

Dalam hal kamera, Apple bisa dibilang agak ketinggalan. Mengikuti jejak kebanyakan perangkat Android saat ini, iPhone 11 dikabarkan bakal hadir dengan 3 lensa kamera. Susunannya berbentuk persegi, mirip seperti yang ada pada Huawei Mate 20. Namun, penempatan lensa dan LED flash-nya bukan simetris, melainkan zig-zag.

Dibekali fitur bernama Smart Frame, kabarnya kamera iPhone 11 bisa digunakan untuk mengambil foto wide-angle. Tentunya hal ini bakal sangat memudahkan lo untuk melakukan framing. Sedangkan, kamera depan juga bakal mengalami upgrade, yaitu penambahan fitur slow-motion pada 120fps.

 

Pengisian nirkabel bilateral

Pengisian nirkabel bilateral

Teknologi pengisian daya baterai secara nirkabel sebetulnya sudah dilakukan Apple pada perangkat AirPods. Bahkan Samsung juga sudah melakukannya pada smartphone Samsung Galaxy S10 mereka. Lo bisa mengisi daya baterai Samsung AirBuds hanya dengan menempelkannya pada bagian belakang bodi Samsung Galaxy S10.

Nah, kabarnya, Apple juga bakal mengambil langkah serupa untuk iPhone 11 mereka nanti. Nggak hanya itu, banyak pula rumor yang mengatakan bahwa iPhone 11 bakal mengadopsi teknologi Wi-Fi 6 dengan kecepatan LTE.

 

Tentunya lo harus menunggu hingga September untuk mengetahui apakan berbagai bocoran di atas memang sesuai dengan peluncuran iPhone 11 nanti. Let’s just wait and see, Urbaners!

 

 

Sources: cnnindonesia.com, teknokompas.com

Facebook Kembangkan Fitur E-Commerce untuk Platformnya

Thu, 04 June 2020
Mark Zuckerberg dengan baju biru, berbicara di depan layar biru bertuliskan Facebook

Adanya pandemi COVID-19 membuat segala aktivitas jadi terhambat. Terutama aktivitas dagang yang jadi terganggu karena adanya himbauan untuk tetap diam di rumah saja. Untungnya, barang-barang kebutuhan masih bisa dibeli secara online. Lo juga pasti sering berbelanja online #MumpungLagiDirumah saja, kan?

Muncul lagi satu layanan e-Commerce baru yang bisa lo coba, yakni Facebook Shops. Facebook bekerja sama dengan Shopify, BigCommerce, dan Woo membentuk fitur baru ini untuk memudahkan operasional bisnis di tengah pandemi ini.

 

Shops Sebagai Solusi Bisnis di Tengah Pandemi

Tampilan Shops di Facebook dan Instagram yang terlihat dari tiga layar smartphone.

Pada Selasa (19/5), Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook mengumumkan hadirnya fitur e-Commerce bernama Facebook Shops. Berbeda dengan fitur marketplace yang sebelumnya sudah ada, Facebook Shops sendiri merupakan fitur e-Commerce kembangan tim Facebook yang bisa dipakai secara gratis, di mana segala proses jual-beli dilakukan langsung dalam Facebook.

Peluncuran fitur Shops ini dilakukan oleh Facebook sebagai solusi bagi para pemilik bisnis kecil yang kesulitan di tengah pandemi ini. “If you can’t physically open your store or restaurant, you can still take orders online and ship them to people,” ungkap Mark Zuckerberg. Ia juga mengakui bahwa peluncuran ini terkesan tergesa-gesa, namun dianggap perlu agar bisa membantu kelangsungan bisnis-bisnis yang merugi.

Di sisi lain, fitur Shops ini juga menjadi langkah pintar bagi Facebook, mengingat e-Commerce merupakan segelintir industri yang diuntungkan di kala pandemi. Sebut saja Amazon dan Etsy, dua kompetitor Facebook yang keuntungannya bahkan dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hadirnya Facebook Shops menjadi simbol resmi bahwa Facebook siap “bertarung” menghadapi Amazon.

 

Terhubung dengan Aplikasi Facebook dan Instagram

Tampak toko online di Facebook Shops yang terlihat dari sebuah layar smartphone

Nggak hanya melalui Facebook saja, tetapi Zuckerberg juga mengatakan bahwa fitur Shops ini akan hadir di Instagram. Orang-orang bisa membuka toko online dan meng-upload katalog di Facebook Shops secara gratis, begitu pula di Instagram. Nantinya, para pembeli bisa melakukan transaksi layaknya di aplikasi e-Commerce di kedua platform media sosial ini.

Rencananya, pengguna bisa mencantumkan daftar barang dan harga secara langsung di halaman Facebook, profil Instagram, dan story Instagram. Selain itu, para pengguna juga bisa memesan fitur iklan di Facebook dan Instagram untuk memasarkan toko online mereka. Itu juga sebabnya mengapa Facebook Shops gratis untuk digunakan.

 

Fitur-Fitur yang Tengah Dikembangkan

Mark Zuckerberg memperkenalkan fitur Shops dalam sebuah livestream

Facebook Shops memang sudah diluncurkan, tetapi masih banyak fitur-fitur yang sedang dikembangkan oleh Facebook. Salah satunya adalah layanan pelanggan melalui chatting. Selanjutnya, para pembeli bisa melakukan tracking order bahkan langsung melakukan transaksi dari fitur Messenger, WhatsApp, dan Instagram Direct Message.

Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur Messenger, WhatsApp, dan Instagram Direct Message untuk berjualan. Lebih keren lagi, barang-barang tersebut juga bisa di-tag selama livestream, sehingga orang bisa langsung membelinya dalam sekali klik.

Nggak hanya itu, Facebook juga sedang mengembangkan program loyalitas dan reward untuk menarik lebih banyak lagi pembeli dan penjual ke dalam Facebook Shops. “You’ll be able to easily see and keep track of your points and rewards,” ujar Zuckerberg dalam livestream. Tentu saja program ini bisa disesuaikan sendiri oleh pemilik bisnis. 

 

 

Sources: The Verge, CNBC, Business Insider