• Techno
  • Google Pixel 3 Jadi Andalan Google Melawan Dominasi Samsung dan Apple

Google Pixel 3 Jadi Andalan Google Melawan Dominasi Samsung dan Apple

Thu, 11 October 2018
Google Pixel 3 Jadi Andalan Google Melawan Dominasi Samsung dan Apple

Pada 10 Oktober 2018 kemarin, Google secara resmi meluncurkan smartphone terbarunya, yaitu Google Pixel 3, di event Made by Google 2018. Smartphone flagship keluaran Google ini bakal menantang Samsung Galaxy S9 dari Samsung dan iPhone XS milik Apple. Harga yang ditawarkan juga hampir sama dengan kedua flagship, yaitu sekitar 800 dolar sampai 1000 dolar.

Bagi lo yang dari awal mengikuti perkembangan smartphone terbaru entah dari Google, Samsung, Apple, ataupun Xiaomi, lo pasti tahu sebenarnya Google sangat kecolongan di tahun 2018 ini. Pada Agustus 2018 kemarin, salah satu tech blogger dari Ukraina membocorkan tampilan awal dari Google Pixel 3, lengkap dengan spesifikasinya. Saat peluncuran kemarin, desain dan spesifikasi perangkat memang persis dengan bocoran tersebut.

 

Fitur unggulan dari Google Pixel 3

Fitur unggulan dari Google Pixel 3

Jika dibandingkan dengan Google Pixel 2, ada beberapa perbedaan yang cukup besar, yaitu bezels lebih kecil. Sayangnya itu masih belum memuaskan para penggemarnya karena bezels di Pixel 3 ini nggak tertutup secara sempurna seperti iPhone XS ataupun Galaxy S9. Pixel 3 juga memiliki fitur unggulan seperti Screen Call yang baru saja dikembangkan oleh Google.

Screen Call ini akan mengizinkan lo untuk membalas telepon yang nggak dikenal. Misalnya, lo mendapatkan dari nomor telepon asing, lo bisa membalasnya dengan “Siapakah ini? Ada keperluan apa menelepon dan tahu nomor telepon saya dari mana?”. Kemudian jika lawan bicara menjawab, Google Assistant akan mengubahnya ke text. Setelah itu, lo juga bisa melakukan report as spam.

Selain Screen Call, ada pula fitur Night Sight yang bisa mengambil foto low light lebih bagus dibandingkan dengan iPhone XS. Lalu ada juga fitur Top Shot yang bisa membuat fokus menjadi lebih tajam daripada sebelumnya.

 

Apakah bakal siap mengalahkan iPhone dan Samsung Galaxy?

Apakah bakal siap mengalahkan iPhone dan Samsung Galaxy?

Pertanyaan besar yang muncul setelah peluncuran adalah apakah Pixel 3 ini bakal siap untuk menyaingi iPhone dan Samsung Galaxy yang sudah memiliki penggemar kelas berat. Untuk ukuran fitur, sebenarnya masing-masing flagship memiliki keunggulanya. Tetapi untuk soal harga, Pixel 3 ini sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan iPhone dan Samsung Galaxy seri terbaru.

Kalau menurut lo gimana, Urbaners? Apakah Google Pixel 3 ini bakal jadi pilihan smartphone flagship jika dibandingkan dengan iPhone ataupun Samsung Galaxy?

 

 

 

Source: cnet.com

Facebook Kembangkan Fitur E-Commerce untuk Platformnya

Thu, 04 June 2020
Mark Zuckerberg dengan baju biru, berbicara di depan layar biru bertuliskan Facebook

Adanya pandemi COVID-19 membuat segala aktivitas jadi terhambat. Terutama aktivitas dagang yang jadi terganggu karena adanya himbauan untuk tetap diam di rumah saja. Untungnya, barang-barang kebutuhan masih bisa dibeli secara online. Lo juga pasti sering berbelanja online #MumpungLagiDirumah saja, kan?

Muncul lagi satu layanan e-Commerce baru yang bisa lo coba, yakni Facebook Shops. Facebook bekerja sama dengan Shopify, BigCommerce, dan Woo membentuk fitur baru ini untuk memudahkan operasional bisnis di tengah pandemi ini.

 

Shops Sebagai Solusi Bisnis di Tengah Pandemi

Tampilan Shops di Facebook dan Instagram yang terlihat dari tiga layar smartphone.

Pada Selasa (19/5), Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook mengumumkan hadirnya fitur e-Commerce bernama Facebook Shops. Berbeda dengan fitur marketplace yang sebelumnya sudah ada, Facebook Shops sendiri merupakan fitur e-Commerce kembangan tim Facebook yang bisa dipakai secara gratis, di mana segala proses jual-beli dilakukan langsung dalam Facebook.

Peluncuran fitur Shops ini dilakukan oleh Facebook sebagai solusi bagi para pemilik bisnis kecil yang kesulitan di tengah pandemi ini. “If you can’t physically open your store or restaurant, you can still take orders online and ship them to people,” ungkap Mark Zuckerberg. Ia juga mengakui bahwa peluncuran ini terkesan tergesa-gesa, namun dianggap perlu agar bisa membantu kelangsungan bisnis-bisnis yang merugi.

Di sisi lain, fitur Shops ini juga menjadi langkah pintar bagi Facebook, mengingat e-Commerce merupakan segelintir industri yang diuntungkan di kala pandemi. Sebut saja Amazon dan Etsy, dua kompetitor Facebook yang keuntungannya bahkan dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hadirnya Facebook Shops menjadi simbol resmi bahwa Facebook siap “bertarung” menghadapi Amazon.

 

Terhubung dengan Aplikasi Facebook dan Instagram

Tampak toko online di Facebook Shops yang terlihat dari sebuah layar smartphone

Nggak hanya melalui Facebook saja, tetapi Zuckerberg juga mengatakan bahwa fitur Shops ini akan hadir di Instagram. Orang-orang bisa membuka toko online dan meng-upload katalog di Facebook Shops secara gratis, begitu pula di Instagram. Nantinya, para pembeli bisa melakukan transaksi layaknya di aplikasi e-Commerce di kedua platform media sosial ini.

Rencananya, pengguna bisa mencantumkan daftar barang dan harga secara langsung di halaman Facebook, profil Instagram, dan story Instagram. Selain itu, para pengguna juga bisa memesan fitur iklan di Facebook dan Instagram untuk memasarkan toko online mereka. Itu juga sebabnya mengapa Facebook Shops gratis untuk digunakan.

 

Fitur-Fitur yang Tengah Dikembangkan

Mark Zuckerberg memperkenalkan fitur Shops dalam sebuah livestream

Facebook Shops memang sudah diluncurkan, tetapi masih banyak fitur-fitur yang sedang dikembangkan oleh Facebook. Salah satunya adalah layanan pelanggan melalui chatting. Selanjutnya, para pembeli bisa melakukan tracking order bahkan langsung melakukan transaksi dari fitur Messenger, WhatsApp, dan Instagram Direct Message.

Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur Messenger, WhatsApp, dan Instagram Direct Message untuk berjualan. Lebih keren lagi, barang-barang tersebut juga bisa di-tag selama livestream, sehingga orang bisa langsung membelinya dalam sekali klik.

Nggak hanya itu, Facebook juga sedang mengembangkan program loyalitas dan reward untuk menarik lebih banyak lagi pembeli dan penjual ke dalam Facebook Shops. “You’ll be able to easily see and keep track of your points and rewards,” ujar Zuckerberg dalam livestream. Tentu saja program ini bisa disesuaikan sendiri oleh pemilik bisnis. 

 

 

Sources: The Verge, CNBC, Business Insider