• Techno
  • JK3, Calon Pusat Data Terbesar di Indonesia

JK3, Calon Pusat Data Terbesar di Indonesia

Tue, 19 November 2019
Gambaran server room sebagai salah satu ruangan penting di dalam gedung pusat data

Menyambut Revolusi Industri 4.0, diprediksi kebutuhan hyperscale data center di Indonesia akan terus mengalami lonjakan permintaan. Hal ini didukung dengan fakta pertumbuhan perusahaan rintisan (startup) di seluruh penjuru nusantara yang berkembang kian pesar. Bahkan lima perusahaan startup asal Indonesia tersebut sukses meraih predikat startup Unicorn di sepanjang tahun 2019, Urbaners. Nggak salah kalau PT. DCI, selaku perusahaan penyedia layanan pusat data, kabarnya berencana bakal membangun JK3 sebagai pusat data terbesar di Indonesia.

 

Lokasi Pembangunan Berada di Cibitung, Jawa Barat

Rancangan gedung JK3 sebagai calon pusat data terbesar di Indonesia

Urbaners, meski baru akan direalisasikan pada tahun 2020 mendatang, kabar gembira ini disambut dengan sangat positif oleh sejumlah pelaku industri digital di tanah air. Pasalnya, pusat data terbesar di Indonesia tersebut bakal didukung dengan Critical IT Load sebesar 12 MW. Rencananya, lokasi pembangunan Gedung JK3 ini berlokasi di Cibitung, Jawa Barat. Lokasi ini dipilih karena alasan keamanan dan berada di area strategis, sehingga mampu memberikan koneksi yang stabil.

 

Mendukung Perkembangan Ekonomi Digital Indonesia

Pembangunan calon pusat data center terbesar kali ini tentu bukan tanpa alasan. Diakui bahwa kehadiran fasilitas Gedung JK3 nantinya diharapkan bisa mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Seperti yang lo ketahui transformasi teknologi digital, termasuk cloud computing hingga Internet of Things pastinya membutuhkan kemampuan pengolahan data dalam skala besar. Oleh karena itu, keberadaan pusat data yang scalable, stabil, dan memiliki tingkat keamanan tinggi sangat dibutuhkan.

 

Menjamin Keberlangsungan Bisnis Startup di Indonesia

Go-jek menjadi salah satu perusahaan startup asal Indonesia yang sukses meraih predikat Decacorn di tahun 2019.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat hingga di awal tahun 2019, terdapat 2,070 perusahaan startup lokal yang aktif menjalankan bisnisnya di Indonesia. Tiga sektor bisnis startup dengan pertumbuhan paling pesat adalah On-Demand Services, Financial Technology (Fintech), dan e-Commerce. Sebagian besar perusahaan startup tersebut bermarkas di Pulau jawa dengan aktivitas bisnis yang bergantung pada layanan cloud computing. Artinya, pusat data terbesar JK3 ini dapat menjamin keberlangsungan bisnis startup di Indonesia.

 

Lebih dari itu, Urbaners, pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi digital di tahun 2025 mendatang mencapat USD133 miliar. Tentu saja, ini sangat bisa diwujudkan dengan berdirinya JK3 sebagai pusat data terbesar di Indonesia.

 

 

Source: goodnewsfromindonesia.id

Bikin Konten dengan Aplikasi Video Editing untuk Smartphone

Thu, 09 July 2020
Seseorang sedang mengedit video di smartphonenya

Hobi bikin konten video untuk mengisi feed media sosial lo? Cukup dengan menggunakan beberapa aplikasi video editing, edit video dengan segala macam transisi, filter, dan tone warna bisa lo lakukan hanya melalui smartphone! Hasilnya pun nggak beda jauh dengan hasil editing dari software video editing profesional. Apa saja list-nya? Check this out!

 

Adobe Premiere Clip

Tampilan Adobe Premiere Clip di smartphone

Aplikasi pertama adalah Adobe Premiere Clip yang bisa lo akses di iOS dan Android. Adobe Premiere Clip memiliki fitur-fitur basic dari software video editing versi premium mereka, Adobe Premiere Pro. Fitur-fitur basic tersebut antara lain trim, split, dan voice editing untuk membuat suara bising teredam di dalam video. Lo juga bisa memasukkan background music pada video di sini.

Selain itu, Adobe Premiere Clip juga dilengkapi dengan cloud CreativeSync yang membuat file-file video terintegrasi dengan aplikasi Adobe lainnya, seperti aplikasi Lightroom, Capture CC, atau Premiere Pro. Menurut para reviewer, satu-satunya kekurangan dari Adobe Premiere Clip adalah nggak tersedianya tampilan editing video secara vertikal.

 

WeVideo

Interface WeVideo dengan tampilan menu minimalis

WeVideo memiliki interface yang simpel sehingga mudah dimengerti oleh users pemula dan masih awam dengan edit video. Sama seperti Adobe Premiere Clip, WeVideo juga dapat diakses dari iOS maupun Android.

WeVideo dilengkapi dengan fitur penyimpanan cloud yang membuat lo bisa dengan mudah berpindah gadget saat akan mengedit video, tanpa harus memindahkan file project video terlebih dahulu. Namun, tidak semua fitur WeVideo bisa lo akses dengan gratis. Lo harus subscribe akun premium mereka jika ingin mengakses fitur yang lebih luas atau membuat video tanpa watermark.

 

PicPlayPost

Tampilan aplikasi PicPlayPost di smartphone

Aplikasi PicPlayPost ini termasuk aplikasi video editing untuk smartphone yang kuat karena bisa mengedit video hingga durasi 30 menit tanpa lag dengan kualitas layar 1080p. Nggak hanya itu, Mixcord, provider aplikasi PicPlayPost juga membuat fitur opsi ukuran, mulai dari rasio standar 3:2, 4:4, sampai ukuran 16:9. Dengan pilihan ukuran beragam, lo bisa menyesuaikan video dengan gaya yang lo mau.

PicPlayPost juga punya template editing yang cocok buat lo yang “males mikir”. Aplikasi ini juga bisa membantu lo membuat GIF dari potongan-potongan video, sekaligus membuat video dalam kolase. Jangan khawatir, PicPlayPost juga tersedia di iOS dan Android.

 

Videoshop

Tampilan aplikasi Videoshop yang simpel

Sama seperti yang lain, Videoshop dapat diakses melalui iOS maupun Android. Aplikasi ini punya banyak sekali fitur, beberapa di antaranya adalah fitur memotong dan menghilangkan suara di klip, mengatur tempo, menambahkan efek suara khas, hingga menyediakan stok pilihan musik latar untuk video lo. Tapi tenang aja, walaupun memiliki banyak sekali fitur, lo nggak bakal bingung karena interface-nya yang simpel. Banyak reviewer menyarankan untuk menggunakan Videoshop kalo lo ingin membuat stop motion untuk menghasilkan video animasi.

Itu dia, Bro, empat rekomendasi aplikasi video editing untuk smartphone. Sedikit tips untuk video editing melalui smartphone, jangan lupa kenali dulu aplikasi video editing yang bakal lo pakai sebelum mengambil stok video atau merancang ide video supaya hasil video lo bisa maksimal.

 

 

Sources: Wyzowl, Fossbytes, Creativebloq