• Techno
  • Kolaborasi Go-Jek dan Garuda Indonesia Ciptakan Layanan Pengiriman Antarkota

Kolaborasi Go-Jek dan Garuda Indonesia Ciptakan Layanan Pengiriman Antarkota

Thu, 23 May 2019
Kolaborasi Go-Jek dan Garuda Indonesia Ciptakan Layanan Pengiriman Antarkota

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang transportasi online di Indonesia, Go-Jek, kini mulai melebarkan sayapnya. Kali ini, Go-jek mulai menjalin kerja sama dengan PT Garuda Indonesia (Persero) dalam melayani pengiriman makanan dan barang antar kota dengan nama Go-Express. Bagaimana perkembangan Go-Express ini, Urbaners?

 

Perkuat layanan logistik

Perkuat layanan logistik

Sebelumnya, Go-Jek memang berinovasi bukan hanya melayani transportasi online, melainkan juga pemesanan makanan dan pengiriman barang atau Go-Send. Namun, layanan ini punya batas maksimalnya, yakni untuk jarak 40 kilometer saja yang terjauh.

Nah, adanya layanan Go-Express ini bakalan memungkinkan konsumennya untuk mengirim barang antar kota dan antar pulau, mempermudah lo dan konsumen lain untuk kirim barang. Ditambah lagi kesanggupan pesawat dari maskapai Garuda Indonesia yang selalu siap terbang mengantar paket tersebut ke berbagai kota di Indonesia.

 

Bisa buat kirim makanan

Bisa buat kirim makanan

Layanan Go-Express ini nggak sekadar bisa mengirim barang, lo juga bisa memesan dan mengirim makanan dengan mudah ke kota lain. Caranya pun sama seperti ketika lo memesan makanan di Go-Food. Misalnya, lo ada di Jakarta dan ingin memesan makanan dari Medan. Semua bisa dilakukan dengan cepat dan dalam maksimal empat jam, pesanan sudah sampai tujuan.

Makanan yang sudah lo pesan tadi selanjutnya bakal dikirimkan ke bandara oleh driver. Barulah dari bandara akan dilanjutkan oleh Go-Express. Dengan cara ini, lo bisa menikmati makanan dari daerah di Indonesia, dengan catatan lokasinya dijangkau oleh layanan tersebut dan nggak jauh dari bandara.

 

Bagaimana caranya?

Bagaimana caranya?

Mungkin lo bertanya-tanya bagaimana cara pengiriman barang lewat aplikasi paling keren satu ini. Jadi, sebenarnya alur pengiriman Go-Express nggak serumit yang lo bayangkan. Caranya pun nggak jauh beda dengan ketika lo mengirim barang di jalur darat lewat aplikasi Go-Send, Urbaners. Pertama, lo tentukan tujuan dulu ke mana barang akan dikirim dan cari mitra Go-Jek terdekat.

Setelah itu, mitra Go-Jek dalam hal ini driver, bakal langsung menuju ke bandara. Nah, dari bandara inilah makanan maupun barang ini diambil oleh pihak Go-Express hingga ke kota tujuan. Untuk menikmati layanan ini, lo patut bersabar dulu, Urbaners. Saat ini, proses integrasi kedua layanan ini masih dalam proses pengerjaan.

 

Nantinya kalau sudah selesai, layanan ini bakalan bisa dinikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Keren, bukan?

 

 

Sources: Kompas.com, goodnewsfromindonesia.id

Pakai Fitur Auto-Delete dari Google untuk Jaga Privasi Saat Berinternet

Tue, 21 July 2020
Seseorang membuka laman Google di smartphone

Saat lo surfing di internet, sudah wajib hukumnya untuk menjaga keamanan data pribadi. Untuk membantu lo memastikan privasi dan data pribadi aman, Google hadirkan fitur auto-delete. Fitur ini memberikan lo opsi untuk merekam atau tidak jejak aktivitas berinternet, termasuk riwayat lokasi di mana lo berinternet.

Dengan fitur auto-delete Google, lo bisa memilih sendiri berapa lama lo akan menyimpan data aktivitas internet lo. Pilihannya mulai dari rentang waktu 3 hingga 18 bulan. Kalau data lo lebih dari masa waktu simpan tadi, Google bakal otomatis menghapus data aktivitas internet lo.

 

Dihapus dari Server

Seseorang membuka laman Google di smartphone dan laptop 

Buat lo yang bertanya-tanya apakah menghapus data aktivitas internet bisa mengamankan data pribadi lo? Jawabannya, iya! Kebijakan privasi Google semakin diperketat dengan adanya fitur ini. Jadi saat lo menghapus data lo, sebagian data di server Google akan terhapus, dan sebagian data lagi hanya tersimpan dalam bentuk anonim.

Data yang akan terhapus adalah data-data dari aktivitas internet lo, sementara data yang tersimpan ini terkait data olahan, seperti data yang menunjukkan traffic site suatu website di satu negara yang kebetulan website itu juga lo kunjungi.

Google juga bakal menyimpan data dalam bentuk anonim tentang seberapa sering lo menghabiskan waktu berinternet dan menggunakan Google. Tapi tenang aja, Google nggak akan menyimpan informasi apa yang lo googling saat lo hapus dengan fitur auto delete.

 

Penggunaan di Desktop

Seseorang membuka laman Google di laptop 

Selain bersifat otomatis dihapus berdasarkan rentang waktu, penghapusan data aktivitas internet juga bisa dilakukan secara manual. Caranya cukup dengan membuka akun Google lo, lalu masuk ke menu Data & Personalization di bagian kiri atas. Setelah itu, pilih menu Activity and Timeline, lalu buka sub menu My Activity. Ketuk tiga titik di bagian kanan, kemudian pilih Delete Activity by.

Lo bisa atur sampai sejauh mana aktivitas berinternet yang mau lo hapus. Sesaat sebelum benar-benar dihapus, lo akan kembali diminta konfirmasi apakah sudah yakin akan menghapus riwayat aktivitas berinternet lo. Kalau sudah yakin, lo tinggal confirm dengan klik Delete dan semua data aktivitas lo bakal terhapus.

 

Fitur Auto Delete di Android dan iOS

Tampilan setting auto delete Google di smartphone

Cara menggunakan fitur auto delete Google bisa di smartphone Android atau iOS nggak begitu berbeda. Bagi pengguna Android, lo bisa masuk ke akun Google lo dan mengikuti langkah yang sama persis dengan yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

Sementara untuk pengguna iOS, baik itu di iPhone atau di iPad, lo bisa masuk dari setelan akun di Gmail lalu pilih Manage Your Google Account. Kalau lo nggak punya Gmail, lo bisa set fitur ini dengan masuk ke laman Google dan terapkan langkah-langkah yang sama dengan penerapan di desktop tadi.

 

 

 

Sources: TirtoID, CNN Indonesia, Teknologi.id