• Techno
  • Lakukan Detoks Media Sosial dengan 5 Cara Ini

Lakukan Detoks Media Sosial dengan 5 Cara Ini

Fri, 03 July 2020
Seseorang membuka folder aplikasi media sosial di smartphone-nya

Terlalu lama diam di rumah bisa bikin lo terlalu sering bermain media sosial (medsos). Sebenarnya nggak ada salah dengan bermain medsos, tapi kalau lo sudah scrolling timeline hingga pekerjaan lo jadi terbengkalai atau terlambat tidur karena keasikan scrolling, ini tandanya lo berlebihan.

Kalau sudah seperti ini, ada baiknya jika lo melakukan detoks media sosial. Dengan detoks ini, lo bisa jadi punya kesempatan untuk fokus ke pekerjaan dan punya ritme aktivitas yang lebih sehat, nggak melulu di media sosial.

 

Periksa Durasi Penggunaan Aplikasi

Tampilan aplikasi Instagram di smartphone

Langkah detoks media sosial yang pertama adalah dengan mengecek terlebih dahulu apakah lo termasuk heavy user atau bukan. Berapa banyak lo menghabiskan waktu dalam sehari untuk mengakses medsos? Kalau lo menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam dalam sehari untuk bermain medsos, berarti lo sudah termasuk heavy user.

Beberapa media sosial, Instagram salah satunya, punya fitur yang bisa memberitahu berapa lama lo menghabiskan waktu di sana. Selain memanfaatkan fitur bawaan dari media sosial, lo juga bisa gunakan aplikasi third party yang bisa memberitahu informasi screen time lo. Salah satu aplikasi yang bisa lo coba adalah Moment – Screen Time Tracker yang tersedia di Android maupun iOS. Khusus buat lo pengguna iPhone (iOS), lo juga bisa memanfaatkan Screen Time, aplikasi monitoring screen time bawaan iOS.

 

Atur Waktu Penggunaan

Seseorang memegang smartphone yang menampilkan stopwatch

Setelah dicek dan lo termasuk heavy user, berarti sudah saatnya detoks dengan mengatur waktu penggunaan media sosial. Lo bisa lakukan dengan mengatur daily reminder pada aplikasi medsos tersebut, bisa juga dengan meng-install aplikasi yang punya fitur pembatasan. Aplikasi tersebut akan dengan otomatis menutup aplikasi yang sudah melebih durasi screen time yang sudah lo atur sebelumnya. Aplikasi seperti ini salah satunya adalah Freedom yang bisa lo unduh di Android juga iOS.

 

Coba Hapus Aplikasi Media Sosial

Tampilan menu pilihan uninstall aplikasi di smartphone 

Cara detoks media sosial yang satu ini memang terbilang cukup ekstrim, namun nyatanya cukup efektif juga untuk mengembalikan fokus lo. Hapus aplikasi medsos tersebut (bukan menghapus akun) dan tentukan waktu selama berapa lama lo akan “berpuasa”. Lo bisa mulai dengan waktu-waktu singkat, seperti tiga hari. Lalu berikutnya lo coba seminggu dan sebulan. Beberapa orang bahkan ada yang berhasil detoks selama setahun penuh lho!

 

Perbanyak Obrolan

Seorang pria tampak mengobrol lewat smartphone

Kebanyakan orang gagal melakukan detoks media sosial karena nggak memiliki aktivitas pengganti lainnya. Waktu senggang yang biasanya lo pakai untuk main medsos bisa lo alihkan menjadi waktu mengobrol dengan orang rumah atau menghubungi teman yang nggak bisa lo temui karena pandemi ini. Manfaatkan waktu detoks lo untuk terhubung dengan orang-orang terdekat lo.

 

Beri Jeda Waktu

Seorang pria sedang tertidur dengan smartphone diletakkan di meja

Cara terakhir adalah beri jeda waktu pemakaian media sosial, yaitu komit menetapkan batas waktu untuk bermain medsos. Cara detoks yang satu ini memang nggak begitu ekstrim, jadi bisa mulai lo terapkan dalam rutinitas sehari-hari. Misalnya, lo bisa membuat rules untuk hanya main medsos di jam istirahat kerja saja atau nggak boleh lebih dari jam 10 malam.

 

 

 

Sources: Good House Keeping, HelloSehat, JPNN

Menggeser TikTok, Instagram Rilis Fitur Reels

Thu, 13 August 2020
Seorang wanita sedang merekam vlog dari ponsel di atas puncak gunung

Walaupun di Instagram sudah ada fitur Story dan IGTV yang sama-sama populer digunakan, ada tambahan fitur lainnya yang bisa lo gunakan untuk merekam video unik dengan tambahan efek-efek nyeleneh bernama Reels.

Reels bisa dibilang TikTok versi Instagram, di mana lo bisa merekam dan mengedit lebih dari 1 video yang dibantu dengan tambahan tools lainnya. Resmi dirilis tanggal 5 Agustus lalu, simak informasi dan cara menggunakan fitur Reels berikut ini.

 

Fitur Rekam Video Pendek 15 Detik

Tampilan dari fitur Instagram Reels dengan seorang wanita sedang menyemprotkan botol parfum

Video Reels hanya berdurasi 15 detik. Layaknya TikTok, Instagram juga sudah melengkapinya dengan tools seperti audio, filter, stiker, caption teks, pengaturan kecepatan video, dan lainnya. Tujuannya tentu untuk memudahkan lo dan pengguna lainnya untuk berkreasi dalam merekam video pendek ini.

Nantinya, Reels ini bisa lo simpan sebagai draft kalau menurut lo videonya masih belum siap tayang. Reels bisa lo publish ke Story yang akan tayang selama 24 jam saja, atau bisa lo share ke dalam Feeds lo. Instagram juga mendorong para penggunanya untuk membagikan video Reels mereka ke Explore, yang mana bisa saja di-promote oleh Instagram.

 

Serupa Namun Nggak Sama dengan TikTok

Tampilan icon aplikasi TikTok bersebelahan dengan icon aplikasi Instagram dalam sebuah menu ponsel iPhone

Kabar diluncurkannya fitur Reels ini berbarengan dengan desas-desus diblokirnya TikTok di Amerika Serikat. Meski begitu, ternyata fitur Reels ini sudah lebih dulu diuji coba di Brazil, Prancis, Jerman, dan India beberapa bulan sebelum akhirnya tersedia untuk 50 negara lainnya. Mengingat aplikasi TikTok begitu ramai digunakan, bahkan dikatakan sebagai salah satu aplikasi terlaris, nggak heran kalau akhirnya Instagram memutuskan untuk mengeluarkan inovasi terbaru ini.

Perbedaan paling jelas antara Reels dengan TikTok terletak pada durasi videonya. TikTok kini sudah memperpanjang durasi setiap video jadi maksimal 60 detik, sementara Instagram Reels hanya 15 detik saja. Para pengguna Instagram juga nggak perlu repot mencari dan menggaet audiens baru lewat fitur Reels ini, karena penontonnya sudah pasti para followers di Instagram.

Representasi dari Instagram juga mengungkapkan kalau Instagram telah bekerja sama dengan beberapa label musik untuk mempermudah pengguna Reels dalam menggunakan potongan audio musik-musik populer. Kelebihan ini nggak ada di TikTok, sehingga nggak sedikit pengguna yang mengeluhkan keterbatasan pilihan audio.v

Lewat fitur Reels ini, Instagram mengungkapkan kalau mereka bertujuan memberikan pilihan baru yang lebih baik untuk platform video pendek. Instagram pun akan terus berinovasi untuk menjadikan Reels sebagai platform augmented reality yang lebih inovatif.

 

Cara Menggunakan Fitur Reels

Tampilan menu Instagram Reels ketika pengguna baru akan mencobanya. Tampak ponsel di depan pot tanaman

Buat lo yang sudah familier dengan fitur Story atau IGTV, akan lebih terbiasa dalam menggunakan fitur Reels. Pertama, buka kamera Instagram lo dan geser ke pilihan Reels. Kemudian, lo bisa pilih audio dari library Instagram, audio dalam file pribadi lo, atau audio dari pengguna Reels lainnya dengan meng-klik “Use Audio.”

Lo juga bisa menambahkan efek AR, di mana lo bisa menggunakan efek yang berbeda-beda untuk setiap klip video. Tentukan kecepatan video atau audio di menu Speed. Ada juga menu Align yang akan memudahkan lo untuk membuat transisi video yang mulus.

Selanjutnya, tinggal tekan dan tahan tombol Record. Lo bisa merekam satu video sekaligus, merekam beberapa klip untuk kemudian diedit jadi satu video, atau memasukkan video yang ada di galeri. Setelah selesai merekam, lo bisa edit dengan stiker atau caption. Tinggal upload ke Feed lo, deh!

 

 

 

Sources: Instagram, Business Insider, Later