• Techno
  • Lo Bisa Mendapatkan Produk Ramah Lingkungan di Sini

Lo Bisa Mendapatkan Produk Ramah Lingkungan di Sini

Wed, 29 May 2019

Saat ini, tren penggunaan barang yang bisa didaur ulang alias ramah lingkungan sudah mulai meningkat di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak orang yang mulai beralih menggunakan barang-barang ramah lingkungan untuk meminimalisir penumpukan sampah. Kampanye untuk hidup dengan bahan-bahan yang bisa didaur ulang ini bahkan sudah didukung oleh beberapa e-Commerce Indonesia yang menjual produk eco –friendly.

Tokopedia/Navakara

Sebagai salah satu e-Commerce yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia, Tokopedia berpartisipasi dalam gaya hidup berkelanjutan dengan menyediakan produk-produk ramah lingkungan. Salah satu toko online yang ada di Tokopedia, yaitu Navakara, menjual produk ramah lingkungan seperti sikat gigi bambu, sendok, dan garpu kompos. Kalau lo search di Tokopedia, ada banyak toko lain yang menyediakan produk ramah lingkungan lain seperti telo bag.

Zero Waste Indonesia

Zero Waste adalah komunitas dan advokasi berbasis online yang mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup secara zero waste alias meminimalkan sampah yang dihasilkan oleh tiap individu per harinya. Komunitas ini memiliki website-nya sendiri yang menjual berbagai produk eco-friendly seperti sedotan kaca, tas jaring untuk belanja, wadah makan, dan banyak lainnya. Lo juga bisa menukar baju lo yang sudah nggak terpakai supaya nggak terbuang begitu saja.

Demibumi

Mirip dengan Zero Waste Indonesia, Demibumi juga merupakan campaign yang digunakan untuk mengajak warga Indonesia mengurangi sampah plastik di kehidupan. Lo bisa menemukan banyak banget produk-produk ramah lingkungan di website maupun Instagram Demibumi. Asyiknya lagi, Demibumi nggak hanya jualan produk ramah lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi tentang bagaimana caranya hidup secara lebih ramah lingkungan.

Bukalapak/Salur Indonesia

Sedikit beda dengan yang lainnya, Salur Indonesia merupakan toko online di Bukalapak, berfokus pada penukaran baju bekas yang sudah lama nggak lo pakai untuk disumbangkan dan dijual di lapak mereka. Ini merupakan upaya untuk mengurangi jumlah sampah pakaian di bumi. Menariknya, Salur Indonesia menyumbangkan 100% keuntungan penjualan untuk donasi pendidikan anak yatim. Keren banget kan, Urbaners?

 

Lo juga jangan sampai ketinggalan tren gaya hidup ramah lingkungan ini. Sudah banyak sampah yang lo hasilkan dari berbagai aktivitas sehari-hari. So, please, mulai gunakan produk-produk eco-friendly yang dijual di e-Commerce tersebut atau sumbangkan barang yang sudah nggak terpakai di e-Commerce khusus jual produk bekas.

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys