• Techno
  • Sebentar Lagi Facebook Bakal Bisa Melacak Dimana Lokasi Lo Berada

Sebentar Lagi Facebook Bakal Bisa Melacak Dimana Lokasi Lo Berada

Fri, 14 December 2018
Sebentar Lagi Facebook Bakal Bisa Melacak Dimana Lokasi Lo Berada

Dari hari ke hari Facebook terus melakukan perbaikan dan pengembangan teknologi. Terlebih setelah muncul kasus Cambridge Analytica beberapa waktu lalu. Bahkan Facebook pernah tersandung kasus dan berurusan dengan Parlemen Inggris. Kini platform media sosial milik Mark Zuckerberg dikabarkan akan meluncurkan fitur baru untuk melacak dimana lokasi penggunanya bernama ‘Offline Trajectory’. Seperti apa teknologi fitur ini? Ulasannya bisa lo baca di bawah ini.

 

Manfaatkan Riwayat Lokasi Pengguna

Manfaatkan Riwayat Lokasi Pengguna

Cara fitur ‘Offline Trajectory’ bekerja adalah dengan mengandalkan riwayat lokasi para penggunanya. Pertama data dimana lokasi terakhir pengguna akan direkam, kemudian dikalkulasi menggunakan algoritme sedemikian rupa. Dari hasil kalkulasi tersebut kemudian muncul ke mana lokasi yang diprediksi bakalan dituju oleh pengguna tersebut. Lalu lokasi hasil prediksi masih akan disesuaikan lagi dengan letak geografis.

Kecanggihan dari fitur teknologi Facebook ini nggak hanya untuk melihat satu pengguna saja Urbaners. Namun, dapat melihat beberapa pengguna lainnya yang berdekatan secara sekaligus di tempat yang sama. Mengenai fitur ini Facebook dikabarkan telah mendaftarkannya ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat.

Pengenalan fitur canggih Facebook tersebut memang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Ada pihak yang menganggap langkah Facebook ini sebagai kemajuan teknologi yang nggak mungkin terelakkan. Di sisi lain para penentangnya menganggap hal tersebut dapat mengurangi privasi para penggunanya.

 

Mengintai Para Pengguna?

Mengintai Para Pengguna?

Selain fitur di atas, Facebook rencananya bakal mengajukan hak paten lainnya untuk ‘Location Prediction Using Wireless Signals on Online Social Network’. Dalam teknologi ini cara kerjanya memanfaatkan sinyal Wi-Fi, Bluetooth, ponsel hinga NFC untuk memprediksi ke mana tujuan pengguna selanjutnya dengan makin akurat.

Seperti biasa, beberapa pihak pun menilai langkah yang dilakukan Facebook ini bertujuan untuk mengintai para penggunanya. Meski begitu, juru bicara dari Facebook Anthony Harrison mengatakan kalau teknologi ini masih belum tentu diterapkan. Terutama diterapkan dalam platform Facebook. Hal tersebut menurutnya masih dalam bentuk paten dan belum ke tahap pengembangan lebih lanjut. Dengan kata lain, Harrison menambahkan jika fitur tersebut bisa dibatalkan apabila para penggunanya banyak yang merasa keberatan.

Kalau menurut lo sendiri gimana Urbaners? Apakah fitur yang akan ditawarkan Facebook tersebut akan membantu atau justru bakalan bikin lo merasa diintai sebagai pengguna?

 

 

 

Source: BuzzFeed, Hypebeast

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys