• Techno
  • Selangkah Lagi Xiaomi Bakal Salip Samsung Sebagai Smartphone Terlaris di Indonesia

Selangkah Lagi Xiaomi Bakal Salip Samsung Sebagai Smartphone Terlaris di Indonesia

Thu, 13 September 2018
Selangkah Lagi Xiaomi Bakal Salip Samsung Sebagai Smartphone Terlaris di Indonesia

Pada 2014, Xiaomi untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia. Produk pertama mereka adalah Mi 3 yang habis dalam waktu kurang dari 5 menit. Setelah itu, Xiaomi memiliki sejarah panjang ketika berjualan di Indonesia. Xiaomi menempatkan Indonesia sebagai prioritas ketiga ketika meluncurkan sebuah produk, setelah Tiongkok dan India. Empat tahun setelah peluncuran pertama, Xiaomi mendapatkan tempat di hati pengguna smartphone di Indonesia.

Berdasarkan rilis yang dilakukan oleh International Data Corporation (IDC), Xiaomi mencatatkan rekor penjualan tertinggi pada pasar smartphone di Indonesia. Pada kuartal II 2018, Xiaomi menjual 9,4 juta unit, naik sekitar 22% dibandingkan kuartal sebelumnya. Nggak hanya itu, dari kenaikan besar-besaran tersebut, Xiaomi sekarang berada di posisi kedua pabrikan terlaris di Indonesia, menggeser Oppo dengan 25% dan hanya berselisih 2% dari Samsung di posisi pertama.

 

Penetrasi Xiaomi

Penetrasi Xiaomi

Bagi lo yang penasaran mengapa Xiaomi sangat berjaya di Indonesia, jawabannya sangat mudah, yaitu pasar smartphone di Indonesia masih didominasi oleh smartphone low-end. Jika dibandingkan dengan Samsung, tentu Xiaomi lebih cocok untuk dipasarkan di Indonesia. Hampir semua smartphone Xiaomi ini berharga murah dengan kualitas yang bisa dibandingkan dengan Samsung.

Nggak hanya itu, Country ManagerXiaomi Indonesia yaitu Steven Chi mengatakan bahwa salah satu kunci dari Xiaomi bisa berjaya di Indonesia adalah selalu ada yang baru setiap tahunnya. Jika biasanya Xiaomi mengeluarkan smartphone high-end dengan harga yang murah, maka di tahun 2017 dan 2018 ini ada sesuatu yang baru, yaitu penambahan gerai di hampir seluruh wilayah Indonesia.

 

Pertarungan pasar smartphone

Pertarungan pasar smartphone

Di bawah Samsung, Xiaomi, dan Oppo, masih ada 15% yaitu brand “lainnya”. Ini termasuk Apple, Acer, Huawei, dan lain-lain. Kenapa Apple bahkan nggak masuk ke 3 besar pasar smartphone di Indonesia? Mereka masuk ke high-end smartphone dengan pasar yang nggak seberapa besar di Indonesia. Walaupun begitu, masih banyak orang yang rela menunggu produk Apple terbaru dengan harga yang cukup mahal.

Bagaimana dengan lo, Urbaners, apakah lo termasuk fans berat Xiaomi, Samsung, atau bahkan Apple?

 

Source: kompas.com

Pakai Fitur Auto-Delete dari Google untuk Jaga Privasi Saat Berinternet

Tue, 21 July 2020
Seseorang membuka laman Google di smartphone

Saat lo surfing di internet, sudah wajib hukumnya untuk menjaga keamanan data pribadi. Untuk membantu lo memastikan privasi dan data pribadi aman, Google hadirkan fitur auto-delete. Fitur ini memberikan lo opsi untuk merekam atau tidak jejak aktivitas berinternet, termasuk riwayat lokasi di mana lo berinternet.

Dengan fitur auto-delete Google, lo bisa memilih sendiri berapa lama lo akan menyimpan data aktivitas internet lo. Pilihannya mulai dari rentang waktu 3 hingga 18 bulan. Kalau data lo lebih dari masa waktu simpan tadi, Google bakal otomatis menghapus data aktivitas internet lo.

 

Dihapus dari Server

Seseorang membuka laman Google di smartphone dan laptop 

Buat lo yang bertanya-tanya apakah menghapus data aktivitas internet bisa mengamankan data pribadi lo? Jawabannya, iya! Kebijakan privasi Google semakin diperketat dengan adanya fitur ini. Jadi saat lo menghapus data lo, sebagian data di server Google akan terhapus, dan sebagian data lagi hanya tersimpan dalam bentuk anonim.

Data yang akan terhapus adalah data-data dari aktivitas internet lo, sementara data yang tersimpan ini terkait data olahan, seperti data yang menunjukkan traffic site suatu website di satu negara yang kebetulan website itu juga lo kunjungi.

Google juga bakal menyimpan data dalam bentuk anonim tentang seberapa sering lo menghabiskan waktu berinternet dan menggunakan Google. Tapi tenang aja, Google nggak akan menyimpan informasi apa yang lo googling saat lo hapus dengan fitur auto delete.

 

Penggunaan di Desktop

Seseorang membuka laman Google di laptop 

Selain bersifat otomatis dihapus berdasarkan rentang waktu, penghapusan data aktivitas internet juga bisa dilakukan secara manual. Caranya cukup dengan membuka akun Google lo, lalu masuk ke menu Data & Personalization di bagian kiri atas. Setelah itu, pilih menu Activity and Timeline, lalu buka sub menu My Activity. Ketuk tiga titik di bagian kanan, kemudian pilih Delete Activity by.

Lo bisa atur sampai sejauh mana aktivitas berinternet yang mau lo hapus. Sesaat sebelum benar-benar dihapus, lo akan kembali diminta konfirmasi apakah sudah yakin akan menghapus riwayat aktivitas berinternet lo. Kalau sudah yakin, lo tinggal confirm dengan klik Delete dan semua data aktivitas lo bakal terhapus.

 

Fitur Auto Delete di Android dan iOS

Tampilan setting auto delete Google di smartphone

Cara menggunakan fitur auto delete Google bisa di smartphone Android atau iOS nggak begitu berbeda. Bagi pengguna Android, lo bisa masuk ke akun Google lo dan mengikuti langkah yang sama persis dengan yang dijelaskan pada poin sebelumnya.

Sementara untuk pengguna iOS, baik itu di iPhone atau di iPad, lo bisa masuk dari setelan akun di Gmail lalu pilih Manage Your Google Account. Kalau lo nggak punya Gmail, lo bisa set fitur ini dengan masuk ke laman Google dan terapkan langkah-langkah yang sama dengan penerapan di desktop tadi.

 

 

 

Sources: TirtoID, CNN Indonesia, Teknologi.id