• Techno
  • Tesla Rilis Papan Selancar, Apa Istimewanya?

Tesla Rilis Papan Selancar, Apa Istimewanya?

Fri, 03 August 2018
Tesla Rilis Papan Selancar, Apa Istimewanya?

Pada Januari 2018 kemarin, Tesla melalui The Boring Company mengeluarkan produk yang bisa dibilang sangat aneh. Mereka mengeluarkan flamethrowers dan sebuah topi dengan harga yang sangat mahal. Harga flamethrowers ini mencapai 500 dolar atau sekitar 7 juta rupiah dan harga topinya mencapai 20 dolar. Dari kedua barang tersebut, Tesla mendapatkan total omzet mencapai 3,5 juta dolar, jumlah yang sangat banyak untuk barang yang nggak bisa dibilang cukup aneh.

Nggak berhenti sampai di situ, The Boring Company ini juga baru saja meluncurkan produk papan selancar. Bernama Tesla Surfboard, Boring Company mematok harga 1,500 dolar atau sekitar 18 juta rupiah untuk satu papan selancar. Dari 200 papan selancar, hanya dalam 1 hari papan selancar ini habis terjual. Rencananya, Tesla Surfboard ini akan dibuat ribuan!

 

Papan selancar yang sia-sia

Penasaran kenapa papan selancar ini dihargai sampai 18 juta rupiah? Papan selancar ini ternyata dibuat lewat kerja sama tim desain dari Tesla dan surfer terkenal Matt “Mayhem” Biolos. Selain itu, papan selancar ini juga mempunyai bahan berkualitas tinggi, seperti matte dicampur dengan carbon fiber yang enteng banget. Bahan pembuatannya pun persis dengan yang digunakan pada mobil terbaru Tesla. Dan yang paling penting adalah papan selancar ini bakal pas ketika dimasukkan ke mobil Tesla Model S, X, dan 3.

FastCompany memberikan sedikit review tentang papan seluncur yang dikeluarkan oleh Tesla lewat The Boring Company ini. Mereka membandingkan dengan papan selancar yang ada di situs labreausurfboards.com, ternyata harga yang ada di situs tersebut hanya 540 dolar dengan bahan yang sama. Bahkan nih, Urbaners, FastCompany juga nggak tanggung-tanggung bertanya kepada surfers sungguhan tentang proyek terbaru dari Tesla. Jawabannya hanya satu, “Dumb!”.

Masih belum selesai, ternyata ada kritikan lagi. Warna dari papan selancar ini adalah hitam dan putih, padahal warna hitam pada papan selancar bisa membakar kaki surfers. Warna hitam akan menyerap panas dan bakal membuat surfers nggak nyaman.

Jadi, buat lo yang ingin membeli papan selancar ini, sebaiknya pikir-pikir dulu ya, Urbaners. Kecuali kalau lo memang fans berat Elon Musk dan ingin menjadikan papan ini sebagai koleksi.

 

Source: fastcompany.com

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys