• Traveling
  • 4 Tips Traveling di Bulan Ramadan

4 Tips Traveling di Bulan Ramadan

Wed, 29 June 2016

Pada saat bulan puasa seperti sekarang ini, sebenarnya bukan menjadi alasan untuk berhenti traveling ke luar negeri. Traveling ini alasannya macam-macam Urbaners, ada yang pergi berlibur dan ada yang pergi untuk alasan bisnis. Di bulan puasa ini, umat Islam diharuskan menahan nafsu untuk nggak makan dan minum selama seharian. Jika lo nggak mempersiapkan diri dengan baik, perjalanan lo nggak bakal mengasyikkan Urbaners. Nah sekarang simak 4 tips traveling sembari puasa di bulan Ramadan ini.

 

Pilih jam penerbangan yang pas

Tips pertama adalah pilih jam penerbangan yang pas. Jangan sampai lo memilih jam penerbangan yang kurang bagus, misalnya sore hari saat melebihi waktu buka puasa. Atau pada malam hari, lo bisa saja melewatkan waktu sahur. Usahakan lo memilih jam penerbangan pada pagi hari atau siang hari. Waktu yang paling pas adalah pagi hari, jadi lo bisa beristirahat di dalam pesawat atau di perjalanan.

 

Install aplikasi penunjuk waktu ibadah

Selanjutnya adalah lo bisa menginstall aplikasi penunjuk waktu ibadah. Aplikasi ini sekarang banyak sekali tersebar di Android ataupun di iOS. Tujuannya adalah lo bisa melihat kapan waktu sholat dan kapan waktu berbuka puasa. Khususnya waktu berbuka puasa, terkadang lo berangkat yang waktu berbukanya lebih cepat, tetapi ketika sampai di tempat waktu berbukanya masih lama. Lo bisa mengikuti buka puasa di antara kedua waktu tiba atau berangkat.

 

Habiskan dengan membaca buku

Jika lo mendapatkan perjalanan di dalam pesawat yang sangat lama, lo bisa memperbanyak beribadah dengan membaca buku-buku tentang agama. Cara ini sangat ampuh jika dibandingkan lo membuka smartphone atau bermain game.

 

Perbanyak istirahat

Hal terakhir adalah lo bisa memperbanyak beristirahat. Jika lo nggak ada kegiatan apa-apa di tempat liburan atau perjalanan bisnis, lo bisa memilih untuk beristirahat di hotel atau penginapan. Karena bulan puasa, stamina dan kondisi akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan hari biasa.

Itulah 4 tips yang bisa lo gunakan ketika lo memang harus traveling ke luar negeri. Selamat bepergian ya Urbaners.

 

Source : greatist.com

Serunya Siosar, dari Tempat Relokasi Menjadi Tujuan Wisata

Friday, January 24, 2020 - 15:01
Kawasan Siosar awalnya adalah tempat relokasi tapi kini berubah jadi tempat wisata

Selain Danau Toba, ada tempat wisata lain yang bisa lo masukan daftar tempat tujuan wisata saat berkunjung ke Sumatera Utara. Tempat wisata itu ialah Siosar atau Negeri di Atas Awan. Tempat wisata yang satu ini sebenarnya cukup berbeda dari tempat wisata lain karena awalnya Siosar adalah tempat relokasi dari pengungsi erupsi Gunung Sinabung.

Pada tahun 2013 lalu Gunung Sinabung mengalami erupsi sehingga orang-orang yang tinggal di sekitarnya harus tinggal di tempat-tempat pengungsian. Mereka yang telah kehilangan tempat tinggalnya awalnya harus tinggal terlebih dahulu di tenda-tenda pengungsian. Namun, pemerintah kemudian mulai menyediakan tempat relokasi untuk para pengungsi dan membangun rumah-rumah yang tersusun indah dan rapi.

 

Dulunya adalah Kawasan Hutan

Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi tujuh tahun silam tentunya menjadi salah satu bencana alam yang paling diingat oleh banyak orang Indonesia. Banyak sekali kerugian yang terjadi karena bencana alam tersebut dan menyebabkan banyak orang kehilangan rumah dan harta bendanya. Pemerintah pun akhirnya membangun tempat relokasi untuk para pengungsi dan memilih tempatnya di dataran tinggi Siosar, Karo, Sumatera Utara.

Kawasan Siosar dulunya adalah hutan yang luas dengan jarak kurang lebih 20 km dari kota Kabanjahe dan berjarak kira-kira 90 km dari kota Medan. Pemandangannya masih sangat alami dan udaranya pun masih sangat segar sehingga sangat layak untuk dijadikan tempat pemukiman untuk para pengungsi. Rumah-rumah kecil mungil dibangun di sini. Di tahun 2019 rupanya pembangunan rumah untuk warga telah sampai di tahap tiga dengan target sebanyak 892 unit.

Menariknya di kawasan Siosar ini nggak hanya dibangun hunian saja lho Urbaners. Beberapa infrastruktur seperti sekolah dasar, balai pertemuan, puskesmas, dan tentunya tempat ibadah juga nggak lupa dibangun. Jadi kawasan relokasi ini memang telah disulap menjadi pemukiman permanen.

 

Tempat Keren yang Bisa Didatangi di Siosar

Terdapat café dengan desain unik karena terdapat kincir angin di bagian depannya.

Sepanjang perjalanan menuju ke Siosar lo bisa menikmati pemandangan hijau yang super keren dan menenangkan. Salah satu tempat yang harus dikunjungi saat berkunjung ke Siosar adalah Puncak 2000. Objek wisata ini memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang indah. Kawasan Siosar memang telah direncanakan jadi salah satu tujuan pariwisata, jadi di sini ada beberapa tempat yang bisa didatangi.

Selain Puncak 2000 yang menawarkan pemandangan hijau yang indah, di sini juga tersedia kafe dengan desain yang unik karena terdapat kincir angin di depannya. Kafe ini disebut dengan ‘Zia Coffee’ dan sesuai dengan namanya lo bisa menikmati secangkir kopi hangat di sini. Jika ingin berkeliling di kawasan ini lo juga bisa menyewa ATV.

Nggak jauh dari kafe keren ini, lo bisa menemukan Kebun Madu Efi yang nggak kalah menariknya. Selain bisa berfoto dengan pemandangan yang indah, di tempat ini lo juga bisa belajar dan melihat budidaya sarang lebah. Taman bunga di tempat ini juga punya pemandangan yang keren dan menakjubkan, jadi jangan sampai lo melewatkannya begitu saja ya, Urbaners!

 

 

Sources: goodnewsfromindonesia.id, kompasiana.com