Home Traveling Cara Asyik Daur Ulang Sampah Ala Sustainism Lab Bali

Cara Asyik Daur Ulang Sampah Ala Sustainism Lab Bali

Thursday, April 18, 2019 - 22:21
Bagikan
Facebook Twitter Email

Sampah mungkin menjadi salah satu masalah serius di Indonesia yang butuh penanganan secara tepat, cepat, dan akurat. Terlebih untuk wilayah padat penduduk hingga kota-kota yang ramai dikunjungi wisatawan lokal dan internasional. Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Potato Head Bali membangun galeri pengelolaan sampah bernama Sustainism Lab. Penasaran seperti apa?

Upaya lanjutan dari peraturan Pemerintah Bali

Buat lo yang sudah sering wara-wiri ke Pulau Dewata, pastinya sudah nggak asing lagi dengan beach club yang ada di kawasan Pantai Seminyak ini. Diketahui setiap harinya Potato Head banyak dikunjungi wisatawan ini bisa menghasilkan sampah lebih dari 40 ton setiap bulannya. Pembangunan galeri pengelolaan sampah Sustainism Lab ini menjadi tindakan lanjutan setelah adanya peraturan Pemerintah Bali terkait sampah plastik. Bahkan pengunjung Potato Head sekarang dilarang menggunakan kantong plastik maupun bahan sekali pakai lainnya.

Punya peralatan canggih

Nggak setengah-setengah, pihak pengelola Potato Head bahkan sudah menyiapkan beragam peralatan canggih yang bisa mengolah sampah secara maksimal. Mulai dari pencacah plastik, mesin pencetak, dan lain sebagainya. Jadi, di dalam ruang serupa galeri ini, lo bisa menemukan hasil pengolahan sampah yang punya nilai ekonomis. Salah satunya plat yang dibuat dari campuran limbah plastik yang dipanaskan dan dicetak dan bakal digunakan sebagai bahan baku peralatan rumah tangga.

Pemisahan sampah dilakukan secara cermat

Sebelum diolah menggunakan peralatan canggih, sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan di Potato Head bakal dipisahkan sesuai dengan jenisnya. Beberapa kategori yang banyak ditemukan biasanya berupa sisa makanan, seperti buah dan sayur. Akan tetapi, ada juga sampah-sampah berupa kertas, plastik, hingga tisu dan kemasan aluminium foil. Melalui pemisahan sampah yang tepat, maka akan lebih menentukan sampah mana saja yang bisa didaur ulang dan mana yang harus diberikan kepada pihak pengolahan lainnya.

Pembangunan melibatkan seniman lokal

Menariknya, nggak hanya menciptakan Sustainism Lab yang digunakan untuk mendaur ulang sampah, Potato Head Bali juga menyediakan sejumlah instalasi seni yang sangat Instagramable. Bekerja sama dengan beberapa seniman lokal, di kawasan tersebut lo bisa menemukan rangkaian ombak yang dibangun dari 5.000 sandal jepit bekas dari limbah pantai. Pengelompokan sampah sesuai dengan gradasi warna yang eye-cactching semakin membuat spot foto ini banyak diburu pengunjung yang datang.

Urbaners, mengurangi pemakaian plastik dan ikut serta dalam proses daur ulang sampah tentu menjadi langkah kecil yang bisa lo lakukan demi menjaga kelestarian lingkungan. Jadi, kapan lo bakal berkontribusi secara aktif?

Sources: goodnewsfromindonesia.id, lonelyplanet.com