• Traveling
  • Citi Bike Bakal Sebar 12 Ribu Sepeda Listrik di Seluruh Amerika Serikat

Citi Bike Bakal Sebar 12 Ribu Sepeda Listrik di Seluruh Amerika Serikat

Wed, 05 December 2018
Citi Bike Bakal Sebar 12 Ribu Sepeda Listrik di Seluruh Amerika Serikat

Masalah lingkungan, kini menjadi salah satu isu utama negara-negara di dunia. Beragam cara pun dilakukan untuk mengatasinya. Termasuk dengan pengadaan sepeda listrik yang baru-baru ini semakin populer. Di Amerika Serikat, sepeda listrik ini menjadi tren dan salah satu yang terbesar adalah Citi Bike, nih Urbaners. Kini, Citi Bike berencana untuk memperbesar keberadaannya di seluruh Amerika Serikat.

 

Diperkirakan Akan Mencapai 40.000 Unit

Diperkirakan Akan Mencapai 40.000 Unit

Baru-baru ini Lyft mengakuisisi Motivate, salah satu operator sepeda terbesar yang ada di kawasan Amerika Utara. Dalam akuisisi tersebut, Lyft mengumumkan akan mengekspansi Citi Bike di New York dengan nilai yang cukup fantastis yakni 100 juta dolar atau sekitar 10 triliun rupiah. Dengan total 12 ribu tempat persewaan sepeda, kini Citi Bike dinobatkan sebagai salah satu persewaan sepeda terbesar di Amerika.

Dengan kucuran dana sebesar 100 juta dolar dari Lyft tersebut, Citi Bike tidak hanya menjadi yang terbesar di Amerika Serikat bahkan dinobatkan sebagai persewaan sepeda terpadu di dunia. Disebut-sebut, dengan adanya kucuran dana tersebut diprediksi Citi Bike bakalan tumbuh dan memiliki 40 ribu sepeda tambahan. Sepeda-sepeda ini akan memiliki sistem yang terintegrasi dalam radius area 35 mil persegi.

 

Membuat Kompetitor Khawatir

Membuat Kompetitor Khawatir

Keberadaan Citi Bike di Amerika Serikat memang cukup unik Urbaners. Mereka tidak menerima subsidi dari pihak pemerintah kota dimana beroperasi, namun Citi Bike memiliki keunggulan yang memiliki hak eksklusif untuk mengoperasikan layanan persewaan sepeda di area keberadaan mereka. Tentu hak eksklusif ini akan sedikit menyusahkan para kompetitor untuk bersaing. Sebut saja seperti Lime, Jump dan Pace yang memiliki platform sama seperti Citi Bike. Bedanya, mereka belum memiliki hak se-eksklusif Citi Bike. Inilah yang jadi hambatan para kompetitor.

Hal tersebut juga turut menjadi perhatian Josh Gold, salah satu petinggi Uber yang juga pemilik Jump. Menurutnya, Citi Bike meskipun memiliki hak eksklusif mereka belum mampu melayani masyarakat secara keseluruhan. Josh juga menambahkan, sudah seharusnya pihak pemerintah kota menggandeng tidak hanya satu perusahaan saja dalam hal ini.

Sekadar catatan, Lyft mengakuisisi Motivate setelah Uber mengakuisisi Jump. Di beberapa kota Citi Bike dioperasikan oleh start up yang berbeda-beda. Contohnya di San Francisco Lyft mengoperasikan Ford Go Bike dan Blue Bikes in Boston. Lyft juga diperkirakan akan menjadi pelopor pemasaran sepeda dan skuter listrik di masa depan. Keren kan Urbaners?

 

 

Source: The Verge

Jalan-Jalan Keliling Dunia di Rumah dengan 5 Tur Virtual

Fri, 24 April 2020
Seorang pria sedang duduk di kursi sambil menggunakan VR gadget

Pandemi COVID-19 di seluruh dunia menjadi hambatan buat lo yang sudah berencana untuk menikmati liburan. Untuk mengisi waktu luang lo selama isolasi diri di rumah, ada opsi virtual tour yang siap membawa lo ke destinasi-destinasi top di dunia.

 

The Louvre

Tampak luar The Louvre di Paris saat sore hari dan dipenuhi turis.

Salah satu bangunan museum paling ikonik di seluruh dunia ini tutup sementara selama pandemi COVID-19 berlanjut. Kabar baiknya, lo nggak perlu jauh-jauh terbang ke Paris untuk bisa menikmati pameran seni, benda bersejarah, dan galeri di Museum Louvre. Lo bisa langsung cek laman Museum Louvre di sini dan ikut virtual tour yang disediakan.

Terdapat 4 kategori virtual tour yang bisa diambil kapan saja, yaitu Exhibition: The Advent of The Artist’, Egyptian Antiquities, Remains of The Louvre’s Moat, dan Galerie d’Apollon. Cukup gunakan smartphone, tablet, atau laptop, lo sudah bisa menikmati keindahan The Louvre langsung dari rumah.

 

Walt Disney World

Patung Walt Disney dan Mickey di depan Istana Cinderella di Walt Disney World.

Punya impian untuk pergi ke Walt Disney World? Buat pecinta Disney, sekarang lo hanya butuh jaringan internet untuk bisa merasakan keseruan di Walt Disney World. Tenang saja, virtual tour tidak dipungut biaya dan bisa diakses di mana saja dan kapan pun yang lo mau. Nggak hanya sekadar jalan-jalan di area Walt Disney World, tetapi lo juga bisa ikut virtual ride yang membuat lo merasa seakan-akan sedang bermain langsung.

Lo bisa ikut naik Frozen Ever After, It’s a Small World, Monster, Inc. Mike and Sulley to the Rescue!, dan Pirates of the Caribbean. Ini bisa lo jadikan ide untuk kencan virtual selanjutnya bersama si doi. Kapan lagi bisa nge-date di Walt Disney World!

 

Yosemite National Park

Pemandangan danau dan bukit berbatu di Yosemite National Park

Bosan di rumah akan membuat lo punya keinginan besar untuk berpetualang di alam liar. Sayang sekali, masa karantina ini menghalangi lo untuk bepergian ke luar rumah. Tetapi, sekarang lo bisa mengunjungi Yosemite National Park langsung dari rumah lo sendiri. Berlokasi di California, Amerika Serikat, taman ini menyuguhkan pemandangan indah penuh bebatuan serta perairan yang indah dipandang.

Saat lo penat dengan pekerjaan atau ingin melihat pemandangan alam yang segar, lo bisa langsung klik di sini untuk segera mengunjungi Yosemite National Park lewat virtual tour. Selain Yosemite, terdapat juga virtual tour untuk Yellowstone National Park yang terkenal dengan geyser penuh warna.

 

Tembok Besar China

Potret Tembok Besar China dari atas yang sepi pengunjung dan dikelilingi bukit hijau.

Salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang terletak di dataran China sekarang memang tidak memungkinkan untuk dikunjungi, terutama oleh turis dari Indonesia. Namun, lo tetap bisa menikmati jalan-jalan santai menyusuri Tembok Besar China melalui virtual tour yang kini tersedia untuk diakses kapan pun.

Destinasi yang terkenal ramai oleh pengunjung, bisa lo nikmati sendiri di rumah tanpa gangguan orang lain. Terlebih lagi, lo nggak perlu lelah berjalan selama tur, cukup duduk dengan tenang sambil menatap layar laptop.

 

Sistine Chapel

Interior di dalam gedung Sistine Chapel yang penuh dengan Raphael’s tapestries.

Saat berkunjung ke Italia, Sistine Chapel adalah destinasi top yang tidak boleh dilewatkan. Dibuka untuk umum, gereja bersejarah ini terkenal dengan gaya interior serta lukisan “The Last Judgment” di langit-langit bangunan. Selalu padat akan pengunjung, ini saatnya bagi lo mengunjungi Sistine Chapel di rumah untuk mengisi waktu luang.

Walaupun kini Italia sedang dalam masa lockdown, lo tetap bisa melihat sendiri keindahan bangunan Sistine Chapel lewat virtual tour. Siapkan laptop dan jaringan internet yang stabil sebelum memulai virtual tour, Bro!

 

Sources: goodhousekeeping.com, Washington Post, Lonely Planet