• Traveling
  • Datang ke Pameran ARTJOG 2019? Patuhi Tata Tertibnya!

Datang ke Pameran ARTJOG 2019? Patuhi Tata Tertibnya!

Tue, 06 August 2019
Datang ke Pameran ARTJOG 2019? Patuhi Tata Tertibnya!

Festival seni kontemporer ARTJOG sudah rutin diadakan sejak tahun 2008 silam. Tahun ini, ARTJOG digelar kembali mulai tanggal 25 Juli sampai 25 Agustus mendatang. Diikuti sekitar 40 orang seniman dari dalam dan luar negeri, di festival ini lo nggak hanya menikmati karya seni lukis, pahat, tetapi juga ada berbagai pertunjukan musik dan tari kontemporer. Bagi yang berencana datang ke ARTJOG 2019, ada sejumlah tata tertib yang wajib lo patuhi agar seluruh pengunjung tetap nyaman dan keamanan seluruh karya seni yang dipamerkan bisa terjaga dengan baik.

 

Dilarang menyentuh karya apapun

Dilarang menyentuh karya apapun

Urbaners, buat lo yang mungkin belum pernah atau jarang datang ke pameran seni, bisa jadi bakal dibuat takjub dengan beragam karya seni yang bakal dipajang di ARTJOG 2019. Akan tetapi, ada peraturan penting yang wajib lo ingat, yaitu larangan untuk menyentuh seluruh karya yang ada di dalam ruangan pameran. Hal ini penting diperhatikan karena beberapa karya seni dibuat dengan bahan yang rapuh dan mudah rusak ketika dipegang. Jadi, pastikan lo menikmati karya seni dari jarak aman agar nggak merusak keindahan yang ada.

 

Boleh memotret, asalkan…

Tenang saja, selama berkunjung ke festival seni kontemporer bertaraf internasional ini, lo tetap boleh memotret. Kamera smartphone, pocket camera, sampai DSLR pun diperbolehkan, asalkan lo nggak bawa monopod apalagi tripod di area pameran. Alat penyangga ini bakal memakan cukup banyak ruang, sehingga menyulitkan pengunjung lain untuk berjalan. Selain itu, lampu flash juga nggak boleh dinyalakan, karena bisa mengganggu kenyamanan pengunjung lain yang sedang menikmati karya seni.

 

Jangan bawa makanan dan minuman, ya!

Jangan bawa makanan dan minuman, ya!

Sama seperti peraturan pameran seni pada umumnya, pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman dalam bentuk apa pun. Jadi, kalau lo sudah telanjur bawa makanan, sebaiknya dihabiskan terlebih dulu atau letakkan saja di dalam kendaraan. Petugas loket bakal memeriksa barang bawaan setiap pengunjung. Apabila ketahuan ada makanan atau minuman di dalam tas lo, maka mereka bakal melakukan penyitaan.

 

Satu tiket hanya untuk satu kali masuk

Last, but not least, lo juga perlu tahu bahwa 1 tiket masuk ARTJOG 2019 hanya berlaku untuk 1 kali masuk saja. Dibanderol dengan harga Rp50.000 per pengunjung, tiket karcis ini hanya bisa digunakan 1 kali. Artinya, kalau lo sudah keluar dan ingin masuk lagi, lo harus membayar tiket masuk ARTJOG 2019 kembali.

 

Setelah memahami tata tertib ARTJOG 2019 ini, lo bisa berkunjung dengan santai, aman, dan nyaman. Selamat berlibur!

 

 

Source: idntimes.com

Indonesia Bakal Punya Jurassic Park di Labuan Bajo, Seperti Apa?

Monday, February 10, 2020 - 17:22
Terdapat dua komodo di atas tanah yang berumput.

Salah satu tempat wisata di Indonesia yang paling terkenal tentunya adalah Labuan Bajo. Pemerintah juga terus mengembangkan infrastuktur di area Labuan Bajo. Salah satu pengembangan yang menarik perhatian yaitu akan dibangunnya wisata premium di Pulau Rinca dengan tema seperti yang ada di film Jurassic Park.

 

Pengembangan Pulau Rinca Menggunakan Konsep Geopark

Konsep desain yang akan diterapkan di Pulau Rinca dengan pengunjung berada di sekitar pusat atraksi komodo.

Kawasan Labuan Bajo merupakan salah satu tempat wisata yang paling diprioritaskan pembangunannya oleh pemerintah. Salah satu area yang akan mulai dikembangkan yaitu di Pulau Rinca yang berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat.

Pengembangan yang dilakukan di Pulau Rinca akan cukup signifikan karena area ini akan dijadikan salah satu destinasi wisata yang premium. Pulau Rinca akan dikembangkan dengan konsep pendekatan geopark. Konsep ini akan membuat Pulau Rinca tetap memiliki keindahan alamnya karena akan fokus pada perlindungan dan warisan geologi yang telah ada. Pengembangan ini memang memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi alam di Pulau Rinca secara berkelanjutan.

 

Konsep Desain di Pulau Rinca akan Mirip dengan Jurassic Park

Memiliki tema seperti di film Jurassic Park, pembangunan Pulau Rinca tidak akan mengganggu apalagi merusak habitat Komodo. Nantinya di tempat ini akan dibuat Dermaga Loh Buaya dengan luas hingga 400 meter persegi dan dibuat menyerupai bentuk lidah Komodo. Pengunjung yang datang juga masih bisa melihat Komodo tapi hanya dalam satu titik saja. Jadi nanti akan dibuat sebuah tempat khusus yang dimanfaatkan untuk melihat aksi komodo.

Di Pulau Rinca terdapat sekitar 45 liang habitat komodo. Namun, nantinya hanya ada satu liang saja yang akan digunakan sebagai atraksi untuk wisatawan. Hal tersebut dilakukan agar komodo tidak akan merasa terganggu dengan kehadiran para wisatawan yang berada di sana.

 

Fasilitas Keren yang Akan Dibangun di Pulau Rinca

Konsep area trekking untuk wisatawan yang ingin berjalan kaki di sekitar Pulau Rinca.

Selain terdapat tempat khusus yang bisa memperlihatkan kegiatan para komodo, di Pulau Rinca juga akan dibangun sejumlah fasilitas yang keren lainnya. Salah satunya adalah dibangunnya jalur jalan kaki untuk para wisatawan dengan struktur melayang. Hal itu dibuat agar para wisatawan bisa leluasa berjalan kaki tanpa mengganggu aktivitas komodo yang berada di bawahnya.

Nggak hanya itu saja, fasilitas lain yang direncanakan untuk dibangun di Pulau Rinca antara lain kafe, pusat oleh-oleh, pusat informasi, toilet umum, penginapan untuk peneliti dan pemandu wisata dan bahkan beberapa spot untuk selfie. Pembangunan juga akan fokus untuk menata rumah-rumah warga yang ada di sekitarnya. Nantinya rumah warga akan didesain dengan rumah tradisional Manggarai sehingga tetap menunjukkan kearifan lokalnya.

Kementrian PUPR telah menyiapkan sejumlah dana hingga 52 miliar rupiah untuk pembangunan di Kawasan Pulau Rinca. Proyek pembangunannya sendiri baru mulai dilakukan di bulan Februari 2020 dan dijadwalkan akan selesai pada Desember 2020 mendatang.

 

 

Sources: goodnewsfromindonesia.id, kompas.com, viva.co.id