Trending
Senin, 21 Agustus 2023

DARI NGEROCK, NGEJAZZ, HINGGA PESTA SKA WARNAI HARI KE-2 THE 90'S FESTIVAL

  • Share
  • fb-share
DARI NGEROCK, NGEJAZZ, HINGGA PESTA SKA WARNAI HARI KE-2 THE 90'S FESTIVAL

Ada yang udah bisa move on dari The 90's Festival? Nggak usah bingung kalo lo masih terngiang-ngiang sama euforia keseruannya. Karena seperti kata Tipe-x pas manggung di MLDSPOT Stage: "Kamu Gak Sendirian"! Hahaha! Liat aja timeline medsos, banyak yang masih posting keseruan selama festival kemarin, kan? 

Well, The 90's Festival kemarin bisa dibilang emang sukses besar. Yang dateng nggak cuma ngerasain nostalgia bareng musisi top 90-an, tapi juga bener-bener kayak masuk mesin waktu karena bisa nikmatin banyak permainan yang dulu pernah hype. Menariknya, pengunjung yang dateng nggak cuma dari generasi 90-an aja, tapi juga sampe Gen Z! Nah buat nge-recall keseruannya, baca sampe abis. Kita tuang semua kejadian-kejadian tak terlupakan, tepatnya di hari kedua, Minggu (13/8). Sedangkan buat kegilaan di hari pertama, lo bisa baca di artikel gue sebelumnya. Gas!!

Beda dengan hari pertama, di hari kedua kemarin Gambir Expo Kemayoran udah padet sama penonton sejak siang. Padahal performer pertama, Pas Band itu baru dimulai jam 15.25 WIB. Mereka yang udah dateng duluan itu banyak yang manfaatin waktu dengan foto-foto, nyobain games ke booth, hunting barang-barang vintage, ataupun kulineran. 

Setelah nikmatin suguhan musik dari Pas Band, pengunjung yang mulai ke-recall memori masa SMA-nya lanjut ke MLDSPOT Stage buat nonton Edane. Gairah ngerock yang dulu pernah dirasain di masa muda bergelora lagi di sini. Apalagi pas band yang lahir dari 1991 ini bawain lagu "Kau Pikir Kaulah Segalanya" yang disambut dengan sing along semua penonton. 

edane band konser

Abis itu, audience lalu bersantai sejenak nonton penampilan solo Rick Price sambil nikmatin langit senja. Sepengamatan gue sih di sini agak sedikit ya Gen Z yang nonton. Tapi buat penonton 90-an nggak perlu ditanya lagi. Musisi asal Australia ini sukses menghibur semuanya lewat permainan gitar dan piano saat ngebawain sejumlah lagu andalan seperti "If You Were My Baby", "River of Love", "Nothing Can Stop Us Now", "Bridge Building Man", dan "Heaven Knows".

Selepas langit berganti ke malam, pengunjung festival bener-bener membludak. Mereka terpecah ke tiga panggung yang penampilnya berjalan hampir bersamaan. MLDJAZZPROJECT Season 3 featuring Rio Febrian tampil lebih dulu di MLDSPOT Stage. Terpantau penonton begitu padat bahkan sampai memenuhi arena di belakang tenda kontrol audio. Nah lo bayangin deh tuh seriuh apa mereka pas duet ini bawain lagu "Aku Bertahan". Kayaknya semua yang dateng hari itu emang pernah patah hati ya? Hahaha! Soalnya nyanyi barengnya menghayati banget, Bro! 

Jelang 10 menit sebelum lagu terakhir, beberapa penonton ada yang berlarian pindah ke stage tempat The Fly manggung. Di sini juga wadidaw, Bro! Terutama pas The Fly bawain lagu andalannya "Terbang" yang disambut sing along sama semuanya. Nggak lama abis itu, banyak yang langsung bergegas ke panggung utama di sebelahnya, untuk bernostalgia bareng Ahmad Band yang tampil spektakuler dengan lagu-lagu dari satu-satunya album mereka. 

ahmad dhani konser

Ada momen unik pas Ahmad Band tampil menghibur penontonnya. Waktu ngebawain lagu "Dimensi", Ahmad Dhani lupa sama liriknya. Sambil berimprovisasi dia lalu bilang, "Mana liriknya?". Rupanya, kru bandnya emang belum nyertain lirik lagunya gitu, Bro! "Aku marah sekali ini karena enggak bisa baca liriknya di sini," kata Dhani. "Malam ini saya pastikan ada manajer yang enggak dibayar, biar tahu rasa. Memang liriknya susah dan dibolak-balik. Jadi kalau enggak ada di prompter agak sulit," kelakar Dhani setelah lagu Dimensi berakhir. 

Tapi meski ada momen itu yang mengundang tawa dari penonton, penampilan band yang berisi para maestro di dunia musik Tanah Air ini tetap berhasil menyuguhkan aksi prima sepanjang pertunjukkan. Penampilannya pun berbalas nyanyian bareng dari para penonton, terutama di lagu "Aku Cinta Kau dan Dia" dan "Madu Tiga".

Selang sebentar selepas Ahmad Band, pengunjung kembali terbagi ke panggung yang menampilkan dua band yang memutuskan reuni setelah lama vakum. Apalagi kalo bukan Boomerang dan Cokelat! Dua panggung ini sama-sama penuh, Bro. Ya abis gimana dong, Cokelat dan Boomerang kan emang ikon musik 90-an yang punya banyak lagu hits di zamannya. Jadi nggak usah heran kalo sepanjang konsernya diwarnai karaoke massal yang cukup terdengar saling bersautan, apalagi kalo lo di barisan belakang penonton. 

Nah, sampe tiba gilirannya Tipe-x tampil nih, Bro. Wah, MLDSPOT Stage saat itu makin menjadi lautan manusia lintas generasi. Nggak cuma penonton, mereka yang sebenernya bertugas menjaga stand bahkan sampe pihak keamanan pun nggak kuat menahan diri untuk nggak ikutan joget ska! Di hampir semua lagu yang dibawain Tipe-x, mulai dari "Mawar Hitam", "Salam Rindu", sampe "Genit", semuanya ikut bernyanyi. 

Terus walaupun temponya diturunin pas lagu "Selamat Jalan", Tipe-x kembali mengguncang arena dengan lagu "Kamu Nggak Sendirian". Pokoknya The 90's Festival saat itu mendadak jadi pesta ska deh, Bro. Lo ikutan nggak waktu itu? Pecah parah, kan?!

Semakin malam, suasana justru makin rame. Booth MLDSPOT Art n Sound yang ngadain Karaokey juga dipenuhi para generasi muda dan 90-an yang ikutan melepas penat sambil menunggu performer idolanya tampil. Nggak sekadar nyanyi, mereka juga ngelampiasin energi sambil berjoget bareng inner circle-nya. Apalagi pas DJ Mekar Disko x Faiz Salmen muterin lagu Kugadaikan Cintaku dari Gombloh yang disambut bikin suasana makin panas. 

karaoke mldspot

Berlanjut ke jam setengah 10 malam, pengunjung festival terbagi dua ke panggung yang menampilkan Padi Reborn dan Java Jive. Semua seolah udah terjebak dalam hingar bingar pesta 90-an karena kedua performer ini pun punya banyak lagu hits yang enak buat dinyanyiin bareng. Waktu Padi Reborn bawain "Mahadewi" misalnya, semua penonton ikut bernyanyi sambil melambaikan tangan ke atas. Termasuk ketika band yang dibentuk tahun 1997 ini bawain lagu "Semua Tak Sama" yang dulu mempopulerkan namanya. 

Di penghujung festival, semua penonton bersatu di panggung utama buat menyaksikan band internasional yang paling ditunggu: The Cardigans. Meski nggak banyak bikin audience sing along, penampilan atraktif dari sang vokalis Nina Persson bener-bener menyempurnakan pesta musik 90-an malam itu. Terutama pas band asal Swedia ini ngebawain lagu "Carnival", "Lovefool", dan "My Favourite Game" yang bikin semua penonton bersorak dan melompat-lompat bersama-sama. 

Begitulah keseruan tak terlupakan di hari kedua yang menurut gue penuh warna dan makna. Mulai dari ngerock, ngepop, ngejazz, sampe joget ska, semuanya ada dan disukai seluruh pengunjung. Ini cukup jadi bukti kalo lagu-lagu 90-an emang nggak lekang oleh waktu. Karya-karya yang lahir di era ini bukan milik Generasi 90-an atau milenial semata, tapi juga diterima dengan baik semua generasi termasuk gen Z. Setuju? 

Coba spill di kolom komen, penampilan siapa yang menurut lo paling bikin lo susah move on? Well, sampe ketemu lagi di konser-konser berikutnya ya, Bro! Salam 90's!

Comments
Putra Pratama
Mantap bro
Fadya Aulia
seru banget