Trending
Jumat, 23 Oktober 2020

Jadi Tempat Tinggal Sekaligus Tempat Nongkrong: This is Co Living!

  • Share

Masih cukup berisiko untuk keluar dari rumah dan nongkrong bersama teman-teman di bar atau coffee shop langganan lo terkait dengan kondisi seperti ini. Well, pembatasan ini harusnya tidak membuat sosialisasi lo terhambat, ya?

Melakukan pertemuan secara virtual di depan layar laptop atau komputer, jadi salah satu habit baru untuk banyak kalangan karena keterbatasan itu. Sisi positifnya adalah banyak kalangan juga yang akhirnya benar-benar melek teknologi.

Melek teknologi ini bukan hanya untuk kebutuhan seperti itu saja, bahkan, untuk urusan bisnis – yang tadinya masih menggunakan berbagai cara konvensional untuk mengoperasikan bisnisnya, kini sudah beralih ke cara digital, yang artinya – sebuah kemajuan.

Tapi terlepas dari hal itu semua, terkadang lo pasti merasa ingin lepas sejenak dari ‘teknologi’ dan menghempaskan diri di obrolan tak terbatas tanpa melihat layar ponsel sedikit pun. Hal ini biasanya bisa lo lakukan bersama teman-teman, betul nggak bro?

Tapi apa daya juga, segala pembatasan ini hanya membuat lo terpaku oleh teknologi saja. Seiring dengan tren yang ada, ada salah satu konsep gaya hidup yang cukup menarik buat lo ikuti nih bro. Namanya Co Living.

Co Living adalah sebuah konsep tempat tinggal yang memadupadankan banyak hal sehingga tempat tinggal juga bisa jadi tempat tongkrongan! Ini sepertinya bisa diterapkan di kondisi-kondisi seperti ini di mana pergerakan lo di luar sana dibatasi.

Co Living jadi salah satu opsi baru buat anak muda atau millennial yang ingin tetap nongkrong bersama teman-teman di wilayah perkotaan dan tetap memerhatikan protokol yang ada. Lalu sebenarnya, bagaimana konsep Co Living ini?

 

Konsep Hunian Co Living

Co Living jadi opsi yang cukup bijak buat millennial yang pengin tempat tinggal sekaligus tempat nongkrong di tempat yang sama!

Credit Image: rumahhokie.com

Co Living atau communal living adalah konsep tempat tinggal atau rumah yang menyerupai desain asrama, atau umumnya seperti kos-kosan. Hal ini membuat Co Living bisa menampung banyak penghuni sekaligus.

Kurang lebih mulai dari tahun 2010 lalu, konsep ini kembali diadaptasi dan jadi tren di berbagai negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Anak muda yang belum berkeluarga dan masih ingin santai bersama teman-teman, Co Living jadi opsi paling bijak buat mereka.

Well, tidak seperti kos-kosan juga karena konsep hunian Co Living ini mempunyai kenyamanan, segala fasilitas yang lengkap dan juga manajemen yang sangat professional. Fasilitas yang lengkap itulah yang bisa membuat lo nongkrong sama-sama tanpa perlu pergi ke luar rumah.

 

Jadi Bagaimana Bentukan Co Living Ini?

Co Living jadi opsi yang cukup bijak buat millennial yang pengin tempat tinggal sekaligus tempat nongkrong di tempat yang sama!

Credit Image: coliving.com

Sedikit mirip dengan apartemen, namun lo seperti menyewa unit kamar saja untuk tidur dan aktivitas lainnya bisa lo lakukan di fasilitas bersama yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Apakah lo jadi tidak punya privasi?

Tetap ada dong, lo tetap punya privasi karena unit kamar lo hanya lo saja bisa mengaksesnya. Namun fasilitas lainnya seperti memasak, makan sampai tempat untuk bekerja, sudah disediakan dan bisa digunakan oleh lo yang tinggal di sana bersama-sama yang lain.

Alhasil, lo seperti nongkrong tiap hari saja bro. Sekarang lo khawatir akan kebersihan dan kenyamanan di sana? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya kalau Co Living biasanya mempunya manajemen yang professional.

Sehingga lo tidak perlu repot mengurus pekerjaan rumah, memerhatikan kebersihan kamar even fasilitas bersamanya – sudah ada yang mengurus dan diatur sedemikian rupa oleh manajemen professional tersebut. Layanan kebersihan sudah pasti ada di sana.

 

Memangnya Ada Fasilitas Apa Saja?

Co Living jadi opsi yang cukup bijak buat millennial yang pengin tempat tinggal sekaligus tempat nongkrong di tempat yang sama!

Credit Image: medium.com

Once lo sudah sewa unit kamarnya untuk beristirahat, lo punya akses segala fasilitas yang ada di sana, bro. Pertanyaan lo selanjutnya adalah, memangnya ada fasilitas apa saja di Co Living ini? Lumayan banyak bro!

Sebut saja seperti ruang santai bersama, tempat berolahraga seperti gym, ruang meeting, rooftop buat nongkrong, kafetaria, sampai ruang kerja khusus yang tenang buat para penghuni yang menginginkan ketenangan.

Semua fasilitas itu bisa lo akses dan sepertinya, lo tidak perlu ke mana-mana lagi nih bro. Urusan nongkrong, ketemu teman dan hal sejenisnya – sudah pasti bisa lo lakukan tiap waktu.

Wah bagaimana nih bro? Konsep Co Living ini memang menarik sih buat anak muda yang tinggal di perkotaan. Instead of tinggal di apartemen atau di kos-kosan, Co Living ini jadi salah satu opsi yang cukup bijak untuk lo pilih.

But after all - bebas sih bagaimana keputusan lo saja, bro. Yang jelas – selalu ada kelebihan dan kekurangan untuk sesuatu hal. Akan tetapi untuk Co Living ini, lo tidak perlu khawatir akan kesepian karena lo selalu berbagi dengan penghuni lainnya!

 

Feature Image – theguardian.com

Comments

Woke banget nih
Awesomeee...