Trending
Kamis, 17 Oktober 2019

Jelajah Dunia Sneakers A-Z Bersama Anugrah Aditya

  • Share

Berawal dari hobi, kemudian berubah jadi ladang bisnis pribadi. Siapa yang nggak mau hidup dengan impian tersebut? Nah, ungkapan itu tepat menggambarkan sosok Anugrah Aditya akan sneakers.

Siapa sangka rasa cintanya pada alas kaki bisa membawa Adit ke beragam pengalaman dan kesempatan berharga. Kelebihan yang Adit rasakan pun dinilai wajar karena belakangan ini industri sneakers memang sedang naik daun.

Memiliki julukan lebih dari sekadar kolektor, Adit sendiri menjadi content creator dari THE SNKRS buat para sneakerheads Indonesia yang mau terus update soal isu sepatu. Adit juga lah salah seorang yang berjasa di balik hadirnya event tahunan Jakarta Sneaker Day. Kalau mau dengar versi lengkapnya, lo bisa gali lebih dalam lewat cerita berikut ini!

 

Dari Penunjang Penampilan, Jadi Ketagihan

Anugrah Aditya terus berkontribusi untuk industri kreatif nusantara dengan cara mempopulerkan brand sneakers lokal

Sneakers bukan menjadi jalan pertama bagi Adit untuk membangun namanya. Pria kelahiran Jakarta ini justru dikenal terlebih dulu sebagai musisi. Nama yang diperhitungkan pun sejalan dengan pekerjaan yang harus mementingkan penampilan. Inilah awal mula bagi Adit untuk terjun lebih dalam di dunia sneakers.

Kecintaan Adit untuk sneakers bukan berdasar pada penampilan saja. Perpaduan yang mementingkan desain dan fungsi membuat Adit kian penasaran dengan sneakers. Fungsi pada sneakers memang jadi indikator penting dan bahan ‘jualan’ di industri tersebut. Berbagai inovasi sneakers terus dilahirkan dan itu yang membuat Adit semakin ketagihan.

Memiliki berbagai kegunaan adalah indikator Adit saat mencari sneakers idamannya. Meski begitu, desain sneakers menjadi poin terpenting yang selalu Adit prioritaskan.

“Buat saya yang paling penting desain karena di dalamnya termuat aspek fungsional. Meskipun rarity atau scarcity bukan pertimbangan, tapi sering kali sepatu dengan desain dan fungsi yang bagus nggak banyak diproduksi oleh brand-nya. Bagi saya personal, desainlah yang terpenting,” jelas Adit.

 

Momen Berkesan Bersama Virgil Abloh

Adit dan Virgil Abloh, perancang sneakers Nike Air Presto x Off White “The Ten” 1 sekaligus Founder Off-White dan Artistic Director Louis Vuitton

Sama seperti Urbaners pada umumnya, koleksi sneakers Adit bermula dari Converse Chuck Taylor berkat desain klasik yang dimilikinya. Dari situ, koleksi Adit terus bertambah seiring waktu. Meski begitu, Adit berprinsip untuk membatasi koleksi sneakers yang dimilikinya di angka 35. Itu diterapkan agar proses pemakaian dan perawatan dapat berjalan optimal. Kalaupun bertambah, Adit prefer menjual satu sneakers untuk menggantinya dengan model baru.

Artinya, Adit menempatkan sneakers sebagai barang koleksi bernilai investasi. Sneakers yang diinvestasikan pun bukan tandanya hanya Adit pajang dan didiamkan. Menurutnya, sneakers yang sudah dipakai pun masih memiliki nilai jual. Namun, tetap harus rajin merawat dan lihat juga asal-usul sneakers tersebut. Alasan release, hasil kolaborasi, tingkat kelangkaan, sampai sejarah di balik jadi indikator profit sneakers bisa mencapai 600-1.000% dari harga aslinya.

Dari sekian banyak koleksi sneakers yang dimilikinya, Nike Air Presto x Off White “The Ten” 1 jadi model yang nggak bakal pernah Adit jual. Selain desain yang membuat Adit jatuh hati, sneakers itu adalah salah satu dari sepuluh sepatu limited item yang didesain oleh Founder Off-White dan Artistic Director Louis Vuitton, Virgil Abloh. Di baliknya pun ada personal story karena Adit bisa bertemu dengan Virgil di Singapura untuk launching model sneakers tersebut.

“Bertemu dan berdialog langsung dengan Virgil, menerima salah satu dari sepuluh koleksi Nike Blazer Off White, dan ditandatangani sepatunya oleh Virgil. Sampai sekarang masih nggak percaya kalau saya yang terpilih,” kenang Adit yang merasa sangat terapresiasi sebagai content creator. Adit dipilih Nike atas usahanya dalam membuat konten seputar sneakers pada platform YouTube. Adit berusaha nggak membatasi dirinya sebagai kolektor sneakers saja.

 

Jadi Sarana Berbagi Informasi Sneakers

Adit terus berkontribusi sebagai content creator dengan membagikan pengetahuannya seputar dunia sneakers

Sadar akan pengalaman dan pengetahuannya seputar sneakers sudah tergali cukup dalam, Adit memutuskan untuk nggak memendamnya sendiri saja. Lewat kanal bernama AdityalogyTV, Adit mengunggah konten seputar sneakers yang aktif sejak April 2016 lalu melalui segmen The SNKRS. Kanal tersebut Adit ciptakan setelah melihat adanya kebutuhan dari merek-merek sneakers untuk bekerja sama dengan content creator.

Benar saja, banyak merek-merek sneakers yang mulai menggandengnya sejak Adit rajin membuat konten di YouTube. “Beberapa tahun ini karena resmi bekerja sama dengan berbagai brand, saya nggak lagi membeli sneakers. Antara menerima seeding product dari mereka atau sekadar pinjam untuk saya review,” ucap Adit yang kontribusinya untuk industri sneakers di Indonesia berlanjut sampai acara tahunan Jakarta Sneaker Day.

Jakarta Sneaker Day adalah wadah bagi para sneakerheads di Indonesia. Lewat acara tersebut, sneakers brand jadi punya acara khusus untuk memasarkan produknya. Selain itu, para komunitas sneakers pun bisa berinteraksi satu sama lain. Meskipun Adit nggak ikut komunitas mana pun, dia mendukung kehadiran perkumpulan sneakers yang turut menumbuhkan gairah pegiat bisnis lokal.

 

Potensi Industri Sneakers di Indonesia

Adit dan sejumlah koleksi sneakers miliknya

Untuk saat ini, Adit masih disibukkan dengan beragam urusan yang berkaitan dengan sneakers. Selain membuat rencana agenda tahunan Jakarta Sneaker Day sebagai Head Marketing Communication, Adit pun tengah mengembangkan situs yang fokus memberitakan isu sneakers sampai pop culture di Indonesia. Adit juga turut berpartisipasi untuk membuat podcast soal pop culture di Indonesia bernama Cultural Journal.

Adit menambahkan, upayanya dalam mempopulerkan sneakers bukan tanpa alasan. “Dengan saya membagi info tentang sneakers, selain memberikan secara audio visual pengalaman memakai dan konstruksinya, saya juga berharap ini memicu keseluruhan ekonomi kreatif untuk lebih maju. Membuat dan memperkenalkan produk indonesia ke luar negeri. Saya rasa tugas saya cukup memberikan trigger dan dukungan berupa konten,” ujarnya.

Apa yang dilakukan oleh Adit jadi bagian dari memanfaatkan kesempatan popularitas industri sneakers saat ini. Adit menilai Indonesia punya creative power yang nggak main-main soal produk lokal yang berpotensial, terutama di wilayah Asia Pasifik. “It’s already happening and I want to be part of it. Ikut bangun negara ini supaya nggak selamanya jadi bangsa konsumen, tapi juga bangsa creator,” pungkas Adit yang sering membagikan kecintaannya pada sneakers melalui akun Instagram @Adityalogy.

Comments

Mantap banget
Sneaker ga ada abisnya