Trending
Senin, 05 Maret 2018

Pusakata Menjadi Penutup Yang Syahdu Stage Bus Jazz Tour

  • Share

Memasuki hari ketiga yakni hari terakhir Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2018. Stage Bus Jazz Tour masih menyajikan musisi-musisi papan atas yang luar biasa. Just One, Indro Hardjodikoro Project, Rendy Pandugo dan Pusakata berhasil menemani santap malam ataupun pengunjung yang sedang munchies. Pada malam itu, areal foodcourt tampak penuh dan sesak karena antusiasme para penonton akan musisi-musisi tersebut.

 

Just One

Menggunakan outfit casual, vokalis menggunakan denim jacket dan sneakers, dan para instrumen lainnya yang terbagi menjadi dua warna, hitam dan pink, mereka berhasil menghibur para pengunjung dengan penampilannya yang mencover berbagai macam genre menjadi jazzy. Seperti lagu Bon Jovi yang berjudul "Thank You For Loving Me" atau lagu Bob Marley "Could You Be Loved". Lagu-lagu tersebut menjadi sangat berbeda ketika dibawakan oleh mereka, karena aransemennya yang berubah total tetapi sangat menarik untuk didengar. Tidak hanya itu, Fitri Novianti sang vokalis juga sesekali turun dari panggung dan mendekati penonton dan mengajak bernyanyi bersama. Sore itu terasa lebih ceria bersama Just One. Terdapat pula beberapa penonton yang datang dari jauh untuk mensupport Just One, salah satunya berasal dari kota mereka sendiri yakni Mataram, Lombok.

 

Indro Hardjodikoro Project

Hari mulai malam, tepat pukul 18.45 kini giliran salah satu juri MLDARE2PERFORM yakni Indro Hardjodikoro dengan salah satu band-nya. Tidak pakai basa-basi saat pembukaan mereka langsung menunjukkan kepiawaiannya memainkan alat musik. Mereka membawakan lagu "Always There" dan "Dancing Fest" merupakan lagu yang ada di album perdananya. Mereka juga membawakan lagu-lagu lawas seperti "She's Always a Woman" dari Billy Joel dan "Norwegian Wood"-nya The Beatles. Terlihat raut wajah para penonton takjub dan juga sangat serius melihat jentikan bass dari Indro Hardjodikoro ataupun saat personel lainnya melakukan solo. Spotted, 2 personel Barasuara yakni Gerald Situmorang dan Marco Steffiano yang juga serius menonton mereka. Bahkan Marco sempat teriak tanda kagum akan penampilan sang drummer dari Indro Hardjodikoro Project.

 

Rendy Pandugo

Pada penampilan ketiga giliran musisi yang sukses memperkenalkan warna musknya lewat platform streaming Soundcloud. Randy Pandugo sukses membuat sesak areal foodcourt Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2018. Bisa dibilang, ini adalah moment paling ramai dalam 3 hari. Pada saat itu berjalan pun terasa sulit. Lagu-lagunya yang romantis membuat para penonton yang berpasangan terbawa suasana dan berpelukan. Penampilan Rendy terdengar seperti choir, karena para penonton yang rata-rata anak muda ini sangat hafal dengan lirik dan nada dari musiknya. Apalagi saat dy menyanyikan lagu "By My Side", sontak semua berteriak kegirangan.

 

Pusakata

Pusakata sukses menjadi penutup rangkaian Stage Bus Jazz Tour di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2018. Dengan outfit santai celana pendek, ia menyanyikan lagu-lagu hasil karyanya saat masih di Payung Teduh dengan versi berbeda. Kental dengan suasana jazz, lirik yang puitis ini terasa lebih indah dan fresh. Penonton yang tadinya duduk di meja foodcourt langsung mendekat ke depan panggung. Tidak ada batas antara Pusakata dan penonton membuat penampilannya terasa lebih intim. Penonton pun terlihat sangat terbawa dengan musik pria berambut keriting ini, semua sing a long dari awal sampai akhir penampilannya.

Comments

No one has commented yet. Be the first to comment on this article!