Trending
Senin, 21 Agustus 2017

Venue Konser Musik Yang Tidak Biasa

  • Share
  • fb-share
Venue Konser Musik Yang Tidak Biasa

Biasanya konser musik diadakan di sebuah tanah yang lapang atau sebuah hall yang besar. Tempatnya pun biasanya yang sudah cukup mempuni dari segi kapasitas penonton serta daya listrik yang besar. Namun apa jadinya ya Urbaners kalau konser musik diadakan di tempat-tempat tidak biasa, bisa jadi terdengar aneh. Berikut beberapa venue konser musik yang tidak biasa.

 

Antartika

Menuju ke benua paling selatan dunia yang selalu diselimuti es yang tebalnya mencapai 1 mil, Antartika. Benua ini tidak memiliki penduduk tetap, akan tetapi ditinggali oleh peneliti dari berbagai negara yang total berjumlah sekitar 4000 orang. Hampir tidak mungkin untuk sebuah band menggelar konser di benua ini. Selain karena jumlah penontonnya, ditambah pula dengan suhu dan cukup sulit untuk mencapai ke Antartika serta hal-hal lain yang akan menghambat jalannya konser. Pada tahun 2013, Metallica, merupakan band heavy metal asal California yang pernah membuktikan bahwa bukan hal yang mustahil untuk membuat sebuah konser di benua tersebut. Tampil di sebuah dome yang dibuat khusus, di depan sekitar 120 orang penonton.

 

Arena Bowling

Mungkin di antara Urbaners sering mendengar konser atau acara musik yang diadakan di sebuah restoran atau bar yang diubah sedemikian rupa untuk menampilkan sebuah band. Entah itu dibuat panggung dengan level atau dibuat sejajar dengan penonton. Namun apa jadinya bila acara musik diadakan di sebuah arena bowling. Cukup jarang terjadi. Hal tersebut pernah dilakukan oleh duo rock asal Detroit, The White Stripes. Saat melakukan tour di Kanada pada tahun 2007, mereka memilih tempat tur yang tidak biasa salah satunya di Saskatoon Bowling Alley. Hal yang sama juga pernah dilakukan oleh musisi asal Amerika, Andrew W.K.

 

Rumah Sakit Gangguan Mental

Coba lo bayangkan ada sebuah konser musik diadakan di sebuah rumah sakit gangguan mental? Mungkin terdengar sangat aneh. Rumah sakit yang identik dengan sebuah ketenangan, diadakan sebuah konser musik yang bisa dibilang cukup bising karena pasti menggunakan pengeras suara. Pada tahun 1978, The Cramps mengadakan sebuah konser musik di Napa State Mental Hospital, San Francisco. Apalagi genre yang mereka usung cukup keras yaitu punk rock. Identik dengan lagu-lagu yang menggunakan distorsi serta beat yang cepat. Mereka tidak hanya sendiri, tetapi bersama band asal kota tersebut yaitu The Mutants.

 

Kabin Pesawat

Kabin Pesawat

Pesawat biasanya digunakan untuk transportasi orang, mengantarkan barang untuk jarak yang jauh atau untuk sebagai salah satu alat pertahanan negara. Mungkin hampir tidak pernah terpikirkan untuk membuat sebuah konser musik dalam kabin pesawat. Selain cukup sulit mengubahnya menjadi sebuah arena musik, penonton yang dapat tertampung pun tidak begitu banyak. Ini pernah dilakukan beberapa tahun lalu oleh band rock asal Inggris, Kasabian. Mereka bermain dalam kabin pesawat Boeing 747 bertempat di Bruntingthorpe Aerodrome, Leicester.

 

Gua

Di Indonesia, biasanya gua dijadikan sebagai objek wisata. Namun apajadinya sebuah gua dijadikan sebagai venue konser musik? Tentunya itu bukan perkara mudah Urbaners. Di Jepang terdapat gua yang dapat dijadikan tempat konser yaitu Cave Cafe. Selain di Jepang, terdapat juga gua yang biasa dijadikan venue konser yaitu di Cumberland Caverns, Tennessee, Amerika Serikat. Letaknya berada di bawah tanah dengan kedalaman lebih dari 300 kaki. Bahkan disini tiap bulannya terdapat concert series yang diberi nama Bluegrass Underground.

 

Gimana Urbaners? Pernah nggak lo ngikutin konser di venue unik kayak di atas?

Comments
Teddy yunanda
thanks infonya
Yusuf Malik Sujatmiko
Kereeennnnnnn