Trending

Later Just Find Bangkitkan Nostalgia Musik Era 80-an

Urbaners, rasanya tak dapat dipungkiri kalau musik dari dekade ‘80-90-an memang selalu punya tempat di hati para penikmat musik. Selain alunan musik yang orisinal, musik era ‘80-an dan 90-an juga everlasting dan selalu enak didengarkan. Hal itulah yang menjadi alasan grup band Later Just Find untuk bereksperimen dengan musik retro 80-an.

Tidak hanya mengobati rindu para pecinta musik ‘80-an, grup Later Just Find juga mencoba mengkombinasikan musik retro dengan gaya musik masa kini untuk menghasilkan sensasi segar. Bagaimana kisah perjalanan grup band Later Just Find dari awal terbentuk hingga sukses merebut hati para pecinta musik ‘80-an? Yuk, simak kisahnya di sini!

Berawal Dari Kerinduan Pada Musik Era ‘80-an

Later Just Find Tampil Di Panggung Suatu Acara Musik

Later Just Find adalah grup band dengan 3 personil vokalis dan 4 personil instrumentalis. Mereka adalah Meilita Kasiman (vokal), Beyon Destiano (vokal), Saud Purba (vokal), Yoshua Perwirana (gitar), Krisna Aristia (bas), Restha (kibor), dan Nikolas Praditya (drum).

Uniknya, para anggota Later Just Find juga memiliki pengalaman sebagai musisi pendukung sejumlah band kondang. Sebut saja Meilita yang aktif sebagai backing vocal Maliq & d’Esstentials, Yoshua yang jadi gitaris Petra Sihombing dari tahun 2009-2014, Beyon yang jadi backing vocal Mario Ginanjar (Kahitna) dari 2012–2014, dan Saud yang sempat masuk tim Glenn Fredly di The Voice Indonesia.

Band ini sendiri terlahir di pertengahan 2017 karena rasa kangen personilnya akan musik yang berbunyi human di tengah maraknya musik yang mengedepankan suara komputer. Namun, mereka tidak memungkiri inovasi musik yang terlahir oleh bantuan teknologi. Oleh karena itu, mereka mengusung konsep musik pop dekade ‘80-an yang dikombinasikan dengan elemen musik modern.

Selera dan referensi musik yang sama antar personil Later Just Find membuat grup band ini mantap mengusung konsep musik era ‘80-an. Musisi seperti Stevie Wonder, Michael Jackson, serta Kool & The Gang yang mampu membuat pendengarnya berdisko banyak menginspirasi Later Just Find dalam berkarya.

Ternyata, di luar motivasi, pemilihan nama untuk band ini juga memiliki cerita tersendiri.

“Awalnya saat menentukan nama, kami juga bingung. Terlalu banyak ide nama yang ada di pikiran kami sampai akhirnya salah satu dari kami nyeletuk ntar aja ketemu, langsung saat itu kepikiran di-translate ke bahasa Inggris secara kata per kata. Ntar aja ketemu, later just find. Dan jadilah Later Just Find,” ungkap Meilita.

Later Just Find sendiri memiliki arti khusus yaitu apapun masalah yang dihadapi ntar juga ketemu solusinya, jadi santai dan berdoa saja.

Kendala Musik Disco Pop Dan Video Gaya Retro

Yoshua dan Meilita Tampil Back To Back Di Panggung Bersama Restha

Selain mengusung aliran musik era ‘80-an, Later Just Find juga terkenal dengan gayanya yang nyentrik dan model penggarapan video klipnya yang bergaya retro. Proses pembuatan video itu juga bukan tanpa kendala, lho.

Kendala menggabungkan musik pop disco dengan konsep retro terletak pada originalitas video dengan musiknya sendiri. Untuk menyiasati hal ini Later Just Find berupaya sebisa mungkin menyajikan kostum khas ‘80-an dengan mempertahankan sentuhan modern.

Dalam perjalanan bermusiknya, band ini sudah mengeluarkan single perdananya pada September 2018 dengan judul Berpesta dan dapat dinikmati di semua platform digital. Selain itu Later just Find juga merilis video klip pertama dari Berpesta. November 2018, mereka merilis album Sebelah Mata dan video lirik dari berbagai lagu.

Soal inspirasi dalam menciptakan karya lagu, sebagian besar berasal dari pengalaman pribadi dan curhatan teman-teman yang akhirnya dijadikan lagu. Lalu, ketika ditanya apa rencana selanjutnya, ini jawaban Later Just Find.

“Saat ini kami sedang menyiapkan materi untuk single dan album kedua. Kami juga memiliki konten YouTube yang berisi vlog kami manggung. Selain itu, ada juga konten video live session yang setiap episodenya akan menghadirkan tamu spesial,” ujar Yoshua.