Trending

Putaran Perdana Kejurnas MLDSPOT Auto Gymkhana Berlangsung Sangat Menegangkan

Minggu, 10 Maret 2018, Sport Jabar Arcamanik didominasi dengan suara knalpot mobil dan nyaringnya pergesekan antara mobil dan aspal. Yap, akhirnya perhelatan bergengsi Kejurnas MLDSPOT Auto Gymkhana putaran 1 dimulai. Semua peslalom baik yang pemula, sampai profesional mempersiapkan performa terbaiknya untuk merebut posisi podium tertinggi di akhir acara. Venue yang tampak sesak bukan hanya karena mobil, tetapi antusias warga Bandung yang ingin menyaksikan juga memberi semangat tersendiri bagi para peslalom muda.

Keseruan Heat 1 & 2

Acara telah dimulai pagi hari, sekitar 09.00AM, para peslalom sudah mulai maping. Kelas kejuaraan ini juga dibagi menjadi 4 yakni Kelas A untuk Front Wheel Drive (FWD), Kelas B untuk Rear Wheel Drive (RWD) Kelas F untuk mobil modifikasi dan kelas khusus Instaclass. Dari 220 peserta di Heat 1 akan disortir menjadi 140 untuk lanjut ke Heat 2. Mereka semua diberikan soal yang sama dan bertanding sesuai dengan Kelasnya. Tinggal bagaimana cara mereka menaklukannya soal se-efisien mungkin dan berpacu dengan waktu.

Banyak banget kejadian menarik yang membuat penonton antusias, selain persaingan waktu dalam skala detik, banyak juga kejadian yang menegangkan. Seperti pada saat Heat 1, salah satu mobil Kelas B mendapatkan masalah, ban-nya copot saat di soal pertama. Ban tersebut terlempar cukup jauh dari mobil tersebut. Kejadian menegangkan lainya terjadi juga di Kelas B, salah satu mobilnya tertabrak pembatas beton, benturan yang sangat kencang terdengar. Beruntungnya air bag di dalam mobil langsung terbuka sehingga peslalom tersebut tidak mengalami luka.

Cukup dengan peristiwa yang tidak diinginkan, persaingan di Heat 1 dan 2 cukup sengit di setiap Kelasnya, mereka melewati 4 rintangan dengan waktu yang secepat-cepatnya. Sebagian besar peslalom dapat menaklukan hal tersebut, tinggal perhitungan detik yang menentukan. Akhirnya sekitar pukul 17.00, telah diputuskan 30 peserta dari Kelas A, 15 peserta dari Kelas B, 20 peserta dari Kelas F dan 4 peserta dari Kelas Instaclass lolos ke babak final.

Selebrasi Para slalom berkumpul di sirkuit

Selepas Heat 1 dan Heat 2, peslalom dan juga para penonton beristirahat sejenak dari ketegangan kejuaraan tersebut dengan ceremonial yang spektakuler diiringi DJ Ayudya membuat malam tersebut semakin meriah. Seluruh peslalom yang masuk final pun satu persatu masuk ke dalam sirkuit dengan menaiki atap mobil. Tangan melambai dibawah sorotan lampu menyapa penonton membuat suasana cukup hangat. Mereka adalah calon-calon atlet yang akan membanggakan Indonesia dengan keahliannya dalam Gymkhana. Para penonton di pagar pembatas pun membalas lambaian tangan mereka dengan riang dan tentunya sibuk merekam moment tersebut. Setelah semua berkumpul di dalam sirkuit, semua kompak mematikan mesin dan berdiri dengan sikap sempurna. Mereka bersama penonton menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dengan rasa bangga.

Kompetisi sengit pada babak final

Moment ceremonial tersebut adalah pertanda dimulainya babak terakhir sebagai penentu siapa yang akan berdiri di podium tertinggi. Babak final sangat membuat lo nggak bisa nafas, Urbaners! Pasalnya, persaingan waktu yang sangat sengit, bukan hanya hitungan satuan detik, tapi mencapai 0,11 detik! Bahkan hujan pun tidak mengganggu keseruan pada malam itu. Suara penonton yang berteriak karena kejar-kejaran waktu tersebut membuat suasana menjadi lebih seru dan menegangkan. Akhirnya pemenang Kelas A jatuh pada Rizky Tjahyadi dengan catatan waktu 38,992 detik, dan Kelas F masih diungguli oleh Toyata Team Indonesia yakni  Adrianza Yunial dengan catatan waktu 38,756 detik! Setiap sesi per-Kelas selesai, pemenang langsung berkeliling di atap  mobil dengan membawa bendera kotak-kotak hitam putih diiringi dengan lagu "We'are The Champions" yang dinyanyikan oleh MLDJAZZPROJECT Season 3 dari stage yang berada tepat diatas start point.

Pemenang kategori Instaclass adalah Wanita

Setelah disaring menjadi 4 peserta lolos ke babak final, para peserta Instaclass yang notabene belum pernah mengikuti Gymkhana sama sekali ini juga bertanding ulang untuk memerebutkan juara 1 sekaligus menjadi perwakilan Bandung untuk masuk ke putaran berikutnya. Dan yang mengaggetkan lagi, dari ke 4 peserta yang didominasi oleh pria, pemenangnya adalah Dewinda, mojang Bandung dengan catatan waktu 51.39 detik.

Ia mengaku sangat tidak menyangka mendapat kesempatan untuk mengikuti kejuaraan impiannya, apalagi menang! Wanita ini memang sangat menggemari Alinka sebagai role model-nya, kalau biasanya Dewinda hanya melihat Gymkhana di Youtube atau kursi penonton, kini ia lah yang ada di podium dengan piala di tangannya. Selamat, Dewinda!

Toyota Team Indonesia masih Mendominasi Podium

Sama seperti tahun lalu, sepertinya Toyota Team Indonesia belum mau berbagi podium untuk peslalom lainnya. Pada Kelas F yakni modifikasi, terlihat posisi 4 besar dipenuhi oleh Toyota Team Indonesia, diperingkat pertama ada Adrianza Yunial, lalu kedua Demas Agil, ketiga Anjasara dan yang keempat tentunya Alinka Hardianti. Bagaimana ya aksi mereka di putaran selanjutnya?

MLDSPOT Lounge memberikan kesempatan penonton seperti pembalap

MLDSPOT memang tidak pernah puas dalam memberikan sesuatu yang out of the box untuk para Urbaners. Pada acara Kejurnas MLDSPOT Auto Gymkhana, terdapat MLDSPOT Lounge yang memberikan hiburan menarik untuk setiap pengunjungnya secara gratis! Terletak cukup strategis, membuat siapapun yang duduk di MLDSPOT Lounge dapat melihat semua kejadian di sirkuit. Terdapat sofa nyaman dan coffee bar yang siap untuk menghilangkan dahaga, Darts Game dan yang paling menarik adalah konsol dengan permainan balap lengkap dengan setir dan kursi seperti pembalap sesungguhnya!

Seru banget kan, Urbaners? Kalau lo melewatkannya, tenang masih ada 6 putaran lainnya di Kejurnas MLDSPOT Auto Gymkhana ini!