Trending

Zuckerberg & Hawking Kerja Sama Bikin Pesawat Untuk Cari Alien

Kebayang nggak sih kalau lo bertemu dengan alien dan melakukan kontak langsung dengan mereka? Apa yang bakal lo lakuin? Mungkin dalam waktu dekat ini peristiwa tersebut bakal jadi kenyataan. Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO Facebook, dan Stephen Hawking, fisikawan asal Inggris, bekerja sama dengan milyuner asal Rusia, Yuri Milner, untuk menjelajahi angkasa guna mencari kehidupan lain di luar angkasa. Bagaimana kisahnya?

 

Proyek jangka panjang

Beberapa waktu yang lalu, sebuah tim yang beranggotakan pebisnis dan ilmuwan meluncurkan sebuah proyek ambisius. Sebutlah Mark Zuckerberg, Stephen Hawking, dan Yuri Milner yang bersama-sama membentuk sebuah tim untuk mencari jawaban dari pertanyaan: apakah ada makhluk hidup lain di luar planet kita?

Proyek yang mereka namakan Breakthrough Starshot ini bakal mendesain dan membuat ribuan robot penjelajah luar angkasa. Tujuan pertama mereka adalah menjelajahi Alpha Centauri, tata surya paling dekat dari Bumi yang berjarak sekitar 4,37 tahun kecepatan cahaya. Pesawat yang akan dikirimkan rencananya bakal sampai di Alpha Centauri dalam 20 tahun mendatang.

 

Satu pesawat nggak lebih mahal dari iPhone

Milyuner kelahiran Rusia, Yuri Milner, mengumumkan bahwa dirinya akan mendanai proyek ini dengan $100 juta sebagai permulaan. Sedangkan, perkiraan total biaya yang dibutuhkan oleh proyek Breakthrough Starshot adalah sekitar 5-10 milyar dolar.

Milner bahkan menunjukkan model dari pesawat yang akan digunakan nanti. Sebuah perangkat nano akan dirangkai menjadi “starchip” dan dipasang semacam layar kapal. Starchip ini merupakan sebuah chip komputer yang didalamnya berupa penerima photon, kamera, peralatan komunikasi dan navigasi, serta power supply. Benda ini nggak lebih besar dari perangko dan bakal seharga sebuah iPhone.

 

Pesawat bertenaga laser

Sebuah “mothership” rencananya akan diluncurkan ke orbit Bumi untuk melepaskan ribuan starchip. Kru di Bumi akan menembakkan sinar laser ke layar yang terpasang untuk mendorong mereka dengan kecepatan sekitar 20 persen kecepatan cahaya.

Teknologi ini bisa dibilang murah dan sangat inovatif. Ide ini berasal dari sekelompok ilmuwan tahun lalu yang mengungkapkan bahwa perjalanan antar galaksi sangatlah mungkin dilakukan dengan bantuan pesawat luar angkasa bertenaga dorongan sinar laser.

 

 

Source: voanews.com, itechpost.com