4 Event Creativepreneur yang Mengangkat Potensi Anak Muda Indonesia - MLDSPOT
  • Buzz
  • 4 Event Creativepreneur yang Mengangkat Potensi Anak Muda Indonesia

4 Event Creativepreneur yang Mengangkat Potensi Anak Muda Indonesia

Fri, 24 November 2017

Ketika perkembangan teknologi begitu cepat, industri kreatif dituntut untuk mengimbanginya. Di Indonesia sendiri, banyak sekali industri kreatif yang cukup sukses bertahan, bahkan bisa dibilang sangat diperhitungkan di dunia luar. Kita ambil contoh bagaimana Go-Jek dan Tokopedia menjadi salah satu startup di industri kreatif yang sangat berkembang.

Nggak hanya dalam urusan startup teknologi, banyak bidang kreatif lain yang juga membanggakan Indonesia, mulai dari film, musik dan bahkan dunia game. Nah, untuk menjaga potensi anak muda Indonesia agar bisa tetap bersaing di dunia kreatif, banyak sekali event creativepreneur dengan tema yang menarik banget. Untuk lo yang penasaran seperti apa acara creativepreneur keren yang ada di Indonesia, kita akan bahas beberapa di bawah ini.

 

Brightspot

Brightspot bisa jadi merupakan event pioner dari creativepreneur di Indonesia. Di mulai dari tahun 2003, Brightspot selalu rutin mengadakan Brightspot Market setiap tahun dengan tema yang berbeda-beda seperti fashion, art, culinary, hingga ethnic culture. Nah, untuk tahun 2017 ini, Brightspot mengadakan event spesial bekerja sama dengan Grab. Dengan konsep Modern Culture Festival, acara yang diselenggarakan awal November kemarin mengajak ratusan bisnis kreatif di Indonesia untuk unjuk gigi. Selama 3 hari, event ini dihadiri lebih dari 150 ribu orang lho, Urbaners.

 

Indocraft

Baru saja dilangsungkan 15-19 November 2017 kemarin, Indocraft 2017 mengambil tema batik dan kesenian Indonesia. Kecenderungan kaum millennial sekarang yang lebih memilih pakaian modern dari pada batik, di Indocraft 2017 kemarin memamerkan desain batik modern yang cocok untuk millennial. Nggak hanya batik, kain tenun, tas kulit, dan kerajinan kayu asli Indonesia dengan desain modern juga dipamerkan untuk mengakomodir semua kalangan.

 

We The Fest

Jangan salah, Urbaners, festival musik We The Fest juga termasuk acara creativepreneur lho. Di dalam acara yang baru saja diselenggarakan bulan Agustus kemarin, ada puluhan band indie dari Indonesia unjuk gigi. Kerennya, mereka satu panggung dengan artis papan atas seperti The Kooks, Kodaline, Cash Cash, Dua Lipa, dan lain sebagainya. Dari sini, hadirnya We The Fest diharapkan penyanyi atau band asli Indonesia bisa terus bersemangat menciptakan karya yang orisinal.

 

Creativepreneur 2017

Diselenggarakan awal tahun 2017 kemarin, Creativepreneur 2017 lebih fokus kepada dunia kreatif di bidang teknologi. Acaranya diisi oleh para speaker hebat seperti John Riady pemilik Lippo Group, Alfatif owner Kitabisa.com, Albert Zhang co-founder Traveloka, dan walikota Surabaya Tri Rismaharini. Tujuan dari acara ini lebih untuk memberikan inspirasi bagi penggiat dunia kreatif di bidang teknologi agar terus berusaha menciptakan karya nyata.

Indonesia sudah dapat dipastikan nggak akan kehabisan acara-acara yang berhubungan dengan dunia kreatif. Bahkan setiap dua bulan sekali, di kota besar seperti Jakarta, Bandung atau Surabaya pasti ada event creativepreneur yang sangat menginspirasi. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengangkat Indonesia ke level dunia?

 

Source: kompas.com

Sebelum Ada Playlist, Udah Tau Tentang Mixtape Belum, Bro?

Fri, 15 January 2021
Kalau sekarang terkenal bertukar playlist, zaman dulu ada yang namanya mixtape! udah tau belum bro? simak selengkapnya disini ya!

Untuk mendengarkan lagu, lo tipe yang mana nih, bro – dengerin lagu dari artisnya langsung satu album, atau suka mengkompilasi lagu-lagu kesukaan lo ke dalam satu playlist?

Sekarang sepertinya bertukar playlist di sosial media udah jadi hal yang biasa – karena pasti sesekali aplikasi musik online lo juga menawarkan playlist untuk lo dengarkan setiap harinya dan dengan suasana yang berbeda. Nggak mungkin kan lo dengerin playlist yang sendu pas lagi party sama temen-temen lo?

Tapi ada hal yang perlu lo ketahui nih – sebelum ada playlist, ada yang namanya seniornya yang udah hadir dan hits di jamannya nih, bro, namanya Mixtape. Meskipun tampilannya berbeda, tapi cikal bakal playlist itu dari mixtape!

Sebelum tau apa perbedaan dari playlist dan mixtape, lebih baik kenalan dulu sama mixtape yuk, bro. Simak selengkapnya di bawah ya!

Sebenarnya, Apa sih Mixtape?

Kalau sekarang terkenal bertukar playlist, zaman dulu ada yang namanya mixtape! udah tau belum bro? simak selengkapnya disini ya!

Credit image – dreams time

Sekarang untuk dengerin lagu lo tinggal menggunakan handphone lo dan memilih aplikasi musik apa yang lo pilih. Cukup simple dibandingkan dengan jaman dulu yang mengharuskan lo untuk memilih kaset dari musisi atau lagu yang mau lo pilih dan memasukannya ke walkman dulu baru dengerin – atau mungkin ada dari lo yang bahkan nggak nge-zamanin ini.

Nah biar nggak kesusahan milih lagu yang lagi lo suka dan looping buat didengerin, lalu akhirnya lo menyusun satu kaset yang berisi kompilasi lagu yang lo suka. Seru ya, bro – kayak lo bikin playlist tapi bentuknya dari kaset!

Meskipun begitu, dulu nggak semua orang punya privilej buat bikin mixtape, lo nggak bisa bikin mixtape semudah lo membuat playlist kayak sekarang. Untuk memproduksi sebuah mixtape dan menggabungkan lagu-lagu itu, lo harus pergi ke toko yang bisa memproduksi kaset dan memasukkan lagu-lagu terpilih itu, bro. Meskipun begitu, kaset dalam bentuk mixtape ini hanya bisa lo konsumsi sendiri alias tidak dikomersilkan ya, bro!

Bukan Cuma Kompilasi, Tapi Juga Nyamain Transisi!

Untuk bikin mixtape, selain lo memilih lagu yang lagi looping atau lagu-lagu baru yang lagi hits, ada juga orang yang bikin mixtape karena pengen bikin list lagu yang beatmatching. Nah istilah yang kurang awam nih, udah pernah denger belum, bro?

Beatmatching adalah penyusunan lagu yang memiliki irama yang mirip dari lagu satu ke lagu yang lain, sehingga akan tercipta list lagu yang transisi nya halus dari awal sampai akhir. Hal ini emang unik sih, bro – dan nggak banyak orang sekarang yang paham tentang teknik beatmatching ini, bro!

Jadi, Playlist itu Versi Digitalnya Mixtape?

Kalau sekarang terkenal bertukar playlist, zaman dulu ada yang namanya mixtape! udah tau belum bro? simak selengkapnya disini ya!

Credit image – interesting things

Setelah membaca di atas, pasti lo langsung menyimpulkan: Apakah playlist merupakan mixtape versi digital alias masa kini?

Seiring perkembangannya zaman, pengertian dari mixtape ini juga berubah. Sebelum menjadi kaset dari kumpulan lagu-lagu yang lo suka, mixtape juga sempat jadi primadona buat mengumpulkan lagu-lagu yang lo rekam dari radio.

Saat ini, mixtape masih dikenal sebagai kumpulan dari kompilasi lagu pilihan lo yang didedikasikan untuk orang lain – well, dari dulu juga mixtape udah jadi hadiah yang istimewa buat orang-orang terdekat sih,

Kembali lagi pada bahasan playlist dan mixtape – kalau bentuk mixtape dulu adalah kaset atau tape, di zaman digital ini playlist hadir dalam bentuk folder. Biasanya untuk pemilihan lagu di playlist pun lebih digunakan untuk menyusun lagu sesuai mood lo dan suasana yang ingin lo hadirkan dari sebuah kumpulan lagu.

Sebenarnya lo bisa menyebut bahwa playlist adalah bentuk mixtape versi lebih modern dan mengikuti zaman. Tapi kalau dilihat dari kegunaan dan penyusunannya, mungkin lebih tepat kalau kedua hal ini hanya memiliki kesamaan karena sama-sama kumpulan dari satu lagu dengan lagu yang lain dengan penyanyi yang beda-beda.

Nah setelah mengetahui tentang kedua hal yang serupa tapi tak sama ini, apakah lo dulu termasuk ke orang yang suka bikinin mixtape buat gebetan lo? Atau malah sekarang lo masih suka bikinin playlist buat gebetan lo? Mau yang manapun lo, sepertinya kita semua bakal sepakat – kalau musik emang jadi penyatu buat kita, bro!

 

Feature image – free great picture