• Buzz
  • Ingin Mendirikan E-commerce? Pelajari Hal Berikut Ini

Ingin Mendirikan E-commerce? Pelajari Hal Berikut Ini

Thu, 16 July 2020
Seseorang memegang credit card dan smartphone

Sebelum lo memulai  usaha online atau e-Commerce lo sendiri, ada baiknya lo mempelajari customer behavior terlebih dahulu. Berikut beberapa poin penting yang jadi bagian dari perilaku pelanggan saat berbelanja online.

 

Value Produk dan Brand yang Bisa Dipercaya

Seorang pria sedang melakukan foto produk di studio

Baik berbelanja offline maupun online, customer biasanya selalu mengedepankan nilai (value) dari produk serta brand yang punya reputasi yang lebih bisa dipercaya. Jadi, kalau lo ingin survive di dunia e-Commerce, pastikan produk dan brand lo punya dua hal ini.

Produk yang memiliki value berarti produk tersebut nggak hanya memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan customer saja. Ada hal lain yang jadi nilai tambah dari produk tersebut yang membuatnya unik. Misalnya, produk air minum dalam kemasan. Semua produk air minum dalam kemasan memiliki fungsi yang sama: sama-sama untuk menghilangkan haus. Tetapi kalau misal dengan membeli produk tersebut sama dengan lo berdonasi untuk pembangunan air bersih suatu daerah, ini akan jadi value dari produk lo. Sementara strategi agar brand lo bisa lebih dipercaya oleh customer adalah dengan tetap konsisten dengan kualitas produk.

 

Rekomendasi dari Mulut ke Mulut

Dua orang pria saling mengobrol

Promosi dan rekomendasi produk dari mulut ke mulut masih sangat efektif hingga hari ini. Jadi kalau produk dan brand lo bisa berkualitas dan bisa dipercaya, maka secara otomatis customer lo akan jadi endorser buat usaha online lo. Oleh sebab itu, layani customer dengan maksimal dan profesional, walau mungkin mereka memiliki banyak pertanyaan yang mereka ajukan. Selalu gunakan kata-kata yang sopan dan selalu sabar.

 

Cari Informasi di Media Sosial

Seseorang memegang smartphone yang membuka folder aplikasi medsos

Saat ini, kebanyakan orang sudah mencari informasi melalui social media, mulai dari kualitas produk hingga review dari yang sudah membeli. Ini sebabnya penting buat usaha lo untuk hadir dan aktif di socmed. Selain memudahkan calon customer untuk menemukan produk yang lo jual, lo juga bisa berinteraksi langsung dengan mereka, khususnya untuk customer-customer baru. Memaksimalkan media sosial juga membuat lo lebih mudah menjangkau pasar konsumen yang lebih luas.

 

Nggak Terlalu Suka Menunggu

Seorang pria terlihat melihat smartphonenya 

Terakhir, perilaku customer yang banyak terlihat saat berbelanja online adalah nggak terlalu suka menunggu. Customer lebih menyukai pelayanan yang serba cepat, baik dalam merespon chat sampai cepat dalam mengirimkan barang agar sampai ke tangan customer dengan lebih cepat.

Inilah mengapa beberapa aplikasi e-Commerce dan usaha online menerapkan fitur bot penjawab chat otomatis di awal. Tujuannya agar para konsumen nggak merasa dibuat menunggu terlalu lama. Cara ini bisa lo tiru di bisnis online lo. Siapkan jawaban-jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan.

Tips lainnya adalah dengan menerapkan jam respon untuk pertanyaan-pertanyaan yang dikomunikasikan customer lewat aplikasi chat. Jadi lo bisa merespon cepat di waktu-waktu tersebut tanpa harus membuat konsumen menunggu.

 

 

 

Sources: Omniconvert, Elastic Path, NeilPatel.com

Cara Mudah Atasi Rem Tangan Mobil Macet

Wed, 22 July 2020
Seseorang sedang menarik tuas rem tangan mobil

Rem tangan mobil adalah tools yang krusial dalam mobil, apalagi kalau lo sering mengendarai mobil di jalan dengan rute ekstrim. Bisa lo bayangkan kalau rem tangan mobil lo macet dan nggak bekerja dengan optimal ‘kan? Untuk menjaga keselamatan lo maupun orang lain di jalan, ini dia tips mengatasi rem tangan mobil yang tiba-tiba macet, khususnya dikarenakan mobil lo yang sudah jarang dipakai.

 

Penyebab Umum Rem Tangan Macet

Seseorang terlihat menekan tombol dan menarik rem tangan bersamaan

Sebelum lo bisa mengatasi dengan tepat soal masalah rem tangan macet ini, ada baiknya lo juga tahu apa saja penyebabnya. Penyebab paling umum adalah karena lo terlalu kuat menarik tuas rem tangan hingga melebih batas kekuatan mesin gerigi di rem tangan sendiri. Alhasil, tuas rem tangan jadi sulit atau bahkan nggak bisa dikembalikan sama sekali ke posisi semula.

Penyebab lainnya adalah penggunaan rem tangan yang berlebihan alih-alih menggunakan brake tools lainnya. Apalagi saat lo menggunakan rem tangan untuk waktu yang cukup lama saat melewati genangan air yang cukup tinggi, air tersebut dapat membuat bagian mesin rem lebih mudah berkarat dan akhirnya macet saat akan digerakkan.

 

Cara Atasi Rem Tangan Macet

Kebiasaan-kebiasaan yang salah tadi harus lo hindari agar rem tangan lo nggak mudah macet. Tapi dengan menghindari kebiasaan tersebut pun, rem tangan masih bisa saja macet, apalagi kalau mobil lo termasuk jarang dipakai beberapa waktu belakangan ini.

Ini cara yang bisa lo lakukan kemudian. Tarik rem tangan pelan-pelan agar mengurangi potensi macet. Selalu lakukan ini saat sedang menyetir. Namun jika ternyata rem tangan tersebut macet, pegang erat rem tangan lalu tarik ke atas dengan cepat dan dorong ke bawah juga dengan cepat dan kuat. Lo butuh tenaga cukup besar dan gerakan yang cepat saat ingin mengembalikan posisi tuas rem tangan ke bawah.

 

Periksa Kondisi Rem yang Lain

Seseorang sedang menginjak pedal rem kaki

Untuk menghindari masalah rem tangan macet saat lagi di jalan karena mobil lo jarang dipakai, lakukan pemeriksaan kondisi mobil terlebih dahulu sebelum berkendara, termasuk memeriksa kondisi rem tangan dan brake tools lainnya.

Jalankan mobil di area rumah sebentar untuk mengecek tarikan rem tangan mobil lo. Jika lo merasa rem tangan lo macet, coba terapkan dua cara di atas tadi. Kalau tidak juga mempan, sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel untuk diperiksa atau hubungi montir panggilan yang bisa datang ke rumah lo.

Selain rem tangan, penting juga untuk memeriksa pedal rem kaki. Cek dalamnya pijakan pedal. Kalau sudah terlalu dalam tandanya lo harus segera mengganti kampas rem. Nggak mengganti kampas rem bakal bikin mobil lo terasa bergetar saat lo coba mengerem di mobil yang sedang melaju.

 

 

 

Sources: TirtoID, Liputan6, Auto Expose