Home Food Sketch, Futuristic Rest Room Restaurant

Sketch, Futuristic Rest Room Restaurant

Tuesday, December 16, 2014 - 15:31
Bagikan
Facebook Twitter Email

Penampilan toilet mungkin bukan menjadi pertimbangan utama di suatu restoran. Para pengusaha restoran tentu lebih memikirkan tentang kualitas hidangan dan kebersihan restoran secara keseluruhan, dibanding hanya memikirkan urusan penampilan toilet. Tapi, Sketch sepertinya nggak sependapat dengan hal itu. Restoran yang terletak di 9 Conduit Street, Mayfair, London ini justru terkenal sebagai restoran dengan tampilan toiletnya yang sangat unik dan futuristik.

Toilet di Sketch kelihatan seperti kumpulan “telur” yang seukuran dengan tinggi manusia. “Telur-telur” berwarna putih bersih itu berfungsi sebagai kabin toilet untuk para pengunjung. Melihat kabin toiletnya yang “fully closed” ini, tentu nggak ada masalah sama sekali soal privacy.

Selain berbeda secara tampilan, teknis pemakaian toilet “telur” ini tampaknya juga berbeda dari toilet-toilet kebanyakan. Hal ini terbukti dari adanya pengunjung yang kebingungan saat benar-benar mau menggunakan toilet. Untungnya, Sketch cukup teliti untuk menghadirkan beberapa karyawan di toilet yang dapat memberi tau pengunjung tentang cara penggunaan toilet tersebut.

Keunikan toilet di Sketch ternyata nggak berhenti sampai kabin berbentuk telurnya saja. Langit-langit di toilet ini terlihat “full color” dengan warna-warna cerah, sehingga membuatnya sangat kontras dengan dinding yang berwarna putih polos. Perpaduan antara warna dan desain yang futuristik ini jelas membuat toilet di Sketch menjadi salah satu spot selfie yang populer.

Well, sebenarnya, Sketch memang bukan restoran biasa. Sketch merupakan realisasi “the triple dream” dari pendirinya, yaitu Mourad “Momo” Mazouz. Adapun “the triple dream” yang dimaksud Mazouz adalah membuat tempat untuk makanan, seni, dan musik sekaligus. Dengan kata lain, Sketch terlahir dari persilangan antara kuliner dan seni. Nggak heran kalau desain restoran Sketch terlihat mewah, dan bahkan, cukup “nyentrik” di beberapa sudut ruangan.

Bangunan Sketch pun sebenarnya pernah dipakai sebagai “markas” oleh Institute of Architecs. Sekarang, bangunan ini sudah dibagi menjadi beberapa “dining spaces” yang berbeda. Salah satu ruangan yang termewah adalah Lecture Room & Library. Kalau mau masuk dan menyantap hidangan di dalamnya, minimal harus menyiapkan budget sebesar £46 atau sekitar Rp 870.000,00.

Di masa pembukaannya, restoran yang lahir pada tahun 2002 ini sempat diproklamirkan sebagai “one of the country’s most decadent and beautifully designed dining spaces”. Lebih dari sepuluh tahun berlalu, tampaknya Sketch masih berhak untuk menyandang predikat tersebut.