Trending
Rabu, 28 Desember 2016

Ssst, Ini Cara Membedakan Kopi Asli dan Oplosan

  • Share
  • fb-share
Ssst, Ini Cara Membedakan Kopi Asli dan Oplosan

Menikmati secangkir kopi di sore hari sambil nongkrong atau hanya melihat pemandangan sekitar mungkin jadi hal yang paling nyaman untuk dilakukan, terutama bila kopi yang lo nikmati benar-benar nikmat. Kopi yang nikmat adalah kopi yang 100% persen menggunakan kopi asli dan sekarang sangat jarang ditemukan. Hal ini karena banyak produsen kopi curang yang mencampur kopi mereka dengan bahan lain sehingga kopi memiliki rasa lain.

 

Kopi dioplos dengan jagung dan beras

Kopi campuran ini sering disebut sebagai kopi oplosan. Tentu, rasa dan kualitas kopi oplosan jauh lebih hambar ketimbang kopi asli. Namun pertimbangan ini sering kali membingungkan orang awam dalam bidang kopi. Akibatnya, tak jarang konsumen tertipu dengan trik yang sebenarnya sudah lama digunakan oleh produsen kopi.

Seorang ahli kopi biasanya membedakan kopi asli dan oplosan menggunakan moka pot. Fungsi alat ini adalah menghasilkan sari pati kopi dengan tekanan uap air. Kopi asli yang diseduh dengan moka pot akan menghantarkan sari pati kopi dalam uap air ke tabung keluaran. Sedangkan ketika kopi oplosan diseduh menggunakan moka pot, kandungan karbohidrat dari jagung atau beras sebagai bahan pencampur akan memadat sehingga kopi tidak bisa keluar dari lubang keluaran.

 

Cara membedakan kopi asli dan oplosan

Memang sulit membedakan kopi murni dengan kopi oplosan dari bentuknya saja. Namun sebenarnya ada cara-cara tertentu untuk membedakan mana kopi asli dan mana yang kopi oplosan. Perbedaan tersebut dapat digolongkan dalam dua faktor: aroma dan rasa.

Dari segi aroma, kopi murni jauh lebih lembut. Sedangkan untuk kopi oplosan, masih ada aroma kimiawi yang tajam karena dicampur esens. Selain itu, ketika diseduh, kopi oplosan memiliki aroma jagung bakar (ketika dicampur dengan jagung) dan aroma beras yang direndang (ketika dicampur dengan beras).

Bila ditinjau dari rasa, kopi murni nggak akan terasa ‘nyantol’ di tenggorokan. Rasa kopi mudah hilang. Berbanding terbalik dengan kopi oplosan yang tetap terasa di tenggorokan meskipun sudah lama dikonsumsi. Kemungkinan besar, rasa kopi yang menempel di tenggorokan berasal dari esens atau aroma kopi buatan yang tak mudah hilang.

Sudah tahu bagaimana cara membedakan kopi murni dengan oplosan? Sebarkan trik ini agar orang-orang sekitar lo jadi lebih aware dengan minum kopi murni.

Baca Juga : 7 Cara Membuat Kopi Susu yang Enak di Pagi Hari

Comments
asrul firmansyah
Terima kasih atas artikelnya sangat bermanfaat sekali bagi saya sebagai penikmat kopi sejati
Mursidin
Keren banget