• Food
  • 3 Restoran seru buat malam mingguan lo

3 Restoran seru buat malam mingguan lo

Tue, 31 December 2020
Suasana bagian dalam restoran Monk

Malam minggu tentunya menjadi malam yang spesial buat lo yang punya pasangan. Setiap pasangan pastinya punya tempat favorit untuk menghabiskan malam minggu bersama. Untuk lo yang ingin menghabiskan malam minggu kali ini bersama pasangan lo di sebuah tempat yang romantis di Jakarta. Ini ada rekomendasi 3 restoran yang akan membuat malam mingguan lo makin seru dan pastinya punya kenangan nggak terlupakan.

 

MONKS

Suasana bar MONKS café

Kalau lo dan pasangan suka banget sama budaya Jepang? Restoran yang satu ini sangat cocok buat lo. MONKS sebagai resto yang mengusung tema arsitektur Jepang tentunya juga menyajikan menu masakan Jepang yang nggak kalah lezat. Di sini lo bisa makan, Sushi, Ramen, atau Chicken Katsu. Untuk l        o yang lagi program diet, ada menu Kyoto Caesar Salad yang bergizi banget. Tak hanya makanan, lo juga bisa menikmati sajian minuman yang segar, seperti Monkillo, Iced Kumquat Soda, dan es krim.

Soal harga jangan khawatir, lo cukup siapin bujet Rp250.000 saja untuk dua orang. Cukup murah untuk ukuran restoran yang mengusung konsep ala-ala Jepang. Penasaran ingin ke sini? MONKS ada di daerah Jakarta Utara, tepatnya di area Kelapa Gading. Lo bisa langsung akses Google maps untuk dapatkan lokasinya yang tepat.

 

Koffie Nation

Bagian luar dari Koffie Nation

Koffie Nation mengusung desain interior minimalis yang kekinian banget. Tempat ngopi yang ada di daerah Kuningan ini cocok buat dijadiin tempat dinner bersama pasangan. Walau pun konsepnya modern, Koffie Nation tetap menyediakan menu-menu khas Indonesia, kok. Jadi lo nggak perlu khawatir juga soal harga. Masih standar untuk daerah Kuningan. Lo bisa memilih menu-menu, seperti pempek, mie ayam, nasi goreng, sop buntut, dan lain-lain.

Kopi buatan barista Koffie Nation juga enak banget, mereka bisa menakar dengan sangat pas, deh. Kalau pasangan lo nggak suka kopi, tenang saja, di sini juga banyak minuman non-kopi, kok. Koffie Nation tepatnya berada di Epicentrum Walk, lantai bawah (Ground). 

 

Mr. Bitsy

Suasana resto Mr. bitsy

Kalau lo dan pasangan bosan dengan resto yang cuma menyediakan makan dan minum. Lo bisa datang ke Mr. Bitsy yang ada di Mall Kuningan City. Mr. Bitsy menawarkan konsep resto dan karaoke. Jadi lo bisa bernyanyi lagu-lagu romantis bersama pasangan sambil menikmati malam minggu yang syahdu. Dijamin lo bisa melepas penat selama seminggu penuh bergelut dengan rutinitas.

Bagaimana, lo pilih resto yang mana untuk menghabiskan malam minggu lo kali ini bersama pasangan? 3 resto di atas recommended banget soal pelayanan dan harganya yang terjangkau. Jadi malam minggu lo bersama pasangan jadi lebih seru.

 

 

Source: Provoke

Penampilan Juga Penting Buat Makanan: Ini Cara Aturnya Biar Keren!

Tue, 29 September 2020
food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Mungkin sekarang lo sudah paham mengapa food photography jadi salah satu cara dari proses pemasaran produk dari bisnis kuliner yang lo jalani. Deretan manfaatnya benar-benar bisa membuat bisnis kuliner lo semakin maju.

Seperti yang sudah pernah dibahas di ulasan sebelumnya soal manfaat food photography – peribahasa ‘dari mata turun ke hati lalu turun ke perut’ adalah mungkin benar adanya. Namun sebelum turun ke hati dan ke perut, pasti ke mata dulu, dong.

Food photography berbicara soal pengaturan makanan, menata makanan dan minuman bagaimana terlihat menarik lalu siapapun yang melihatnya jadi penasaran dan ingin mencoba makanan atau minuman tersebut.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana mengatur atau menata makanan atau minuman tersebut agar enak dipandang dan menggugah selera siapapun yang melihatnya?

Tenang bro – kalau lo punya pertanyaan yang sama, lo sudah berada di halaman artikel yang tepat karena di bawah ini, setidaknya ada 6 tips menata atau mengatur makanan atau minuman yang ada di menu restoran lo sebelum difoto.

Mungkin bahasan kali ini lebih teknis – tapi ini perlu lo ketahui juga kalau food photography-nya mau lo lakukan sendiri. Well, jika memang lo kerjakan sendiri, tentu lo akan puas dengan hasilnya, sih. Daripada makin penasaran, sila simak bahasan kali ini untuk mengetahui selengkapnya ya!

 

Menggunakan Piring yang Pas

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: invaluable.com

Piring adalah alas paling umum untuk meletakan makanan atau untuk menghidangkan makanan. Untuk food photography – ada tips tersendiri agar fotonya semakin enak dipandang dan menggugah selera siapapun yang melihatnya.

Penggunaan piring yang tepat, baik dari bentuknya, dari warnanya, dari tekstur bahan si piring tersebut sampai ke ukurannya – semua perlu diperhitungkan dan diatur sedemikian rupa terkait dengan menu apa yang akan lo sajikan.

Untuk tren food photography sekarang ini, piring dengan bentuk bulat, bertekstur atau berbahan keramik, berwarna hitam jadi salah satu primadona buat bikin menu makanan lo semakin bold dan semakin menggugah selera.

Tapi sekali lagi, rekomendasi di atas mesti lo sesuaikan dengan menu makanan yang akan lo sajikan. Jika menu makanannya seperti steak, pasta, atau bahkan beberapa menu dari Chinese food – piring keramik dengan warna hitam masih masuk untuk menu-menu tersebut.

 

Mainkan Tekstur Makanannya

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: foodnetwork.com

Meletakan berbagai tekstur makanan bisa mempengaruhi estetikanya saat ingin difoto, lho. Tekstur makanan yang keras, lembek, atau lembut bisa diatur sedemikian rupa agar foto menunya semakin estetik. Salah satu rekomendasinya adalah letakan makanan yang teksturnya lembek di bawah, dan yang teksturnya kencang berada di atasnya.

Misalnya lo membuat steak dengan kondimen mashed potato. Biasanya, yang bagus adalah si mashed potato jadi alas untuk si daging steaknya. Hal ini membuat menu lo bakal jadi lebih estetik, sih. Dari fungsinya, pengaturan tersebut juga mempermudah konsumen untuk menyantapnya.

 

Eksperimen Dengan Titik Fokus

Sadar atau tidak – penglihatan lo bakal langsung tertuju ke piring dengan menu makanan yang sudah diatur sedemikian rupa. Dengan kondisi seperti itu, lo bisa melakukan eksperimen dengan bermain-main bersama titik fokus.

Misalnya lo bisa saja membuat pengaturan si piring yang sudah lo tata dengan baik, bisa lo letakan di sebelah kanan atau kiri – tidak melulu berada di tengah. Hal ini bisa jadi nilai estetik tersendiri dalam food photography.

 

Jumlah Ganjil Lebih Menarik

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: escoffier.edu

Eits, ini bukan berhubungan dengan mitos-mitos seperti yang sudah lo ekspektasikan, ya. Jika lo menyajikan menu pembuka atau appetizer – biasanya akan dalam bentuk yang kecil-kecil. Nah, sajikan dalam jumlah ganjil karena hal ini bisa memberikan ilusi hitungan lebih banyak pada penataan makanan tersebut.

Hal ini juga bisa membentuk persepsi tersendiri buat konsumen kalau yang mereka beli nanti jumlahnya akan lebih banyak. Lo bisa mulai dari hitungan lima, tujuh, sampai sembilan. Ini akan memberikan kesan kalau konsumen akan dapat makanan dalam jumlah yang banyak!

 

Sayuran Warna-Warni Bikin Makin Gairah!

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: javatableware.com

Percaya atau tidak kalau bentukan atau tatanan yang ada di piring lo, semakin berwarna-warni – akan semakin mudah menimbulkan rasa penasaran dan gairah untuk memesannya. Oleh karena itu, jika lo akan menyajikan salad, pastikan warna-warna yang ada lebih bervarisi.

Misalnya warna hijau dari selada, warna merah dari tomat ceri, warna ungu dari bawang bombay ungu, lalu kuning dari telur dan masih banyak lagi. Lo bisa padupadankan warna-warna tersebut agar terlihat lebih menggugah selera!

 

Aksesoris yang Bisa Dimakan

Konsumen bisa saja mengekspektasikan semua yang tersaji di foto makanan tersebut bisa dimakan semua, bro. Oleh karena itu, untuk mewujudkan ekspektasi itu, pastikan lo menggunakan aksesoris atau garnish yang memang bisa dimakan.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan yang lumayan teknis di atas – pastikan tatanan makanan lo di piring semakin oke buat food photography. Selebihnya selamat mencoba, bro!

 

Feature Image – lightspeedhq.co.uk