• Food
  • Intip Perubahan Logo Pepsi dari Awal Berdiri Hingga Saat Ini!

Intip Perubahan Logo Pepsi dari Awal Berdiri Hingga Saat Ini!

Tue, 08 October 2019
Satu kaleng Pepsi dengan logo yang paling baru, diletakkan di permukaan yang berair.

Pepsi dikabarkan hengkang dari Indonesia, Urbaners. Tentunya ini menjadi kabar yang menyedihkan buat lo para pencinta minuman bersoda. Apalagi memang Pepsi sudah menjadi salah satu brand minuman bersoda paling ikonik yang pernah ada. Bukan cuma karena rasa, tapi juga branding keren yang membuat konsumen selalu ingat. Logo ikonik Pepsi bisa dengan mudah dikenali siapa pun. Menariknya, perjalanan logo Pepsi ternyata cukup panjang. Begini evolusinya!

 

1898-1940: Logo Berdesain Swirl

Logo Pepsi saat masih didominasi elemen swirl pada tahun 1898 dan memiliki kata Cola.

Pada 1898, Pepsi hadir untuk menyaingi Coco Cola yang saat itu sudah lebih dulu ada. Itulah kenapa sejak saat itu sampai 1940, logo Pepsi didominasi oleh elemen desain swirl, yang memang juga dimiliki oleh logo Coco Cola. Ketika itu, Pepsi masih menggunakan nama Pepsi Cola pada logo mereka.

Memasuki tahun 1906, Pepsi mengalami perubahan logo yang desainnya cenderung bulat (spherical shape), yang uniknya justru mendapatkan banyak pujian. Bahkan sampai sekarang pun bentuk spherical shape ini selalu menjadi bagian dari logo Pepsi.

 

1960-an: Desain untuk Tutup Botol

Desain logo Pepsi untuk tutup botol bergerigi pada tahun 1960-an.

Sejak 1943, sebetulnya Pepsi sudah mendesain logo dalam bentuk tutup botol. Namun, memang bru pada tahun 1960-an lah Pepsi pertama kalinya menciptakan logo dengan desain khusus untuk tutup botol bergerigi. Warnanya tetap didominasi oleh biru dan merah, dengan background berwarna putih. Pada tahun 1960, untuk pertama kalinya pula Pepsi tidak lagi menggunakan kata Cola pada logo mereka.

 

1970-an: Pendekatan Desain Minimalis

Logo Pepsi yang mengalami perubahan menjadi lebih modern dan minimalis untuk pertama kalinya pada tahun 1970-an.

Dekade tahun 1970-an memang menjadi momen spesial bagi dunia karena masyarakat melalui perubahan yang cukup besar. Logo Pepsi pun ikut terkena pengaruhnya. Pada 1973, ketika orang-orang mulai mengadaptasi teknologi baru dan gaya hidup modern, Pepsi pun memutuskan untuk membuat logo dengan desain minimalis agar tampak lebih rapi.

Untuk desain minimalis ini, Pepsi nggak lagi menggunakan warna putih pada background. Warna putih digunakan sebagai outline pada logo yang mengusung konsep spherical shape.

 

1990-an: Ulang Tahun yang ke-10

Perubahan logo Pepsi yang dilakukan dalam rangka ulang tahun ke-100.

Tahun 1991 menjadi milestone bagi Pepsi karena pada saat inilah mereka kembali mendesain ulang logo. Logo spherical shape diletakkan di bagian pojok bawah kanan. Lalu, kata “Pepsi” dipertebal dan ditampilkan dalam huruf besar. Warna putih kembali dipakai sebagai background.

Pada 1998, Pepsi berulang tahun yang ke-100. Untuk merayakannya, desain logo kembali mengalami beberapa perubahan. Untuk pertama kalinya, warna background diubah menjadi biru. Perubahan ini memberikan tampilan yang lebih fresh sekaligus efek 3D yang menarik.

 

Sekarang, perpaduan warna merah, biru, dan putih masih digunakan di logo Pepsi secara global. Tentunya dengan berbagai perubahan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kalo lo lihat, logo Pepsi terkini memiliki logo yang lebih ramping, memberikan nuansa sophisticated. Dengan background warna biru, logo Pepsi pun terlihat stand out.

Pasti bakal aneh rasanya nggak lagi melihat logo Pepsi di Indonesia. Setelah mengetahui evolusi desain logo di atas, jadi semakin yakin kalau desain logo pepsi memang salah satu yang paling ikonik di dunia. Good bye, Pepsi! We’ll be missing you!

 

 

Source: designhill.com

Lapar Tiba-Tiba, 4 Snack Berikut Bisa Lo Buat Hanya dengan 3 Bahan

Fri, 08 May 2020
Mozarella stick dengan keju yang lumer

Kalau perut lo sudah mulai keroncongan dan rasa lapar mulai menyerang, sebaiknya jangan sering-sering ditahan, Bro! Biasakan untuk mengisi perut lo tepat waktu, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Kalau pun lo nggak sempat masak yang ribet-ribet, lo bisa memilih untuk membuat snack untuk mengisi perut.

Beberapa makanan enak di bawah ini bisa jadi pilihan lo saat lapar menyerang di rumah. Santai, cara membuatnya sama sekali nggak ribet. Apalagi, bahan-bahan yang lo butuhkan juga hanya ada 3 ragam. Cepat proses masaknya, cepat kenyangnya. Ini dia beberapa snack yang bisa lo coba, Bro. Siapa tahu ada yang pas dengan selera lo.

 

Mozzarella Stick

Mozzarella stick dengan kulit lumpia

Para pencinta keju, ini snack rekomendasi buat kalian. Lo hanya butuh 3 bahan untuk membuat mozarella stick. Keju mozzarella, minyak goreng, dan tinggal pilih, mau pakai egg roll wraps atau kulit lumpia untuk membungkus mozzarella ini. Siapkan bahan sesuai dengan banyaknya porsi snack yang ingin lo buat.

Caranya mudah banget, Bro. Lo cukup memotong keju mozzarella memanjang seperti stick, lalu letakkan di atas egg roll wraps atau kulit lumpia tadi. Bungkus sampai keju tertutup sempurna, dan gunakan air sebagai perekat. Berikutnya, lo tinggal goreng bungkusan mozzarella lo. Mozzarella stick siap disantap dengan saus sambal dan tomat. Gurih dan lumer di mulut.

 

Mac and Cheese

Mac and cheese yang terlihat gurih

Masih dengan bahan dasar keju dengan perpaduan antara pasta makaroni dan susu, lo bisa memasak mac and cheese sendiri di rumah. Caranya, rebus dulu makaroni dengan sedikit air. Saat air rebusan berkurang dan makaroni sudah lumayan lunak, masukkan susu cair ke dalam panci rebus. Tunggu sebentar hingga mendidih.

Begitu mendidih, masukkan keju ke dalam panci dengan parutan-parutan besar. Untuk kejunya sendiri, lo bisa memilih sesuai dengan selera lo. Ingat, masak mac and cheese dengan api kecil. Aduk hingga campuran bahan merata. Tunggu sebentar sampai makaroni terlihat terbalut sempurna dengan susu dan keju. Nah, hidangan mac and cheese lo sudah siap!

 

French Fries Corn Dog

French fries corn dog

Kalau french fries bisa jadi sudah terlalu biasa ya, Bro. Lo bisa mencoba modifikasi snack antara french fries dan hot dog ini. Lo hanya butuh 3 bahan dasar, yakni sosis, kentang, dan tepung bumbu serba guna. Lo bisa memilih memakai tusuk sate atau nggak, sesuaikan dengan selera lo saja untuk membuat snack yang satu ini.

Kalau lo pakai tusuk sate, silahkan tusuk sosis, lalu celup sosis ke dalam campuran kental dari tepung bumbu serba guna dan air. Setelah itu, balut sosis tersebut dengan kentang yang sudah lo potong memanjang. Berikutnya, goreng hingga berwarna keemasan. Nikmati selagi hangat dan lengkapi dengan topping agar lebih nikmat, seperti mayonnaise, mustard, atau saus.

 

Omelet Mie dan Telur

Omelet mie dan telur yang nikmat untuk dijadikan snack ringan

Untuk rekomendasi snack yang terakhir, ini buat para pencinta mie instan yang wajib untuk dicoba. Bahan yang perlu lo siapkan hanya 1 bungkus mie instan, 2 butir telur, dan sosis secukupnya. Pilih saja mie instan kesukaan lo dan pilihan rasa yang lo suka.

Caranya, lo tinggal rebus mie instan, lalu buang airnya. Kocok dua butir telur, kemudian masukkan mie instan yang sudah ditiriskan. Potong sosis kecil-kecil, lalu campur rata. Siapkan teflon yang sudah diberi sedikit minyak goreng. Goreng omelet buatan lo di atas teflon. Setelah itu, angkat dan sajikan omelet mie dan telur buatan lo ini dengan saus sambal atau tomat.

 

 

 

Sources: IDN Times, Resep Koki, Liputan6