Inspiring People
Selasa, 05 Juli 2022

Fiersa Besari Terus Berjalan Melewati Titik Temu Antara Puisi, Lagu, dan Buku

  • Share
  • fb-share
Fiersa Besari Terus Berjalan Melewati Titik Temu Antara Puisi, Lagu, dan Buku

Penikmat musik pop lokal pasti mengenal musisi asal Bandung kelahiran 3 Maret 1986, yaitu Fiersa Besari. Selain dikenal sebagai musisi yang selalu menampilkan lirik-lirik puitis, Fiersa adalah penulis dan sekaligus Youtuber yang aktif membuat konten berisikan tentang alam dan pendakian gunung.

Fiersa juga punya karya novel dan memiliki enam buku yang laris di pasaran, diantaranya Garis Waktu (2016), Konspirasi Alam Semesta (2017), Catatan Juang (2017), Arah Langkah (2018), 11:11 (2018), dan Tapak Jejak (2019). Sebelum menjadi solois, Fiersa terjun di dunia musik sekitar tahun 2009 sebagai vokalis band indie bergenre emo. Setelah ditinggal oleh rekan-rekan bandnya yang semakin sibuk dengan kegiatan lainnya, Fiersa memutuskan untuk memulai karirnya sebagai solois.

Sebelum dikembangkan menjadi sebuah lagu yang kompleks, Fiersa sering mengumpulkan dan merekam hasil karyanya. Sampai ia menghasilkan album perdana berjudul 11:11 berisikan 11 lagu di tahun 2012 silam. Perlahan meniti karir di dunia musik akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan. Fiersa terus berjalan melewati derasnya jadwal manggung tapi enggak lupa disela waktu itu ia menyempatkan untuk berkarya lewat lagu dan juga buku.

PJF 2022

Konsistensi Fiersa sebagai musisi juga terbilang cukup produktif. Selain album 11:11, saat ini Fiersa sudah melahirkan tiga buah album penuh lainnya, yaitu Tempat Aku Pulang (2014), Konspirasi Alam Semesta (2015), dan 20:20 (2020). Di tahun 2019, ia juga mendapat kesempatan mengisi dua soundtrack film layar lebar, yaitu lagu berjudul “Ibu Pertiwi” bareng Iwan Fals dan Once Mekel untuk film Bumi Manusia, kemudian film Imperfect dengan sebuah lagu “Pelukku untuk Pelikmu”.

Beragam nominasi sampai menjadi pemenang awards sudah Fiersa Besari rasakan di tahun 2019-2020 lalu. Dalam IKAPI Awards, Fiersa menang dari kategori Rookie of the Year di tahun 2019. Kemudian di tahun 2020, ia juga masuk dalam nominasi dari kategori Lagu Tema Terpilih di event Piala Maya. 

Masih di tahun yang sama di event Billboard Indonesia Music Awards, Fiersa masuk nominasi dalam kategori Top Collaboration of the Year dan Top Social Artist of the Year. Kemudian memenangkan kategori Top Male Singer of the Year. Berlanjut di AMI Awards 2020, Fiersa masuk dua nominasi sebagai Artis Solo Pria Pop Terbaik dan Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik.

Jadwal panggung terbaru Fiersa setelah Prambanan Jazz Festival 2022, Surabaya Vape Heroes, dan Jakarta Fair 2022. Lo bisa juga temuin doi di konser The Ekspectanica, Senja Fest 2022, Pesta Malam Sabtu, MSKLG Vol. 3, The Sounds Project Vol. 5, Incuba Fest 2022, sampai bertandang ke kota Makassar bulan September dalam konser Rakom Fest. Pengen tau jadwal lainnya yang ter-update? Kepoin di sini, di laman Instagram Fiersa Besari.

Coba sebutin lagu ataupun lirik terfavorit dari Fiersa Besari yang paling relate sama kehidupan lo? Share aja jawaban lo di kolom komentar, ya.

Penasaran sama profil musisi lokal apa aja yang bisa menginspirasi lo? Kunjungi langsung website MLDSPOT di sini. Jangan kelupaan juga cek MLDPOINTS lo, karena nanti lo bisa dapetin iPhone 12 Pro sampai PS5 bro!

Comments
RESPENI RIMA KUMALASARI
Beragam nominasi sampai menjadi pemenang awards sudah Fiersa Besari rasakan di tahun 2019-2020 lalu. Dalam IKAPI Awards, Fiersa menang dari kategori Rookie of the Year di tahun 2019. Kemudian di tahun 2020, ia juga masuk dalam nominasi dari kategori Lagu Tema Terpilih di event Piala Maya.
MUHAMMAD BACHTIAR
menginspirasi sekali