Inspiring People
Senin, 14 November 2022

Gimana Sih Gaya Kantor yang Mindful Banget? Jonathan End dan Stephanie Yoe Kasih Jawaban Buat Lo!

  • Share
  • fb-share
Gimana Sih Gaya Kantor yang Mindful Banget? Jonathan End dan Stephanie Yoe Kasih Jawaban Buat Lo!

Kalo lo sekarang sudah resmi berstatus anak kantor, kayak gimana sih kantor impian yang versi lo banget? Apa harus ada coffee shop dalam satu gedung kantornya, punya tempat khusus buat santai, ada vending machine, atau lainnya?

Beberapa impian seperti itu memang enggak ada salahnya juga, karena di satu sisi hal tersebut bisa membuat lo lebih nyaman dan produktif bekerja. Namun jangan begitu banyak berharap kalo impian tersebut enggak bisa lo temukan di tempat kerja lo sekarang. 

Fenomena yang terjadi saat ini bisa lo lihat bagaimana perusahaan startup begitu memanjakan para karyawannya dengan fasilitas super cozy, desain kantor instagramable, sampai full services. Hal tersebut kerap menjadi iming-iming dan bayangan akan sebuah kantor yang settle.

Oke, mari kita bahas selanjutnya tentang gimana sih gaya kantor mindful bareng Basboi (BB) selaku host MLDPODCAST, kreator konten yang bergerak di bidang self improvement, yaitu Jonathan End (JE), dan Stephanie Yoe (SY), seorang wanita yang aktif sebagai entrepreneur dan ex-Venture Capitalist.

(BB) Lo sadar gak kalo Gen Z tuh punya kecenderungan environment kerjanya tuh kayak tipikal rata-rata maunya di startup, terus e-commerce biasanya, creative industries, terus modelannya kantornya tuh gak kaku kayak Google ada mainannya. Kebayang kan lo maksud gue? Kayak gitu deh, banyak perks yang align sama believe-nya mereka. How do you respon?

(SY) Menurut gue ini tuh jeniusnya Google ya. You know why they do all these things?

(BB) Kenapa tuh?

(SY) It’s because they want the employee to stay longer, so they can work in the office longer.

(JE) Ya bener. Kalo lo kasarnya makan siang di kantor, ya lo balik lagi ke meja buat kerja lagi.

(SY) Dan mereka tuh found up by research, karena kalo misalnya tuh collaborative environment that’s why good idea was born. Jadi mereka bikin serileks it's possible supaya lo nyaman. Makan pagi aja udah disiapin di situ, lo bisa datang pagi. Siang udah disiapin makan di situ, lo gak perlu keluar kantor jadi lo bisa meeting sambil makan siang. Malam lo bisa makan di situ juga.

(JE) Ya setuju sih, in a way ini mungkin kayak apa ya, gue juga melihat bahwa teknologi membuat situasi kerja juga berevolusi. Yang tadi kerja harus di kantor, sekarang kerja bisa remote. Dan jadinya gara-gara remote, bisa WFH, oh ya bisa kerja sambil traveling gitu. Jadi ini mengubah kondisi environment kita bekerja. Kalo dibilang tadi dengan benefit-benefit yang ada, ya otomatis dari perusahaan mencoba lebih appealing. Bahkan kenapa banyak orang pengen kerja di startup atau e-commerce? Karena di satu sisi mereka mencoba membungkus kantornya sangat menarik. Bisa dibilang ada experience baru, kan I think Gen Z now it’s all about experience. Gimana caranya gue kerja tapi gak ngerasa kerja, dan itu menjadi daya tarik. Terlepas dari sebenarnya di startup atau e-commerce pressurenya gede banget, tapi di sisi lain high pressure bisa menjanjikan high return juga.

(SY) Tapi menurut gue ini loh, punya office yang bagus, warna-warni, bisa chilling, that’s luxury. Ya gak sih? For me itu luxury loh.

Obrolan mereka bertiga semakin seru nih, Bro. Penasaran kan seluas apa sih bahasan mereka tentang career hustle yang ada di episode MLDPODCAST ke-78? Tonton selengkapnya di sini, hanya di channel YouTube MLDSPOT TV. Lo juga bisa dengerin versi audionya di Spotify, klik langsung tautannya di sini.

Sudah cek MLDPOINTS lo? Nah, kalo sudah terkumpul banyak, lo bisa dapetin hadiah iPhone sampai PS5 secara gratis, Bro. Gimana caranya? Cek di sini ya!

Comments
Diana Hemalia
Bener banget tuh
Radhitya
oke sip bro