Bernostalgia Melestarikan Rilisan Fisik di KeepKeep Musik

“Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi.” Well, kira-kira begitulah sekilas gambaran Kota Kembang menurut seorang Pidi Baiq. Nggak bisa dimungkiri, Bandung memang menyimpan sejuta kenangan dengan banyak spot-spot oke yang sayang untuk dilewatkan. Apa lagi buat lo yang senang berburu barang-barang retro, Bandung wajib banget masuk dalam list destinasi lo.

Nah, ngomongin soal barang-barang retro di Bandung, ada satu toko yang kabarnya jadi ‘surga rilisan fisik’ bagi para pecinta musik. Lebih tepatnya, toko ini melayani jual beli beragam vinyl dan rilisan fisik lawas lainnya dari berbagai genre musik. Di tengah maraknya platform musik digital, toko ini bahkan tetap menjadi tempat favorit bagi banyak orang karena koleksinya yang cukup lengkap. Yup, toko yang dimaksud adalah Keep Keep Musik.

Keep Keep Musik terletak di kawasan Ciumbuleuit. Selain menghadirkan penataan dan tampilan yang unik, suasana toko musik ini turut didukung dengan nuansa asri dari café Kiputih Satu. So, lo bisa menikmati alunan musik sambil nongkrong, ngopi, makan, dan sebagainya.

Salah satu rak Vinyl yang ada di Keepkeep Music

 

Mempertahankan Budaya Vinyl Lintas Generasi

Berdiri di tahun 2016, Keep Keep Musik digagas oleh Sakrya Adiguna dan Michael Lesmana. Semua berawal dari kecintaan mereka terhadap vinyl. “Gue adalah pecinta piringan hitam karena awalnya dikenalin sama bokap,” ungkap Sakrya Adiguna atau yang akrab disapa Adit.

Lebih lanjut, Adit yang pernah tinggal di Jepang menjelaskan bahwa sebagian besar koleksi Keep Keep Musik berasal dari negara tersebut, dengan rentang rilis mulai dari tahun 1970 sampai sekarang. Selain itu, ada pula rilisan yang berasal dari negara tetangga hingga Eropa. Harga jualnya pun berkisar mulai dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah, tergantung kualitas, kelangkaan, dan faktor-faktor lainnya.

Namun demikian, koleksi Keep Keep Musik nggak semata-mata berasal dari rujukan atau kurasi mereka sendiri. Ada kalanya toko musik ini mengikuti permintaan pasar dan bahkan mengacu pada kurasi pilihan musisi tertentu. “Ya itu datang dari kalangan teman terdekat, misalnya Ucok Homicide dan Danilla. Atau ada yang datang ke sini terus pilih koleksi favorit, misalnya Hamish Daud,” ujar Adit.

Kelly Tandiono sedang mengobrol dengan salah satu founder Keepkeep Music

Melengkapi koleksi vinyl, Keep Keep Musik juga menawarkan banyak pilihan CD, rilisan lokal, apparel, dan lain-lain. Meski begitu, tetap saja tujuan utama para pengunjung yang datang adalah untuk melihat-lihat dan mendengarkan koleksi vinyl-nya. Nggak heran, toko musik ini kerap dilirik oleh para kolektor vinyl dari berbagai daerah. “Selalu ada minat orang-orang untuk piringan hitam, mulai dari anak muda sampai bapak, bahkan kakeknya,” tambah Adit.

Eits, tapi keseruan Keep Keep Musik nggak selesai sampai di situ, Urbaners. Di waktu-waktu tertentu, lo bisa ikut kegiatan rutinnya. Contohnya adalah gathering dan penampilan musik. Sementara untuk agenda tahunan, toko musik ini biasanya jadi venue untuk event Record Store Day yang berlangsung setiap bulan April.

Gimana, Urbaners? Sudah kebayang mau berburu vinyl atau rilisan fisik apa di Keep Keep Musik? Kalau masih bingung, mungkin lo bisa cek lagi playlist-playlist lo buat menambah referensi. Jangan lupa juga tonton obrolan kami selengkapnya bersama Adit di MLDSPOT TV Season 5 episode 3 dengan tema “Long Live Retro” di YouTube Channel MLDSPOT TV. Pastikan lo sudah subscribe channel-nya, and get yourself inspired!