The Best Animation Movie - MLDSPOT
  • Movie
  • The Best Animation Movie

The Best Animation Movie

Tue, 07 April 2015

Ngaku aja, berapapun umur lo sekarang lo pasti bakal tetep suka sama yang namanya animasi. Terlihat sekilas memang sepertinya film – film animasi itu cuma untuk anak – anak, paling nggak begitu mindset kebanyakan orang. Jelas mereka salah, karena film animasi bisa dinikmati oleh semua umur, mau itu anak – anak ataupun dewasa, apalagi kalau lo memang tumbuh dewasa dengan suguhan film – film animasi berkualitas. Nah, Urbaners, ini dia film – film animasi terbaik yang pernah ada:

 

  1. Toy Story 2

    Nggak aneh kalau Toy Story 2 termasuk film animasi terbaik, karena film ini mempunyai alur cerita yang bagus banget, animasinya juga indah, dan yang nggak kalah penting performa para pengisi suara yang benar – benar bagus dan professional. Toy Story 2 bakal memikat penonton dari semua umur. Oh, film ke-dua ini walaupun terbaik, tapi bukan berarti film pertama dan ke-tiga itu jelek. Nggak….
     

  2. Pinocchio

    “Hayo, kalau bohong idungnya panjang lho kayak Pinocchio.” Ya, kira – kira begitulah kata orang tua jaman dulu kalau tau anaknya sedang bohong. Pinocchio ini termasuk film animasi yang lagendaris dan ambisius. Pinocchio juga menjadi salah satu animasi yang di anggap memiliki kualitas animasi dan musik terbaik pada zamannya. Film ini rilis pada tahun 1940, setelah dua tahun proses pembuatan.
     

  3. Snow White and The Seven Dwarfs

    Dengan cerita dan penokohan yang menarik, serta art-nya yang indah dan lagu – lagu yang memorable, jelas Snow White and the Seven Dwarfs menjadi salah satu film animasi terbaik, dan tentunya akan tetap dinikmati oleh generasi – generasi yang akan datang. Oh iya, film ini rilis pada tahun 1937.
     

  4. The Incredibles

    Walaupun banyak aksi kekerasan yang lebih brutal dibanding film – film Pixar sebelumnya, The Incredibles tetap menjadi tontonan yang menarik dan lucu. Ya, kualitasnya sesuai dengan judulnya.
     

  5. The Nightmare Before Christmas

    Walaupun art-nya Tim Burton memang tergolong menakutkan, tapi bukan berarti The Nightmare Before Christmas ini menjadi film animasi yang seram. Jangan liat penampilannya, film ini merupakan film yang sangat menyentuh dan keren. Pemakaian teknik stop-motion untuk animasinya juga bagus banget, loh!

 

 

 

 

Disney first animation
Steam Boat Wililie adalah film animasi pertama yang di produksi oleh Disney dan hanya berdurasi 7 menit. Short but brilliant!

Old time
Pada tahun 1893, animasi diputar menggunakan Phenakitoscope. Sebuah alat yang sangat tua namun legendaris.

Disney who?
Sebelum meraih sukses, Walt Disney adalah seorang pengemudi ambulans di medan perang dunia pertama. Nggak nyangka kan Urbaners?

Sebelum Nonton Yang Baru: Ini 5 Film Pertama Produksi Indonesia Pada Masanya

Mon, 12 April 2021
FIlm Indonesia Terbaru

Sebelum bisa menikmati industri hiburan hingga saat ini, berdekade-dekade ke belakang Indonesia sempat mengalami masa sulit untuk mengembangkan industri ini. Untuk menonton televisi atau sekedar produksi musik, semua butuh perjuangannya sendiri.

Emang sih produksi industri hiburan zaman dulu nggak sekuat sekarang, tapi uniknya film-film masa zaman dulu ini banyak menceritakan soal patriotik, perang kemerdekaan, dan juga percintaan klasik di masa penjajahan. Tentunya, campur tangan kolonial masih ada di sana.

Melihat perkembangan soal film nasional boleh dibilang tumbuh pesat dengan hadirnya sutradara-sutradara besar Indonesia saat ini serta pemain Indonesia yang memiliki karakter yang kuat, akhirnya film Indonesia bisa berdiri secara mandiri dengan kualitas yang bisa dianggap sangat baik.

Penasaran sama film Indonesia yang pertama kali di produksi? Langsung aja simak 5 film pertama yang diproduksi di Indonesia di bawah ini!

Loetoeng Kasaroeng (1926)

FIlm Indonesia Terbaru

Credit image – Hai Grid

Film pertama yang ada di Indonesia ini bernama Loetoeng Kasaroeng yang dirilis pada tahun 1926. Film yang diangkat dari legenda masyarakat dari Parahyangan, yang sering ditampilkan dalam seni pantun Sunda. Film yang diproduksi saat Indonesia masih bernama Hindia Belanda ini saat itu masih masuk ke era film bisu dan hitam putih.

Film yang ditayangkan di bioskop hanya berupa gambar bergerak tanpa ada suara sama sekali ini dirilis pada 1926 oleh NV Java Film Company, dengan dua sutradara asal Belanda – G Kruger dan L Heuveldrop. Meski disutradarai oleh orang Belanda, para pemain film atau aktor dan aktrisnya diambil orang pribumi dan jadi film pertama di Indonesia!

Eulis Atjih (1927)

FIlm Indonesia Terbaru

Credit image – Pop Bela

Setelah Loetoeng Kasaroeng, Java Film Co. kembali memproduksi film kedua mereka setelah satu tahun berikutnya dengan judul Eulis Atjih. Film yang disutradarai oleh G. Krugers ini merupakan film adaptasi pertama Indonesia yang diangkat dari novel karya Joehana. Pada tahun 1927, film yang dibintangi oleh aktor Indonesia Arsad dan Soekria ini sangat sukses di Hindia Belanda.

Film yang bercerita mengenai seorang pria Indonesia yang meninggalkan istrinya yang bernama Eulis Atjih dan anaknya demi berpesta. Dari sifatnya itu, keluarga mereka jatuh miskin dan membuat Eulis harus ikut bekerja keras demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi sayangnya, saat dibawa ke pasar luar negeri, film ini kurang diminati.

Lily Van Java (1928)

FIlm Indonesia Terbaru

Credit image – Jadi Berita

Melihat kesuksesan dua film perdana yang diproduksi di Indonesia dengan sutradara asal Belanda, seorang asli Tionghoa di Indonesia bernama Lily Van Java – yang dikenal juga dengan nama Melatie Van Java yang rilis pada tahun 1928.

Lily Van Java awalnya akan diproduksi oleh rumah produksi South Sea Film dengan sutradara asal Amerika, Len Roos. Namun, karena satu dan lain hal, Lily Van Java akhirnya jatuh ke tangan sutradara Nelson Wong. Di bawah naungan rumah produksi Wong's Halimoen Film, Lily Van Java jadi film panjang pertama yang diproduksi – meskipun filmnya nggak terlalu sukses.

Berkisah tentang perjodohan, Lily Van Java bercerita tentang seorang perempuan yang terlahir dari keluarga kaya dan terpaksa meninggalkan kekasihnya yang sangat ia cintai demi menikah dengan laki-laki pilihan keluarganya.

Resia Boroboedoer (1928)

FIlm Indonesia Terbaru

Credit image – JalanTikus

Resia Boroboedoer atau yang memiliki arti Secret of Borobudur ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Young Pei Fen (Olive Young), yang pergi ke Jawa untuk mencari guci berisikan abu Buddha Gautama peninggalan sang ayah, Young Lun Fah. Guci tersebut berada di Candi Borobudur. Saat mencari guci tersebut, banyak halangan yang dihadapi Young Pei Fen. Termasuk, serangan ilmu hitam dari orang yang membencinya.

Resia Boroboedoer dianggap sebagai film yang buruk karena menampilkan hal yang nggak masuk akal. Penikmat film pada masa itu mempertanyakan – bagaimana caranya seorang Tionghoa yang berbahasa Mandarin bisa tinggal di Sumatra dan tiba-tiba ada di Pulau Jawa untuk mencari guci.

Setangan Berloemoer Darah (1928)

FIlm Indonesia Terbaru

Credit image – Wikipedia

Setangan Berloemoer Darah menjadi film adaptasi novel kedua setelah Eulis Atjih. Film bisu dengan gambar hitam putih ini diproduksi dan disutradari oleh Tan Boen Soan, wartawan Soeara Semarang. Film yang diangkat dari novel karya Tjoe Hong Bok ini menjadi film Indonesia pertama yang menyisipkan adegan laga.

Setangan Berloemoer Darah bercerita tentang pemuda bernama Tan Hian Beng yang berusaha mencari pembunuh ayahnya untuk balas dendam. Dendam yang dibawa dari kecil, membuat Tan Hian Beng menjadi sosok berdarah dingin.

Itulah 5 film pertama di Indonesia yang diproduksi sebelum akhirnya menjadi film Indonesia yang berkembang hingga saat ini. Apakah lo tertarik nonton film bisu, bro?

 

Feature image – Medium