• Music News
  • Penjualan Album Menurun, Musik Berpotensi Masuk ke Masa Kelam

Penjualan Album Menurun, Musik Berpotensi Masuk ke Masa Kelam

Wed, 14 November 2018
Penjualan Album Menurun, Musik Berpotensi Masuk ke Masa Kelam

Jumlah penjualan album fisik di tahun 2018 ternyata hampir sama dengan setengah penjualan album fisik tahun 2015. Ada perbedaan yang cukup signifikan setelah masuknya penetrasi streaming musik online, sekarang pangsa pasar album fisik benar-benar terkuras. Rollingstone menyebut bahwa penjualan album fisik di Amerika Serikat pada tahun 2018 ini mencapai 246 juta dolar. Jumlah yang cukup besar sebenarnya untuk penjualan album fisik, tetapi ternyata jumlah tersebut turun setengah dari tahun 2016 kemarin.

 

Nama besar masih mengandalkan album fisik

Nama besar masih mengandalkan album fisik

Salah satu pendongkrak dari penjualan album fisik di tahun 2018 adalah banyaknya nama-nama besar yang ternyata masih setia dengan album fisik. Sebut saja Drake, Eminem, Travis Scott, dan Kanye West yang menjual secara eksklusif album fisik. Walaupun begitu, nggak bisa dipungkiri bahwa sekarang banyak nama besar yang juga melakukan promo di streaming music seperti Spotify atau Apple Music.

Di tahun 2014 kemarin, sang pendiri Spotify mengatakan hal yang sangat mencengangkan. Di masa mendatang, habit orang akan berubah dalam mendengarkan musik. Sekarang penyanyi nggak akan mendapatkan penjualan jutaan album fisik. Perkataan Daniel Ek ini sudah terjadi.

 

Solusi yang sedang dilakukan

Solusi yang sedang dilakukan

Salah satu hal yang menjadi masalah pendapatan dari music streaming ini ternyata jumlahnya masih kalah dengan penjualan musik online. Walaupun begitu, bagi penyanyi yang hanya dikenal dengan sebutan one hit wonder, music streaming ini menjadi penyelamat karena para penggemarnya nggak perlu susah-susah untuk membeli album fisik.

Sekarang para musisi banyak melakukan pembaruan mengenai marketing dan promo album. Jumlah lagu pun nggak terlalu banyak jika dibandingkan dengan biasanya. Efeknya bisa dilihat dari album Drake berjudul Scorpion. Dari promosi yang dilakukan satu per satu itulah ternyata bisa meningkatkan jumlah pendengar di setiap lagunya.

Di Inggris, beberapa waktu lalu sudah diinisiasi sebuah program bertajuk National Album Day. Jadi, setiap label rekaman, publisher, dan musisi bisa bekerja sama untuk terus mengeluarkan album fisik.

 

 

Source: rollingstone.com

 

Ramengvrl Gabung ke EMPIRE! Satu Payung Sama Snoop Dogg!

Mon, 21 September 2020
Ramengvrl gabung EMPIRE, label musik di Amerika Serikat

Respect buat Ramengvrl yang sudah resmi gabung ke EMPIRE! EMPIRE adalah salah satu label music di Amerika Serikat yang menaungi juga beberapa musisi dunia seperti Snoop Dogg, XXXTENTACION sampai Iggy Azalea.

Ini artinya Ramengvrl juga bersama mereka sekarang. Jadi kebanggaan tersendiri kalau rapper asal Indonesia ini akhirnya go international! Dengan kualitasnya yang sekarang, tidak usah terheran-heran juga dengan Ramengvrl karena memang ia pantas untuk berada di sana.

Nah, kalau boleh tanya, nih – lo sudah dengar karya Ramengvrl yang mana saja nih? Kalau dari gue, yang paling mengiang-ngiang di dalam kepala adalah ketika Ramengvrl rilis lagu CA$HMERE! Wah itu epic sih bro! Lo setuju juga nggak nih?

 

A New Step For Ramengvrl!

Ramengvrl gabung EMPIRE, label musik di Amerika Serikat

Credit Image: matamatamusik.com

Ditelisik lebih dalam lagi, kerja sama yang terjalin antara Ramengvrl dan EMPIRE juga ada andil dari JUNI RECORDS – di mana sebelumnya Ramengvrl berhasil merilis karyanya yang berjudul I AM ME dan CA$HMERE.

Dua karya tersebut bahkan berhasil meraih penghargaan karya produksi hip-hop atau rap terbaik di Anugerah Musik Indonesia atau AMI pada tahun 2019 yang lalu. Seperti yang sudah dijelaskan di atas sebelumnya kalau Ramengvrl memang pantas mendapatkan ini.

Bro, perlu lo ketahui nih dari perjalanannya di industri musik, Ramengvrl sendiri sudah mengumpulkan kurang lebih 25 juta streams. Makanya nggak jarang kalau karya-karyanya sering sekali di feature ke dalam playlist layanan streaming digital di luar Indonesia.

Sesuai dengan visi misinya, bergabungnya Ramengvrl dengan EMPIRE adalah salah satu ambisi dan semangatnya untuk menjangkau lebih banyak pendengar dalam skala global.

“Bagi saya, mendapatkan kerja sama ini bersama EMPIRE merupakan langkah maju dan saya merasa senang karena dapat bekerja sama dengan tim yang sebelumnya telah membantu rilisan beberapa artis yang saya kagumi seperti Snoop Dogg, Iggy Azalea, XXXTENTACION, Kendrick Lamar, Migos dan juga Anderson” jelas Ramengvrl.

 

Persiapan Rilis Karya Baru!

Ramengvrl gabung EMPIRE, label musik di Amerika Serikat

Credit Image: timesindonesia.co.id

Langkah-langkah Ramengvrl di EMPIRE mungkin sudah bisa lo lihat secara digital kalau lo sudah follow Ramengvrl di Instagram. Eits, Ramengvrl tidak hanya jalan-jalan saja ke EMPIRE di San Francisco, tapi juga sedang dalam persiapan rilis karya baru.

Disinyalir pada bulan September 2020 ini, Ramengvrl bakal rilis lagu atau single barunya. Lagu atau single nya ini nanti berjudul Vaselina. Nah lagu ini juga yang bakal jadi debut Ramengvrl bersama EMPIRE.

Di lagu Vaselina ini, Ramengvrl juga tidak sendirian karena juga akan ada penampilan dari Euro, seorang rapper berdarah Latin-Amerika. Sebelumnya, Euro juga sudah sempat berkolaborasi dengan Lil Wayne. Wah keren banget sih ini.

Diprediksi lagu ini bakal pecah banget bro! Kalau sudah keluar atau rilis nanti – jangan lupa buat didengarkan ya bro!

Well, sekali lagi, respect and congratulations buat Ramengvrl yang sekarang sudah resmi go international! Semoga Ramengvrl bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi lewat karya-karya terbarunya nanti bersama EMPIRE!

 

Feature Image – tribunnews.com