Breathtaking Short Getaway MLDSquad di Tanjung Lesung - MLDSPOT
  • News
  • Breathtaking Short Getaway MLDSquad di Tanjung Lesung

Breathtaking Short Getaway MLDSquad di Tanjung Lesung

Tue, 08 May 2018
Breathtaking Short Getaway MLDSquad

Suasana pantai yang sepi, ditemani oleh hangatnya matahari membuat weekend para anggota MLDSquad sangat sempurna. Yap, pada 05 Mei 2018 sekitar 12 anggota dari komunitas fotografi ini photo hunting di ujung Pulau Jawa. Tepatnya di Tanjung Lesung, mereka mencari content menarik untuk mengisi feed media sosial mereka. Nggak hanya berburu objek foto, mereka juga refreshing dan melakukan berbagai aktivitas menarik selama 2 hari. Bagaimana sih keseruan mereka kemarin?

Melepas penat usai bekerja

Breathtaking Short Getaway MLDSquad

Bisa dibilang selain menjadi ajang bonding sesama anggota MLDSquad, trip satu ini juga untuk refreshing akan kepenatan Jakarta. Sekitar pukul 02.00 AM mereka berkumpul di daerah Jakarta Barat untuk berangkat bersama-sama ke Tanjung Lesung. Kurang lebih 4 jam perjalanan akhirnya sampai di Tanjung Lesung Sailing Club atau akrab juga dengan nama Legon Dadap Cottage. Jauh dari keriuhan kota, penginapan 2 lantai ini tepat di bibir pantai, membuat lo dapat menikmati lautan luas dengan pantulan sinar matahari hanya dari balkon teras cottage ini. Terdapat kolam kecil seperti jacuzzi yang langsung menghadap ke laut. Lelah perjalanan pun terbayar dengan view yang menenangkan pada pagi hari tersebut. Mereka pun langsung bergegas mengambil kamera masing-masing untuk mencari angle-angle menarik. Ada yang memotret di sekitar penginapan, ada yang di pinggir pantai, sampai di pepohonan.

 

Stop photo hunting, start snorkeling

Tanpa beristirahat terlebih dahulu, selepas sarapan, mereka langsung bersiap-siap untuk memulai petualangannya di sekitar Tanjung Lesung. Kali ini tidak membutuhkan kamera, karena mereka akan snorkeling menikmati keindahan laut Tanjung Lesung. Moment ini sangat seru, karena nggak banyak yang berani untuk turun ke laut. Jadilah mereka mendorong satu sama lain untuk terjun ke laut. Salah satu anggota MLDSquad juga membawa drone, ia menerbangkan kamera tersebut dan merekam aktivitas para anggota lainnya dari atas. Mereka pun sempat membuat pola seperti sedang akurobik dan melambai kearah drone dengan kompaknya.

 

Liwungan island hoping

Breathtaking Short Getaway MLDSquad

Setelah lelah bermain dengan ikan-ikan, MLDSquad langsung menuju ke sebuah pulau yang hanya dihuni oleh beberapa warga. Pulau Liwungan yang sering dikunjungi wisatawan ini memang masih belum banyak tersentuh tangan manusia. Hanya ada beberapa warung yang menjajakan makanan kecil. Pasir yang putih, ombak kecil dan air sebening kristal membuat pulau ini sempurna untuk menjadi objek foto. Bahkan terdapat satu spot favorit yakni gundukan pasir yang sedikit terpisah dengan pulau tersebut, membuat lo seperti berada di film "Le Petite Prince". Atau terdapat pohon dengan ranting yang menjalar di bibir pantai, yang juga menjadi spot favorit para pengunjung yang datang. Para anggota MLDSquad pun sibuk berpencar mencari objek fotonya masing-masing.

 

Sunset catcher at Beach Club

Breathtaking Short Getaway MLDSquad

Puas mengeksplorasi Pulau Liwungan, mereka pun kembali ke penginapan untuk bersiap-siap ke Beach Club yang ada tidak jauh dari sana. Sayangnya saat tiba di tempat tersebut, cuaca sedang mendung hingga menutupi sunset. Padahal jika cuaca cerah dari Beach Club ini lo bisa memandangi gunung Krakatau. Tapi, jangan panggil mereka anggota MLDSquad jika nggak bisa menemukan objek menarik di suatu tempat. Meskipun cuaca mendung mereka berhasil mendapatkan foto-foto yang menarik seperti karang-karang yang terlihat karena air laut yang surut, ataupun moment di jetty yang ramai akan pengunjung.

Get lost in Mongolia

Breathtaking Short Getaway MLDSquad

Bukan Mongolia yang sebenarnya kok, Urbaners! Keesokan harinya, sebelum pulang mereka sempat mampir ke penginapan Mongolia yang sangat unik. Semua perabotan dan desain dari hotel ini didatangkan langsung dari Mongolia. Bahkan lo berkesempatan untuk mencoba baju adat Mongolia yang tebal dan mewah. Setelah itu mereka juga mampir ke Kampung Cikadu untuk hunting batik asli dari pengrajin Banten.

Breathtaking Short Getaway MLDSquad

Meskipun singkat namun perjalanan ini cukup berkesan, seperti yang diutarakan oleh Arif Nurohman salah satu anggota dari MLDSquad, ia sangat senang dengan adanya trip ini. Tidak hanya tentang objek foto tetapi juga menjalin kedekatan yang lebih dengan para anggota lainnya. Karena biasanya mereka hanya bertemu di event-event dengan waktu yang singkat. Meskipun baru berakhir, mereka sudah merencanakan trip selanjutnya, lho, Urbaners! Kira-kira kemana ya?

YellowFit, Catering Sehat Bergaransi Berat Badan Turun

Mon, 12 April 2021
catering sehat

Setiap orang tentunya ingin memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Hal itu bisa didapatkan melalui olahraga atau mengonsumsi makanan bergizi. Nah, kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku bisnis makanan sehat untuk mengembangkan usahanya.

Berangkat dari situasi tersebut, Christopher Aldo membangun bisnis catering sehat, bernama YellowFit Kitchen. Diet and healthy catering nomor satu di Indonesia dan satu-satunya yang berani memberikan jaminan 100% uang kembali, jika makanan di rasa nggak lezat atau berat badan konsumen nggak menurun.

Mau tau cerita lengkap dari Christopher Aldo dalam mendirikan usahanya dan bagaimana bisa tetap konsisten di sektor bisnis ini? Yuk, simak ulasannya di sini, bro.

Merintis Bisnis Katering Sehat Sejak Kuliah

Semasa kuliah, Christopher Aldo senang fitness dan ikut program diet di waktu bersamaan. Disisi lain, ia pun sering menghadapi masalah keuangan, terutama untuk bayar kamar kos, serta biaya kuliah. Pada tahun 2017, ia pun memutuskan untuk mendirikan bisnis katering sehat, YellowFit Kitchen bersama temannya.

Pastinya lo setuju kalo membangun bisnis dari nol memang nggak mudah dan tentu ada rintangan dalam prosesnya. Seperti yang dirasakan Aldo saat awal mengembangkan usahanya, rata-rata per harinya ia hanya bisa menjual 5 kotak aja ke teman-teman kampusnya selama 8 bulan.

Aldo berpikir untuk menutup YellowFit Kitchen, lantaran masih fokus dengan kuliahnya. Ditambah lagi, ia harus menjaga makanannya supaya tetap fresh. Kurirnya pun terkadang masih terpencar di daerah yang berbeda dan mahalnya biaya ongkos kirim. Selain itu, banyak konsumennya yang mengeluh dan meminta refund.

Namun, setelah berhasil melewati masa sulit itu, bisnisnya semakin berkembang, ia bisa menjual rata-rata 30 kotak per hari. Yang awalnya hanya berjualan di Depok, lalu diperluas ke Jakarta dan berhasil menjual hingga 100 kotak per hari. Bahkan, di tahun 2019, pesanannya meningkat sebanyak 2.000 kotak per hari. Wow keren banget ya, bro?

Menghadirkan Menu Makanan Sehat dan Lezat

catering sehat

Credit image - pingpoint

Keistimewaan yang dimiliki YellowFit Kitchen adalah hidangan yang berganti-ganti setiap harinya dan terdapat beberapa menu autentik hasil racikan sendiri. Menurut Christopher Aldo, yang terpenting di setiap makanan harus mengandung rendah kalori, rendah lemak, rendah karbohidrat, dan tinggi protein.

Salah satu menu favorit YellowFit Express adalah Pizza Diet. Biasanya pizza berbahan tepung, namun berbeda dengan yang satu ini menggunakan kembang kol. Adapun, menu McD versi diet digoreng dengan minyak yang sehat, tanpa kulit, dan dibalut tepung gandum. Lo bisa makan junk food tapi tetap rendah kalori, bro. 

Menu YellowFit Kitchen ini dikembangkan oleh tim internalnya sendiri. Jadi setiap minggunya, ia melakukan rapat rutin bersama para koki. “Kami memiliki 6 koki, setiap 2 orang akan bergiliran untuk rapat dengan kami. Di kesempatan itu juga kami bersama-sama melakukan pengukuran zat-zat yang terkandung dalam makanan yang ingin ditawarkan kepada konsumen,” ujar Aldo.

Kebutuhan gizi di setiap porsinya berbeda-beda. Menurut Christopher, kebutuhan untuk wanita kurang lebih 1.000-1.200 kalori, dan untuk pria akan lebih tinggi berkisar 1.200-1.500 kalori. Dengan catatan, semua ukuran itu tergantung dari aktivitas yang dijalankan masing-masing orang.

Buat lo yang mau coba, harga perposinya sekitar Rp50.000 dan bisa lebih mahal kalo lo beli cuma buat makan siang aja. Tapi, kalau beli paket siang dan malam, akan diberikan harga spesial. Nikmatnya lagi, lo bisa memesan catering ini dengan pilihan paket perminggu atau perbulan. Jadi, disesuaikan aja dengan kebutuhan lo, bro.

Melihat Peluang Industri Makanan Sehat

catering sehat

Credit image - goodlife.id

Belum merasa puas diri dengan hasil yang telah dicapai, ia pun tetap melihat adanya tantangan dari kompetitor yang bermunculan setiap harinya. “Dulu saat saya memulai bisnis ini, kompetitornya memang masih sedikit. Berbeda halnya dengan sekarang, mungkin jumlahnya sudah puluhan, bahkan ratusan,” paparnya.

Untuk meningkatkan pelayanannya, Christopher menawarkan free delivery kepada pelanggan-pelanggannya dengan frekuensi pengiriman 2 kali dalam sehari, dan jaminan refund jika makanannya nggak fresh. Layanan ini berlaku untuk daerah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya ya, bro.

“Kebanyakan kompetitor itu hanya sekali kirim aja dalam sehari, jadi kalau udah malam makanannya kurang segar. Kami juga memberikan guarantee refund bilamana makanannya nggak enak, maka kami akan refund uang mereka,” tegasnya.

Selain usaha katering, ia juga berjualan detox tea dengan rasa leci, lemon, dan jasmine untuk menahan nafsu makan. “Banyak teh detox di luar sana yang bilang kalau manfaatnya itu bisa menurunkan berat badan. Itu sebenarnya bohong,” tambah Aldo.

Kini, YellowFit Kitchen udah memiliki jumlah karyawan sebanyak 250 orang, dengan 25 orang untuk urusan kantor, dan sisanya ada di divisi distribusi. Untuk melebarkan sayapnya, YellowFit juga sering mengadakan kolaborasi dengan beberapa influencer ternama.

Menurut Christopher kedepannya bisnis catering sehat memiliki peluang besar karena orang-orang  mulai sadar akan kesehatan mereka, terutama yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.

Wahhh sangat inspiratif banget ya, bro, perjalanan bisnis dari Christopher Aldo. Untuk memulai usaha, kuncinya ada pada diri lo sendiri. Nggak ada sesuatu yang luar biasa yang didapatkan dengan mudah. Well, kapan giliran lo buat mengembangkan ide bisnis lo, bro?.

 

Featured image - traveling.bisnis.com