• News
  • Indonesian Diecaster: Tidak Hanya Sekedar Komunitas Mainan

Indonesian Diecaster: Tidak Hanya Sekedar Komunitas Mainan

Fri, 14 September 2018
Indonesian Diecaster: Tidak Hanya Sekedar Komunitas Mainan

Seneng nggak sih kalau bisa sharing segala hal mengenai hobi lo? Inilah yang dilakukan Indonesian Diecast, komunitas diecast yang cukup besar di Indonesia. Berawal dari sharing diecast, komunitas ini malah merambah area fotografi khususnya untuk diecast. Intip keseruan komunitas ini di MLDSPOT TV x NET Season 2 Episode 3 nanti ya, Urbaners! Tidak hanya itu, akan ada juga produk tali jam lokal berkualitas internasional bernama KRST dan tempat hang out wajib di Bandung!

 

Indonesian Diecast: Ketika Hobi Mainan Dan Fotografi Menjadi Satu

Indonesian Diecast: Ketika Hobi Mainan Dan Fotografi Menjadi Satu

Bukan pertama dan terbesar? Lalu apa yang menjadi pembeda komunitas diecast ini dengan yang lain? Indonesian Diecaster dikelilingi oleh anggota yang juga hobi fotografi. Tidak hanya mengoleksi diecast, mereka juga memiliki aktifitas fotografi dan custom diecast sehingga komunitas ini menjadi lebih lengkap. Meskipun menurut sang pendiri yakni Sandy Agustra terbentuknya Indonesian Diecaster ini tidak sengaja, namun mereka cukup solid dan selalu sharing tentang mainan-mainan masing-masing. Dari awalnya pada tahun 2014 hanya ber-5 kini anggotanya sudah mencapai ribuan dari berbagai penjuru Indonesia. Tidak hanya dijadikan hobi, mainan ini juga merupakan investasi yang cukup menggiurkan lho, Urbaners!

 

Make A Fashion Statement with KRST Strap Watch

Make A Fashion Statement with KRST Strap Watch

Kini fungsi jam sudah bergeser tidak hanya untuk menunjukkan waktu, tetapi bagian dari fashion item wajib hampir seluruh para pria. Setuju nggak Urbaners? Nah, nggak cuma jam-nya aja, lo juga bisa membuat statement fashion lo melalui strap jam. KRST yang merupakan brand strap jam yang bisa menjadi koleksi terbaru lo, Urbaners! Terdapat beberapa jenis yang bisa lo pilih mulai dari Vintage, Sporty sampai Elegant. Untuk kualitasnya juga nggak perlu diragukan lagi, terbagi menjadi dua jenis yakni  Exotic Leather yang berasal dari kulit buaya, ular, dan ayam. Sementara jenis lainnya, yaitu Calf Leather yang berasal dari kulit sapi. Semua pembuatan strap jam ini juga handmade mulai dari membuat desain, proses cutting, pewarnaan, jahit, hingga finishing.

 

Ketika lo bisa hang out ditengah-tengah karya para seniman Indonesia

Ketika lo bisa hang out ditengah-tengah karya para seniman Indonesia

Apa jadinya jika unsur seni dipadukan dengan urban? Nggak perlu berandai-andai Urbaners, karena lo bisa merasakannya di Lawangwangi Creative Space. Karena tempat ini terdapat cafe, art space sampai Labmath (laboratorium matematika). Terletak di Bandung tepatnya Dago, Lawangwangi Creative Space tidak pernah sepi pengunjung. Pasalnya saat lo memasuki tempat ini saja sudah disuguhkan oleh karya seni para seniman Indonesia yakni diantaranya Tisna Sanjaya, Eddy Santoso, Mujahidin Nurrahman, Etza Meisyara, dan para seniman muda Indonesia lainnya. Karya seni yang ditampilkan di galeri Lawangwangi tidak melulu lukisan. Ada juga seni patung, instalasi, video, film , sampai pertunjukan. Satu lagi yang ada di Lawangwangi, yaitu sebuah ruangan yang dinamakan Labmath. Ini merupakan laboratorium matematika yang diisi oleh beberapa ilmuwan. Nah, pada lantai dua ada cafe yang cocok banget buat hang out bersama temen-temen lo. Dan tentunya, Instragamable, Urbaners!

 

Nah, mau tau versi lengkap konten-konten yang menginspirasi ini, Urbaners? Kalau gitu jangan lupa menontonnya di NET. setiap hari Minggu pukul 22.00 WIB. Nantinya juga akan ada performance dari musisi-musisi Indonesia, dan kuis yang berhadiah total jutaan rupiah! Stay tuned and get yourself inspired!

Arti Terselubung dari Produk Maskeren

Tue, 14 July 2020

Instead of spreading the virus, we better spreading the inspiration. Inilah pesan yang terdapat pada project Maskeren. Masker hasil Kolaborasi dari MLDSPOT & Monstore yang tidak hanya membuat lo lebih stylish tetapi juga membangun percikan semangat produk lokal untuk tetap berkarya. Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya MLDSPOT & Monstore memilih typography untuk desain Maskeren ini. Kira-kira apa alasannya ya, Bro?

 

Spirit Kolaborasi yang Sama

Kolaborasi bukanlah sesuatu yang asing bagi MLDSPOT maupun Monstore. Kedua brand ini memang gemar merangkul sesama produk lokal untuk bahu membahu menghasilkan sesuatu yang baru. Menariknya lagi, kolaborasi ini dibentuk guna memberi semangat anak-anak muda untuk tetap aktif namun bertanggung jawab pada diri sendiri serta lingkungan sekitar.

 

Sebuah Statement dari MLDSPOT & Monstore

Awal proses kolaborasi ini tidak mudah, Bro! Baik MLDSPOT maupun Monstore memiliki brand identity yang kuat, bagaimana menggabungkan keduanya menjadi satu desain yang menarik tanpa menghilangkan identitas masing-masing. Monstore terbiasa dengan desain yang complex & detail, sedangkan MLDSPOT yang simple & clean. Seperti pertemuan di tengah, konsep Maskeren berbeda dari masker yang lainnya. Desain yang dipilih pun merupakan perkawinan keduanya dan melihat kegemaran anak muda akan statement kuat, sehingga lebih mengena bagi siapa pun yang membacanya. Akhirnya, terpilih konsep typography sebagai “direct message” yang cukup to the point.

 

Charity Melalui Kolaborasi

Alasan lain kolaborasi ini terbentuk adalah tujuan dari Maskeren itu sendiri. Seperti yang lo ketahui, setiap pembelian satu masker sama seperti lo menyumbang tiga kali lipat dari harga tersebut untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 melalui campaign Indonesia Melawan Corona di Kitabisa.com. Bagi Monstore dan MLDSPOT, sekecil apa pun selama tujuannya baik, hasilnya pasti juga akan baik. Harapannya, dengan kolaborasi ini mampu memberikan semangat lebih untuk para brand lokal agar terus aktif dan menghasilkan produk berkualitas. Yuk, teruskan semangat untuk berdonasi di tengah pandemi ini, Bro!