Home Scoop MLDSPOT X Ricky Janitra: Blurring Boundaries
MLDSPOT X Ricky Janitra: Blurring Boundaries

MLDSPOT X Ricky Janitra: Blurring Boundaries

Wednesday, July 4, 2018 - 18:52
Bagikan
Facebook Twitter Email

Saat musik, seni, dan market bersatu di sebuah tempat, hasilnya adalah acara Xspace yang merupakan kerja sama Brillio dengan MLDSPOT. Berlangsung selama 3 hari dari 29 Juni-1 Juli, Xspace menjadi wadah bagi para pengunjung maupun pelaku seni untuk “Xhibition, Xperience, dan Xplore”.  Lewat Xhibition dan Xperience, para art creator bisa menawarkan dan menampilkan karya mereka, sedangkan lewat Xplore para musisi hadir menampilkan penampilan musik masa kini Ketiganya bisa dinikmati pengunjung tanpa harus repot berpindah-pindah venue.

Berbagai art installation tersaji apik di Xspace. Sebut saja karya Adi Dharma yang bertajuk ‘Stereoflow’, instalasi berbentuk 3D dengan gelombang karakter warna-warni yang sangat artsy. Bergeser sedikit, lo bisa menemukan karya Marishka Soekarna yang terinspirasi fenomena selfie.

 

 

Tak jauh dari kedua instalasi tadi, tepatnya di sebelah panggung, ada satu instalasi seni unik yang merupakan hasil karya Ricky Janitra atau yang biasa dipanggil Babay. Sekilas, instalasi Babay terlihat seperti segitiga berwarna hitam yang biasa saja. Namun, di bagian atas karya yang diberi nama Blurring Boundaries ini ada sebuah lubang di mana lo bisa memasukkan kepala lo untuk melihat isi di dalam segitiga ini. Saat lo memasukkan kepala, siap-siap untuk menyaksikan sebuah taman dengan bunga dan rerumputan berhias lampu-lampu berpendar. Uniknya lagi, kamu juga bisa mendengar cuitan burung saat memasukkan kepala ke dalam segitiga hitam tadi.

Ambience di dalam instalasi Blurring Boundaries milik Babay memang diatur untuk memberikan kesan suasana yang asri, tapi jangan sampai lo terkecoh. Di balik itu semua, ada makna lebih yang diusung instalasi ini. Meski terlihat asri layaknya suasana di tengah taman, tetap saja elemen yang ada di dalamnya merupakan benda ‘palsu’. Menurut Babay, instalasi yang ia buat mencoba menyajikan kenyataan dunia zaman sekarang, di mana batasan antara dunia nyata mulai sirna. “Sebagian orang sudah nggak bisa lagi membedakan dunia nyata dengan virtual. Padahal apa yang lo lakukan itu adalah fake.” ujarnya ketika menjelaskan makna di balik instalasi karya seni miliknya.

 

 

Untuk menghasilkan karya dengan esensi yang begitu dalam, Babay menghabiskan waktu yang cukup lama. Ia membutuhkan satu bulan penuh untuk menyelesaikan Blurring Boundaries. Lamanya proses pengerjaan ini juga dipengaruhi detail material pembuatan karena media yang biasanya Babay gunakan untuk karya-karya sebelumnya adalah multimedia projector sedangkan untuk karya kali ini ia memanfaatkan sculture dan media lain dalam bentuk 3D agar karyanya terlihat lebih ‘hidup’.

Penasaran dengan art installation karya seniman-seniman lokal lainnya? Tenang, Urbaners. Masih banyak event-event seni yang menghadirkan karya-karya seniman lokal yang bisa lo nikmati sepanjang tahun ini. Cek event schedule di website MLDSPOT atau ikutin info di media sosial MLDSPOT untuk tahu jadwal art event terdekat!