Museum Blanco: Hidupkan Suasana Renaissance hingga Fine Dining Tersembunyi - MLDSPOT
  • News
  • Museum Blanco: Hidupkan Suasana Renaissance hingga Fine Dining Tersembunyi

Museum Blanco: Hidupkan Suasana Renaissance hingga Fine Dining Tersembunyi

Sun, 06 October 2019
Tampilan depan dari Museum Blanco Renaissance di Ubud

Ubud, salah satu daerah di Pulau Bali ini nggak hanya dikenal sebagai pusat panorama alam yang indah, tapi juga tempat berkumpulnya para seniman dan budayawan. Ubud mempunyai suasana rindang dengan pemandangan pedesaan yang dihiasi hamparan sawah yang menyejukkan mata. Banyak turis dan warga lokal datang ke Ubud untuk menyaksikan pementasan seni atau pameran lukisan, yang diadakan hampir setiap minggu.

Kalau lo lagi berlibur ke Bali, sempatkanlah untuk mampir mengunjungi beberapa atraksi menarik di Ubud. Salah satu yang bisa lo sambangi adalah Museum Blanco Renaissance yang terletak di Jalan Raya Campuhan, Sayan, Kecamatan Ubud. Hanya 30 menit dari Kota Denpasar, lo bakal menemukan karya seni dan tawaran fine dining yang nggak banyak diketahui turis lain.

Museum Blanco Renaissance yang terletak menghadap keindahan Campuhan

Antonio Blanco, seorang pelukis berdarah Spanyol kelahiran 15 September 1911 di Manila, adalah sosok di balik berdirinya Museum Blanco Renaissance. Kecintaannya akan dunia seni terlahir ketika beliau duduk di bangku SMA. Setelah menamatkan sekolah, Antonio melanjutkan pendidikannya di National Academy of Art di New York di bawah ajaran Sidney Dickinson, seorang pelukis Amerika. Pada tahun-tahun itulah, Antonio berkonsentrasi dengan ketertarikannya akan bentuk tubuh manusia, lebih khususnya kepada tubuh perempuan yang kemudian dicurahkan melalui media lukisan.

Museum Blanco Renaissance sebenarnya adalah galeri milik Antonio Blanco, dimana ia memamerkan semua koleksi seni yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun. Untuk memasukinya, Urbaners bisa membayar tiket masuk seharga Rp35.000. Nggak hanya koleksi Antonio, lo juga bakal melihat hasil guratan karya mendiang Antonio Blanco di dalamnya. Terdapat pula satu lorong yang bakalan menuntun Urbaners untuk masuk ke ruangan studio yang menjadi tempat dimana Antonio Blanco melahirkan karya-karyanya. Semua tata interior sengaja dibiarkan sama seperti saat beliau terakhir berada di sana. Mungkin itulah yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung, sebuah suguhan untuk melihat tempat bersejarah nyata yang sulit ditemukan di galeri seni lain.

Ruang lukis Antonio Blanco di dalam Museum Blanco Renaissance

 

Fine Dining Tersembunyi di Blanco par Mandif

Nggak jauh dari Museum Blanco Renaissance, cukup berjalan kaki selama dua menit saja, lo akan menemukan sebuah plat berwarna silver dengan pahatan bertuliskan “Blanco par Mandif”. Lalu, sebuah lorong tangga akan menuntun lo untuk memasuki ruangan bar bernuansa vintage dengan lampu redup. Di tempat ini, lo bisa menikmati sajian fine dining ala Blanco par Mandif. Rasanya seperti menemukan hidden gem!

Area fine dining Blanco par Mandif mengusung nuansa elegan dan minimalis dengan pemilihan warna cream yang mendominasi. Sungguh tempat yang cocok kalau lo mau merencanakan makan malam romantis bersama pasangan atau pertemuan kasual yang santai. Sesuai dengan tema yang mereka usung, “Finest Progressive Indonesian Cuisine”, tempat ini mengedepankan ide kuliner dengan cita rasa yang progresif. Para koki menciptakan menu-menu andalan menggunakan kombinasi pengetahuan metode memasak profesional, bahan-bahan masakan tradisional, serta inovasi resep yang spesial. Sentuhan ramah dari sang manajer dan para staf yang hadir adalah nilai lebih yang patut diacungi jempol.

Sebelum memilih set menu yang diinginkan, sang manajer akan menanyakan terlebih dahulu, apakah lo memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu? Menariknya lagi, menu Blanco par Mandif juga dibagi ke dalam pilihan ala carte, degustation, vegetarian, dan pescatarian.

Presentasi setiap hidangan di Blanco par Mandif sungguh memukau

Dari menu yang tersedia tadi, lo bisa memilih set menu yang masing-masingnya akan menghidangkan 7 atau 9 macam hidangan. Jika memilih wine pairing atau mocktail, mereka akan menyajikan minumannya dengan meracik langsung di hadapan lo, jadi serasa menonton pertunjukan ala bartender. Setelah itu, hidangan pembuka, hidangan utama, hingga hidangan penutup akan bergantian disajikan. Salah satu yang menjadi pusat perhatian sembari menikmati setiap sajian adalah tampilan cantik dari setiap makanan. Presentasi setiap piring nampak sangat dipikirkan secara baik dan menghadirkan kata “wah” setiap kali para staf menyajikannya di atas meja.

Asinan Jakarta, salah satu yang berhasil menarik perhatian saat santap malam 

Salah satu menu yang menggugah adalah Asinan Jakarta. Disajikan dalam porsi yang mungil dan sangat cantik, jika dilihat secara langsung lo mungkin nggak menyangka itu adalah asinan. Tapi, ketika disuap ke mulut, seluruh kekayaan rasa dan tekstur dari asinan langsung menyatu. Adapun cemilan ringan berupa roti sourdough dipasangkan dengan arak Singaraja yang diracik secara khusus menimbulkan kenikmatan tersendiri! Segar, mengejutkan, sekaligus membuat ketagihan untuk mengambil potongan roti sourdough baru kemudian mencocolnya ke dalam mangkuk dipping lagi dan lagi. Chef di Blanco par Mandif bahkan berhasil menyajikan kreasi hidangan octopus yang sempurna dengan saus kacang merah. Empuk daging octopusnya dan aroma bakaran yang pas menjadi highlight of the night.

Hidangan utama berbahan utama daging octopus yang empuk

Kejutan nggak berhenti di situ, Urbaners. Untuk menutup sesi fine dining, tentu nggak lengkap tanpa kehadiran dessert. Kebayang nggak, gimana caranya memadukan jajanan tempo dulu seperti getuk, ting-ting, hingga kueku dengan tampilan klasik modern? Temukan jawabannya di Blanco par Mandif.

Pilihan dessert bernuansa tempo dulu disajikan secara beragam dan menarik

Lo bisa menanyakan inspirasi ide dari menu dan sajian tersebut saat chef datang menghampiri sekaligus menjelaskan menu karyanya. Di Blanco par Mandif, lo bukan hanya pelanggan yang datang, makan, dan pulang. Lebih dari itu, lo diperlakukan bak tamu di rumah sendiri. Lo bisa bercakap-cakap dengan para koki dan ngobrol lebih lanjut tentang ilmu kuliner mereka. Pengalaman inilah yang membuat fine dining di Blanco par Mandif terasa makin sempurna!

 

Kalau lo tertarik menikmati jamuan makan malam di sini, sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu melalui website resmi mereka yaitu di www.blancoparmandif.com atau intip akun Instagramnya di @BlancoParMandif!

 

 

YellowFit, Catering Sehat Bergaransi Berat Badan Turun

Mon, 12 April 2021
catering sehat

Setiap orang tentunya ingin memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Hal itu bisa didapatkan melalui olahraga atau mengonsumsi makanan bergizi. Nah, kondisi ini menjadi peluang bagi pelaku bisnis makanan sehat untuk mengembangkan usahanya.

Berangkat dari situasi tersebut, Christopher Aldo membangun bisnis catering sehat, bernama YellowFit Kitchen. Diet and healthy catering nomor satu di Indonesia dan satu-satunya yang berani memberikan jaminan 100% uang kembali, jika makanan di rasa nggak lezat atau berat badan konsumen nggak menurun.

Mau tau cerita lengkap dari Christopher Aldo dalam mendirikan usahanya dan bagaimana bisa tetap konsisten di sektor bisnis ini? Yuk, simak ulasannya di sini, bro.

Merintis Bisnis Katering Sehat Sejak Kuliah

Semasa kuliah, Christopher Aldo senang fitness dan ikut program diet di waktu bersamaan. Disisi lain, ia pun sering menghadapi masalah keuangan, terutama untuk bayar kamar kos, serta biaya kuliah. Pada tahun 2017, ia pun memutuskan untuk mendirikan bisnis katering sehat, YellowFit Kitchen bersama temannya.

Pastinya lo setuju kalo membangun bisnis dari nol memang nggak mudah dan tentu ada rintangan dalam prosesnya. Seperti yang dirasakan Aldo saat awal mengembangkan usahanya, rata-rata per harinya ia hanya bisa menjual 5 kotak aja ke teman-teman kampusnya selama 8 bulan.

Aldo berpikir untuk menutup YellowFit Kitchen, lantaran masih fokus dengan kuliahnya. Ditambah lagi, ia harus menjaga makanannya supaya tetap fresh. Kurirnya pun terkadang masih terpencar di daerah yang berbeda dan mahalnya biaya ongkos kirim. Selain itu, banyak konsumennya yang mengeluh dan meminta refund.

Namun, setelah berhasil melewati masa sulit itu, bisnisnya semakin berkembang, ia bisa menjual rata-rata 30 kotak per hari. Yang awalnya hanya berjualan di Depok, lalu diperluas ke Jakarta dan berhasil menjual hingga 100 kotak per hari. Bahkan, di tahun 2019, pesanannya meningkat sebanyak 2.000 kotak per hari. Wow keren banget ya, bro?

Menghadirkan Menu Makanan Sehat dan Lezat

catering sehat

Credit image - pingpoint

Keistimewaan yang dimiliki YellowFit Kitchen adalah hidangan yang berganti-ganti setiap harinya dan terdapat beberapa menu autentik hasil racikan sendiri. Menurut Christopher Aldo, yang terpenting di setiap makanan harus mengandung rendah kalori, rendah lemak, rendah karbohidrat, dan tinggi protein.

Salah satu menu favorit YellowFit Express adalah Pizza Diet. Biasanya pizza berbahan tepung, namun berbeda dengan yang satu ini menggunakan kembang kol. Adapun, menu McD versi diet digoreng dengan minyak yang sehat, tanpa kulit, dan dibalut tepung gandum. Lo bisa makan junk food tapi tetap rendah kalori, bro. 

Menu YellowFit Kitchen ini dikembangkan oleh tim internalnya sendiri. Jadi setiap minggunya, ia melakukan rapat rutin bersama para koki. “Kami memiliki 6 koki, setiap 2 orang akan bergiliran untuk rapat dengan kami. Di kesempatan itu juga kami bersama-sama melakukan pengukuran zat-zat yang terkandung dalam makanan yang ingin ditawarkan kepada konsumen,” ujar Aldo.

Kebutuhan gizi di setiap porsinya berbeda-beda. Menurut Christopher, kebutuhan untuk wanita kurang lebih 1.000-1.200 kalori, dan untuk pria akan lebih tinggi berkisar 1.200-1.500 kalori. Dengan catatan, semua ukuran itu tergantung dari aktivitas yang dijalankan masing-masing orang.

Buat lo yang mau coba, harga perposinya sekitar Rp50.000 dan bisa lebih mahal kalo lo beli cuma buat makan siang aja. Tapi, kalau beli paket siang dan malam, akan diberikan harga spesial. Nikmatnya lagi, lo bisa memesan catering ini dengan pilihan paket perminggu atau perbulan. Jadi, disesuaikan aja dengan kebutuhan lo, bro.

Melihat Peluang Industri Makanan Sehat

catering sehat

Credit image - goodlife.id

Belum merasa puas diri dengan hasil yang telah dicapai, ia pun tetap melihat adanya tantangan dari kompetitor yang bermunculan setiap harinya. “Dulu saat saya memulai bisnis ini, kompetitornya memang masih sedikit. Berbeda halnya dengan sekarang, mungkin jumlahnya sudah puluhan, bahkan ratusan,” paparnya.

Untuk meningkatkan pelayanannya, Christopher menawarkan free delivery kepada pelanggan-pelanggannya dengan frekuensi pengiriman 2 kali dalam sehari, dan jaminan refund jika makanannya nggak fresh. Layanan ini berlaku untuk daerah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya ya, bro.

“Kebanyakan kompetitor itu hanya sekali kirim aja dalam sehari, jadi kalau udah malam makanannya kurang segar. Kami juga memberikan guarantee refund bilamana makanannya nggak enak, maka kami akan refund uang mereka,” tegasnya.

Selain usaha katering, ia juga berjualan detox tea dengan rasa leci, lemon, dan jasmine untuk menahan nafsu makan. “Banyak teh detox di luar sana yang bilang kalau manfaatnya itu bisa menurunkan berat badan. Itu sebenarnya bohong,” tambah Aldo.

Kini, YellowFit Kitchen udah memiliki jumlah karyawan sebanyak 250 orang, dengan 25 orang untuk urusan kantor, dan sisanya ada di divisi distribusi. Untuk melebarkan sayapnya, YellowFit juga sering mengadakan kolaborasi dengan beberapa influencer ternama.

Menurut Christopher kedepannya bisnis catering sehat memiliki peluang besar karena orang-orang  mulai sadar akan kesehatan mereka, terutama yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.

Wahhh sangat inspiratif banget ya, bro, perjalanan bisnis dari Christopher Aldo. Untuk memulai usaha, kuncinya ada pada diri lo sendiri. Nggak ada sesuatu yang luar biasa yang didapatkan dengan mudah. Well, kapan giliran lo buat mengembangkan ide bisnis lo, bro?.

 

Featured image - traveling.bisnis.com