• Sport
  • Ingin Nonton Asian Games di Palembang? Ini Cabang Olahraga yang Bisa Lo Lihat

Ingin Nonton Asian Games di Palembang? Ini Cabang Olahraga yang Bisa Lo Lihat

Fri, 10 August 2018
asian games

Asian Games 2018 akan dilaksanakan di dua tempat, Jakarta dan Palembang. Ingin nonton Asian Games? Bagi lo yang nggak tinggal di seputaran Jakarta ataupun Palembang, mungkin informasi dari perkembangan venue Asian Games 2018 kebanyakan datang dari Jakarta aja, sedangkan informasi dari Palembang ini cukup sedikit. Padahal ada beberapa cabang olahraga keren yang juga dipertandingkan di Palembang. Total ada 12 cabang olahraga yang dipertandingkan di sana.

Cabang olahraga yang paling banyak menyita perhatian adalah panjat tebing. Pada Asian Games Palembang 2018 ini, panjat tebing masuk ke daftar nomor 2 sebagai cabang olahraga yang ditargetkan tinggi, yaitu 2 emas. Panjat tebing hanya kalah dari pencak silat yang ditarget 5 emas. Selain panjat tebing, ada dayung yang diselenggarakan di Danau Jakabaring. Di cabang olahraga ini Indonesia ditargetkan 1 emas.

Dalam artikel kali ini, akan dibahas beberapa cabang olahraga dan venue yang ada di Palembang. Siapa tahu dalam waktu dekat lo sedang berada di Palembang, jadi lo bisa menonton beberapa pertandingan olahraga di sana.

 

Panjat Tebing di Sport Climbing Arena

panjat tebing

 

Salah satu cabang olahraga yang ditarget mendulang beberapa emas adalah panjat tebing. Panjat tebing adalah cabang olahraga yang paling underrated, nggak pernah masuk ke televisi maupun pemberitaan, tetapi mempunyai prestasi kelas dunia. Pada kejuaraan panjat tebing di Tiongkok bulan Mei 2018 kemarin, atlet Indonesia berhasil mendapatkan 3 medali, salah satunya medali emas yang direbut oleh Aspar Jaelolo di nomor speed.

Selain Aspar, ada pula pemanjat tebing Indonesia yang terkenal akhir-akhir ini. Dia adalah Aries Susanti Rahayu, wanita berhijab yang sukses mendapatkan medali emas di ajang IFSC World Cup 2018. Aries berhasil mengalahkan Anna Tsyganova dari Rusia di kategori woman speed. Dengan kesuksesan para atlet panjat tebing Indonesia di kancah dunia, wajar jika KONI menarget 2 emas untuk cabor panjat tebing.

Untuk melihat olahraga panjat tebing secara langsung, lo tinggal menuju ke komplek Jakabaring Sports Center. Di sana lo bisa langsung ke Sport Climbing Arena, yang tempatnya berada di dekat Danau Jakabaring. Cabang olahraga panjat tebing akan dimulai 23 Agustus 2018.

 

Tennis di Tennis Court

 

Jika lo ingin bergeser sedikit dari Sport Climbing Arena, lo akan sampai di Jakabaring Tennis Court yang berada tepat di sebelah venue panjat tebing. Di sini lo bisa melihat pertandingan cabang olahraga tenis dan soft tenis. Kerennya lagi, venue Jakabaring Tennis Court ini adalah salah satu venue baru. Di sini bahkan dibangun 8 lapangan tenis baru, lho. Jadi, lo bisa melihat secara lengkap seluruh cabang olahraga tenis.

Sedangkan lapangan utamanya dibuat menyerupai lapangan Tennis Indoor Senayan. Kapasitasnya pun ditingkatkan menjadi seribuan orang. Sayangnya, untuk cabang olahraga tenis, KONI nggak menarget timnas Indonesia terlalu tinggi.

 

Dayung di Danau Jakabaring

asial games terbaik

 

Cabang olahraga selanjutnya yang bakal seru banget adalah dayung yang dilaksanakan di Danau Jakabaring. Sebenarnya, Danau Jakabaring ini sudah dibangun sejak lama, tetapi karena ada persyaratan dari komite Asian Games, Danau Jakabaring pun dilebarkan hingga 2,500 meter! Selain cabang olahraga dayung, di Danau Jakabaring juga diselenggarakan rowing dan triathlon.

Dayung merupakan salah satu cabang olahraga yang ditargetkan mendapatkan medali emas, salah satunya dari dragon boat atau perahu naga. Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) mengatakan sebenarnya perahu naga bisa menyumbangkan 2 medali emas. Tetapi mengingat pada Asian Games 2014 kemarin, Indonesia hanya mampu menyumbang 1 medali perunggu, target realistisnya berubah menjadi 1 medali emas. Cabor dayung ini akan dimulai 21 Agustus 2018.

Selain 3 cabang olahraga di atas, ada pula sepak bola wanita, sepak takraw, bowling, voli pantai, menembak, dan sepatu roda. Semuanya diselenggarakan di Jakabaring, jadi lo nggak perlu ribet bolak-balik venue. Selain itu, lo pun bisa menikmati LRT yang baru saja diresmikan sehingga lo bisa ke Jakabaring dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dengan mudah.

 

Source: asiangames2018.id

 

Tips Memilih Sepeda Bagi Pemula

Tue, 07 July 2020
Beberapa pesepeda terlihat berkendara di jalan raya

Pandemi COVID-19 ini justru membuat masyarakat kembali menggemari hobi bersepeda. Mulai dari usia dewasa hingga anak-anak, semua pergi bersepeda. Nah, kalau lo termasuk orang yang baru mulai mencintai hobi bersepeda, ini beberapa tips supaya lo nggak salah dalam memilih sepeda. Biar nggak rugi waktu dan rugi duit juga, Bro!

 

Sesuaikan Jenis Sepeda

Seorang pria sedang melihat beberapa pilihan sepeda

Sepeda itu memiliki banyak jenisnya, jadi pilih yang paling sesuai dengan kondisi lo. Salah satu jenis sepeda yang paling populer adalah mountain bike (sepeda gunung). Sepeda jenis ini dirancang untuk medan berat yang jalannya terbuat dari tanah atau batu-batu alam, termasuk jalur-jalur yang curam dan berbahaya.

Ada juga sepeda jenis lainnya seperti road bike yang cocok dipakai untuk berkendara di jalan-jalan beraspal kota besar, atau hybrid bike yang levelnya berada di antara mountain bike dan road bike; nggak lebih cepat dari road bike dan nggak lebih tangguh dari mountain bike. Hybrid bike biasanya dipakai hanya untuk olahraga ringan saja.

 

Cek Budget

Seseorang sedang memegang kartu kredit

Harga sepeda nggak bisa dibilang murah, apalagi kalau lo berniat membeli sepeda dengan merk-merk seperti Giant, GT Bikes, atau Santa Cruz Harga sepeda juga tergantung dengan jenis sepedanya. Sepeda gunung atau mountain bike tadi misalnya, harganya jauh lebih mahal daripada road bike.

Ini sebabnya setelah lo tahu mau cari sepeda seperti apa untuk tujuan seperti apa, lo harus cek budget lo. Pertimbangkan kelebihan dari beberapa pilihan sepeda. Lo juga bisa mempertimbangkan untuk membeli sepeda merek lokal dengan harga yang jauh lebih terjangkau, beberapa di antaranya adalah Wimcycle, Polygon, United, atau Pacific Avenger.

 

Pilih Ukuran yang Pas

Seorang pria sedang mengendarai sepeda

Kalau lo “anak baru” yang baru mau membeli sepeda, disarankan untuk datang langsung ke tokonya. Sepeda juga memiliki ukuran yang berbeda-beda, jadi lo bisa mengukur mana yang paling pas dengan postur tubuh lo. Dengan begini, lo bakal lebih nyaman selama bersepeda dengan sepeda baru lo nanti. Bersepeda dengan ukuran yang nggak pas justru akan membuat badan pegal-pegal setelah selesai bersepeda. Tujuan awalnya yang ingin punya aktivitas olahraga yang bikin tubuh bugar malah jadi bikin badan kesakitan.

 

Siapkan Ruang Penyimpanan

Sebuah garasi di rumah lengkap dengan set penyimpanan sepeda

Hal ini juga sering banget dilupakan pemula, padahal ini salah satu yang terpenting: sudahkah lo menyiapkan ruangan untuk menyimpan sepeda lo nantinya? Sepeda harus lo simpan di tempat yang nggak berpotensi membuat sepeda lo berkarat, apalagi kalau lo nggak setiap hari memakai sepeda.

Kalau lo ada garasi, akan lebih baik. Tapi kalau lo nggak punya garasi atau ruangan yang luas untuk penyimpanan, lo bisa mempertimbangkan untuk memilih sepeda lipat. Intinya ruang yang bagus untuk menyimpan sepeda adalah yang kering, lembap, dan cukup luas untuk bodi sepeda itu sendiri.

Terakhir, saat lo akhirnya sudah punya sepeda sendiri, pastikan lo paham etika bersepeda di jalan. Tetap patuhi rambu lalu lintas, termasuk juga menghargai sesama pengendara lain. Saat bersepeda di jalan raya, ambil sisi tepian jalan untuk bersepeda. Kalau lo lagi bersepeda beramai-ramai dengan teman-teman lo, sebaiknya berkendara dengan sistem berbaris ke belakang, nggak ke samping. Jadi masih ada ruang tersisa untuk pengendara kendaraan bermotor yang bergerak lebih cepat.

 

 

Sources: TirtoID, Rodalink, CNN Indonesia