3 Cerita Legenda Gunung-Gunung di Indonesia - MLDSPOT
  • Traveling
  • 3 Cerita Legenda Gunung-Gunung di Indonesia

3 Cerita Legenda Gunung-Gunung di Indonesia

Fri, 23 September 2016

Di Indonesia, khususnya Pulau Jawa hampir terdapat puluhan gunung. Mulai dari gunung yang nggak cukup rendah sampai gunung yang bisa berhari-hari untuk mendaki. Di setiap gunung di Indonesia ini, pasti terdapat cerita menarik dibaliknya. Mungkin yang paling terkenal adalah bagaimana kisah legenda Gunung Tangkuban Perahu. Tetapi sekarang yang akan dibahas adalah 3 cerita legenda yang mungkin belum pernah lo dengar sebelumnya.

 

Legenda Gunung Bromo

Gunung Bromo yang berada di Jawa Timur sekarang menjadi salah satu tujuan wisata karena pemandangan matahari terbit yang sangat indah. Legenda bagaimana kisah hidup pasangan suami istri Joko Seger dan Roro Anteng yang bertapa di gunung karena belum dikaruniai seorang anak. Kedua pasangan tersebut pun melakukan perjanjian dengan iblis, bahwa nantinya kedua pasangan tersebut pasti dikaruniai banyak anak, tapi harus rela mengorbankan anak pertamanya. Janji nggak ditepati, Gunung Bromo pun meletus tetapi Roro Anteng dan Joko Seger pun membuat upacara Kasado untuk menanggulangi bencana tersebut. Suku Tengger pun diambil dari nama Roro Anteng dan Joko Seger.

 

Legenda Gunung Semeru

Selanjutnya ada legenda Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini memiliki legenda yang sangat keren. Alkisah Pulau Jawa ini dulunya pulau yang terombang-ambing di lautan. Para dewa mempunyai inisiatif untuk memaku Pulau Jawa, Dewa Wisnu pun berubah menjadi kura-kura raksasa dan Dewa Brahma berubah menjadi ular raksasa untuk mengangkat Gunung Meru dari India untuk ditancapkan ke Pulau Jawa. Tertancapnya Gunung Meru di Pulau Jawa pun membuat pulau ini diam. Sekarang saking sakralnya Gunung Semeru, masyarakat Hindu masih sering melakukan upacara keagamaan di sini.

 

Legenda Gunung Slamet

Jika lo lihat bahwa Gunung Slamet ini adalah gunung yang letaknya di tengah-tengah Pulau Jawa. Dulu Syeh Maulana dari Gresik tiba-tiba sakit gatal-gatal dan meminta pertolongan untuk diberi kesembuhan. Akhirnya Syeh Maulana diberi mimpi untuk datang ke Gunung Gora dan mandi di sana. Setelah mandi, Syeh Maulana pun sembuh. Akhirnya Syeh Maulana mengubah nama Gunung Gora menjadi Gunung Slamet, yang berarti memberikan keselamatan.

Nah itulah Urbaners ketiga gunung di Indonesia yang mempunyai legenda sangat menarik. Asik kan kalau naik gunung sambil mengetahui apa sih kisah legenda di balik gunung cerita.

 

Source: boombastis.com

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com