Trending
Kamis, 18 Mei 2017

Menanti Sarah Brightman di Prambanan Jazz Festival 2017

  • Share

Banyak penyanyi solo yang memiliki suara sangat indah yang dapat membuat orang menangis kagum ketika sedang menonton aksi mereka. Sarah Brightman adalah satu dari sedikit penyanyi pemilik suara indah yang bisa menggugah perasaan.

Kualitas suara Brightman tak usah diragukan. Meski umurnya lebih dari setengah abad, kualitas vokal tetap terjaga dengan baik. Penyanyi wanita soprano klasik crossover ini terkenal akan kekuatan vokal dan kepiawaiannya dalam teknik  falsetto.

Berbicara tentang soprano, jangan bayangkan penampilan Brightman seperti tipikal kebanyakan penyanyi opera yang gendut. Urbaners pasti terbius dengan penampilan Brightman yang punya badan langsing dan rambut panjang ikal. Sexy!

Mimpi Urbaners untuk melihat langsung aksi Brightman segera menjadi kenyataan. Penyanyi klasik yang sempat akan membuat konser di luar angkasa ini akan tampil di panggung Prambanan Jazz Festival 2017 pada 18-20 Agustus mendatang.

Ini jelas menjadi kehormatan bagi Indonesia sebagai tuan rumah. Tengok saja beragam penghargaan yang telah disematkan kepada penyanyi asal Inggris ini. Namanya juga masuk nominasi Grammy Awards karena lagu-lagunya yang hit. Salah satunya, Time to Say Goodbye yang dinyanyikan bersama tenor Italia Andrea Bocelli.

“Sarah ini tercatat sebagai musisi yang telah meraih 200 penghargaan platinum dan emas di lebih 40 negara di dunia,” ungkap Anas Syahrul Alimi, penggagas Prambanan Jazz sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication.

Brightman lahir pada 14 Agustus 1960 di Kota Berkhamsted, Hertfordshire. Perjalanan karirnya dimulai sebagai penari. Ia sejak kecil belajar balet yang kemudian membuka jalan ke industri hiburan dengan mendirikan grup tari Hot Gossip.

Grup yang merupakan kelompok tari campuran dan juga sempat meluncurkan hit single disko berjudul “I Lost My Heart to A Starship Trooper” di tahun 1978. Setelah memiliki pengalaman, Brightman kemudian bersolo karir dengan menelurkan lebih banyak single disko.

Era 1981 hingga 1989 merupakan karir Brightman dalam industri panggung opera. Pada 1981, dia membuat debut teater musikal West End di Cats dan bertemu dengan komposer Andrew Lloyd Webber dan membintangi beberapa musikal West End dan Broadway, termasuk The Phantom of the Opera.

The Original London Cast, album musikalnya dirilis dalam format CD pada 1987 terjual 40 juta kopi di seluruh dunia dan menjadikannya album terlaris sepanjang masa. Brightman juga menjadi artis pertama yang diundang dua kali untuk membawakan lagu tema di Olimpiade, salah satunya Olimpiade Barcelona 1992.

Kedahsyatan suara Brightman adalah hasil latihan vokal sejak dini oleh Elizabeth Hawes, Kepala Trinity Music College di London. Ia juga berguru ke beberapa pelatih vokal di antaranya Ellen Faull of Juilliard.

Berkat latihan vokal dari berbagai guru tersebut, Brightman memiliki range suara tiga oktaf. Ia juga mampu bernyanyi dengan banyak bahasa berbeda seperti Spanyol, Perancis, Jerman, Italia, Cina dan sebagainya. Wow! Tak sabar menunggu aksi Sarah Brightman di Prambanan.

 

Source: Okezone.com

Comments

mantul sekali sip
“Sarah ini tercatat sebagai musisi yang telah meraih 200 penghargaan platinum dan emas di lebih 40 negara di dunia,” ungkap Anas Syahrul Alimi, penggagas Prambanan Jazz sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication.