Trending

Steam Machine adalah PC Gaming Rasa Konsol

Steam Machine sekilas tampilannya memang mirip konsol, tetapi sebenarnya perangkat ini adalah PC gaming mini buatan Valve yang menjalankan SteamOS. 

Berbeda dengan PC desktop pada umumnya, Steam Machine dirancang untuk langsung dihubungkan ke TV sehingga pengalaman bermain game di Steam terasa lebih praktis.

Steam Machine menawarkan pengalaman PC gaming tanpa kerumitan yang selama ini identik dengan komputer rakitan. Lo cukup masuk ke akun Steam, mengunduh game yang dimiliki, lalu langsung bermain. Namun di balik konsep tersebut, ada satu hal yang paling banyak disorot, yakni harganya yang tergolong mahal.

Meski tampil layaknya konsol, Steam Machine tetap memiliki fleksibilitas sebuah PC. Lo masih bisa mengakses mode desktop dan menjalankan berbagai aplikasi lain jika diperlukan. Inilah yang membedakannya dari PlayStation atau Xbox yang memang hanya berfokus pada hiburan.

Baca juga: 6 Game Indie yang Wajib Lo Coba

Valve sendiri mengembangkan Steam Machine untuk mempermudah lebih banyak orang menikmati PC gaming tanpa harus memahami proses instalasi driver, memilih komponen, atau melakukan konfigurasi yang rumit. Dari sisi performa, perangkat ini diklaim mampu menjalankan game-game modern dengan kualitas yang sebanding dengan konsol generasi terbaru, meski pada beberapa judul pengguna tetap perlu menyesuaikan pengaturan grafis agar performanya optimal.

Sayangnya, kemudahan tersebut harus ditebus dengan harga yang tidak murah. Steam Machine dibanderol mulai dari US$1.049 atau sekitar Rp18 jutaan untuk model dasar, sementara varian dengan penyimpanan lebih besar dijual hingga US$1.428 atau sekitar Rp25 jutaan.

Melihat harganya yang wow, sebagian orang menilai mereka bisa mendapatkan PC gaming rakitan dengan spesifikasi serupa, bahkan lebih tinggi untuk budget yang sama. Valve pun menyadari hal tersebut.

Salah satu penyebab harga Steam Machine melambung adalah kenaikan harga komponen komputer dalam beberapa waktu terakhir, terutama memori RAM yang mengalami lonjakan harga akibat tingginya permintaan industri data center AI.

Baca juga: Ini Game Horror yang Uji Adrenalin Lo!

Meski menawarkan pengalaman yang praktis, Steam Machine dinilai bukan perangkat yang ditujukan untuk semua orang. Nilainya akan lebih terasa bagi pengguna yang sudah berada di ekosistem Steam atau ingin menikmati PC gaming dengan cara yang lebih sederhana. Sementara bagi gamer yang mengutamakan harga, konsol seperti PlayStation atau Xbox masih menjadi pilihan yang lebih ekonomis.

Steam Machine juga sedang menghadapi masalah yang sempat dialami PlayStation 5 saat pertama kali dirilis. Tingginya minat membuat praktik scalper mulai bermunculan, bahkan sebelum perangkat sampai ke tangan pembeli.

Buat lo yang tertarik memilikinya, membeli langsung melalui jalur resmi kemungkinan tetap menjadi pilihan paling masuk akal. Tapi lo harus menunggu ketersediaan stok yang lebih stabil sehingga tidak perlu membayar jauh di atas harga resmi. Kapan ya Steam Machine tersedia di Indonesia?