Trending

Kulik 'Nona Manis' dari Barry Likumahuwa: Cross-genre dan Musik Tradisional

Salah satu hal positif yang ada di era new normal ini ialah para musisi menjadi lebih produktif dalam membuat karya-karya barunya. Hal ini memang dilakukan untuk mengobati rindu dengan para penggemarnya – mengingat keadaan yang membuat kita nggak bisa bertemu dengan musisi idola.

Beberapa waktu lalu Sisitipsi, Rendy Pandugo, dan Goodnight Electric sudah merilis karya terbarunya. Kali ini giliran Barry Likumahuwa yang merilis single terbarunya nih, bro!

Bassist yang terkenal dengan genre jazz-nya ini baru aja ngerilis single yang berjudul Nona Manis pada 5 Februari 2021 lalu. Dengan karakteristik jazz yang kuat, kali ini Barry Likumahuwa menyajikan musik yang cukup berbeda dari musik-musik jazz yang rilis di zaman sekarang.

Terkenal sebagai orang yang berkiprah di dalam dunia jazz, kayak apa sih istimewanya single Nona Manis ini? Simak selengkapnya di bawah ini ya!

Kolaborasi dengan 2 Pihak Lain

Barry Likumahuwa

Credit image – Mave Magz

Di bulan kedua tahun 2021 ini, Barry Likumahuwa memutuskan untuk merilis sebuah single kolaborasinya dengan Rascals dan Matthew Sayerz. Lagu ini ternyata melibatkan banyak pihak yang nggak disangka-sangka!

Berkolaborasi dengan kedua pihak yang telah disebutkan di atas menjadi pelengkap dari lagu baru ini sendiri. Dengan Matthew dan suara khasnya, lagu ini menjadi lebih hidup dengan karakter suara yang dimiliki Matthew.

Kolaborasi Barry Likumahuwa dengan Rascals dan Matthew ini seakan menjadi pelengkap dari perilisan Nona Manis – pasalnya, single ini menjadi ajang reuni antara Barry dan Matthew setelag satu dekade tidak berkolaborasi!

Sang Istri sebagai Inspirasi

Barry Likumahuwa

Credit image – Dok. MLDSPOT

Selain kolaborasi dengan dua pihak, ternyata dalam membuat single Nona Manis ini ditulis oleh Barry karena terinspirasi dari sang istri, Adinda Shalahita.

Dengan judul Nona Manis, Barry seakan menuangkan kasih sayang serta bagaimana Barry mengagumi sang istri yang terus berada disampingnya. Judul Nona Manis ini pun juga diambil dari panggilan yang biasa Barry lontarkan pada sang istri.

Sapaan dengan sebutan yang merujuk pada istilah melayu maluku ini memiliki arti seorang gadis cantik – Barry so sweet banget ya, bro!

Lagu dengan Konsep Cross-genre

Seperti yang telah disebutkan di atas, Barry berkolaborasi dengan 2 pihak lain untuk menciptakan lagu yang ciamik ini. Nggak meninggalkan dengan ciri khas Jazz-nya, Barry juga menambahkan nuansa hip-hop ala 90-an di lagu ini.

Konsep cross-genre yang tercipta karena kepercayaan Barry pada Indra Prof.D dalam menciptakan beat pada lagu Nona Manis ini. Dengan konsep cross-genre yang unik ini, Barry berhasil menciptakan lagu jazz dengan sensasi lagu hip-hop yang mungkin akan jarang lo dengar.

Konsep yang diusung oleh Barry ini seakan menjadi terobosan baru dalam industri musik Indonesia – apakah setelah Barry akan ada musisi lain yang juga mau mencoba menciptakan lagu cross-genre?

Aransemen dengan Musik Tradisional

Barry Likumahuwa

Credit image – Kabar24

Selain karena lagunya yang unik dengan menggabungkan dua genre yang berbeda, Barry juga melakukan terobosan baru yang cukup membuat lagu ini menjadi lebih unik – yaitu dengan menambahkan aransemen musik dengan Tifa!

Alat musik tradisional khas Indonesia Timur ini direkam oleh Georgie Tanasale khusus untuk lagu Nona Manis. Keinginan Barry untuk mengeksplorasi musik dari Indonesia Timur ini diungkapnya untuk melanjutkan kecintaan ayahnya akan Indonesia Timur.

Sejak mendiang Benny Likumahuwa – sang ayah, wafat pada 2020 lalu, Barry ingin menunjukkan eksistensinya di dunia musik sebagai generasi penerus ayahnya. Well, All the Best Wishes for Barry!

Seru banget nih, bro – ngomongin lagu baru dari Barry yang ternyata memiliki khas yang unik daripada lagu-lagu jazz yang sudah ada di Indonesia. Apalagi dengan sentuhan musik dari Indonesia Timur, makin kerasa uniknya deh!

Lagu Nona Manis dari Barry Likumahuwa sudah bisa lo nikmati di seluruh platform musik digital. Enjoy, bro!

Feature image – Popbela