• Buzz
  • Sweet but Rude

Sweet but Rude

Tue, 06 January 2015

Dapat kiriman cake? Nggak perduli hari apa itu atau untuk alasan apa, sudah pasti lo akan Happy nggak si bro? Tapi jangan senang dulu Urbaners kalau yang lo dapat adalah cake yang sangat unik ini. Dibalik penampilannya yang sangat lezat, manis juga menarik, ada pesan lucu, mengejutkan atau bahkan tidak menyenangkan buat lo. The Bold Bakery adalah project dari Sarah Brokett yang menyediakan berbagai kue dengan pesan yang sangat blak-blakan.

“Though it’s branding may make it appear cute and friendly, the Bold Bakery is not where you want to purchase Grandma’s birthday cake from. It is, however, the perfect place to have a pie created for your cheating husband, or your bratty pre-teen daughter. This establishment simply oozes with sarcasm and sass.” –Sarah Brockett

Jadi bukan ucapan selamat atau kata-kata menyenangkan lainnya yang lo dapat, justru ucapan yang terkesan sarkastik dan kurang ajar. Kemungkinan besar yang mengirim adalah seseorang yang nggak senang sama lo atau sama apa yang lo perbuat. Coba, kebayang nggak kalau dapat kiriman kue dari orang yang nggak suka sama lo dengan pesan “Don’t you ever say anything anymore, just die” atau dari pacar lo yang mengirimkan kue dengan pesan “Go Away, Liars goes to hell”? For obvious reason, mungkin kue-kue dengan pesan-pesan barusan yang akan lo dapat kalau sering berbohong. Well, you should be more concern about your behavior to others, otherwise you could get this cake.

Tapi Urbaners, jangan berprasangka negatif dulu, kalau Urbaners merasa tidak bersalah bisa saja ini hanya untuk candaan semata. Realitanya malah, banyak juga orang yang saling mengirimkan cake-cake dari Sarah Brokett ini hanya untuk saling bercanda membuat lelucon satu sama lain, dan justru mempererat persahabatan mereka.

“Don’t have anyone on your “shit list”? That’s okay. Plenty of our customers partake in “cake wars”, where they gift their friends with raunchy baked goods for no reason at all. Sometimes a little crude humor and chocolate cake is all you need to get by in life.” –Sarah Brocket

Kira-kira dari mana ya Sarah Brockett bisa mendapatkan ide The Bold Bakery ini? Ternyata, ide ini muncul ketika Sarah memutuskan untuk ingin mengkombinasikan dua hal kesukaannya yaitu tipografi dan membuat kue. Urbaners mau mendapatkan ide-ide unik seperti The Bold Bakery kepunyaan Sarah Brokett ini? Try to combine your favorite things!

 

 

Brief Profile about Sarah Brockett
Sarah adalah seorang graphic designer yang berkerja dan tinggal di Grand Rapids, Michigan. Ia memiliki passion di dunia design. Hal-hal dan hobby lain yang disukai sarah antara ain photography, problem solving, printmaking, horseback riding dan yang pastinya membuat kue dengan bahan vegetarian.

Sarah’s Thesis
The Bold Bakery adalah tema tesis Sarah Brockett untuk mendapatkan gelar BFA dalam Graphic Design pada saat ia berkuliah di Grand Valley State University.

For Vegan
Untuk membuat kue-kue ini, Sarah Brockett menggunakan bahan-bahan vegetarian. Walau kasar tapi tetap sehat ya!

Kontribusi Besar Masyarakat Indonesia di Tengah Pandemi

Fri, 29 May 2020
Tampak seorang yang mengenakan APD dan masker N95 kelelahan sambil menggaruk kepala

Selain menghilangkan rasa bosan #MumpungLagiDirumah jika nggak perlu-perlu sekali keluar rumah, sebagian besar masyarakat Indonesia juga ikut aktif berkontribusi di tengah pandemi. Saling bahu-membahu membantu menghadapi situasi terkini. Mulai dari menggalang donasi untuk pekerja harian yang terdampak COVID-19 hingga mendonasikan APD serta masker bagi tenaga medis.

 

Galang Donasi untuk APD bagi Tenaga Medis

Seorang tenaga medis mengenakan APD lengkap

Menggalang donasi untuk membantu penanganan penyebaran COVID-19 ini nggak cuma dilakukan oleh selebritis dan selebgram saja. Masyarakat umum juga ikut berpartisipasi aktif di sini. Melalui banyak gerakan baik yang dirintis instansi sosial maupun gerakan swadaya, akhirnya berhasil dikerahkan untuk prioritas kebutuhan di awal pandemi lalu, yakni APD dan masker bagi tenaga medis.

Gerakan ini menjaring massa yang cukup besar, sebut saja Jogja Lawan Corona yang bekerja sama dengan MamaJahit, lalu Sama Sama Kita Bisa yang diusung oleh komunitas kopi untuk mendukung para tenaga medis dalam bekerja agar bisa terus dalam kondisi prima. Belum lagi banyak gerakan lain yang juga hadir di beberapa daerah untuk menyokong kebutuhan medis daerah mereka.

 

Masker Kain Produksi Rumahan

Proses pembuatan masker kain produksi rumahan

Kontribusi besar lainnya yang juga nggak bisa diabaikan begitu saja dan pasti lo juga tahu berita yang satu ini, yakni bagaimana masyarakat ikut memproduksi masker kain rumahan. Dibuat dengan bahan kain, beberapa dijual dengan harga sangat murah, beberapa lainnya bahkan dibagikan secara cuma-cuma bagi para pekerja yang masih harus beraktivitas di luar rumah selama pandemi ini berlangsung.

Ini jadi respon positif atas kondisi kelangkaan masker yang sempat terjadi beberapa waktu lalu dikarenakan penimbunan oleh pihak yang nggak bertanggung-jawab dan kebutuhannya yang semakin meningkat kemudian. Beberapa komunitas menjahit seperti MamaJahit tadi juga ikut berkontribusi dalam produksi masker kain ini.

 

Berbagi Sembako bagi yang Membutuhkan

Aksi terakhir ini bisa jadi lo sudah sering lihat di beberapa video yang tersebar di YouTube atau sosial media lain, di mana beberapa masyarakat yang memiliki penghasilan lebih bergotong-royong membeli sembako dalam jumlah banyak. Sembako-sembako ini yang akhirnya disumbangkan ke mereka yang membutuhkan.

Nggak sedikit juga anak-anak muda yang ikut berperan aktif dalam aksi-aksi kontributif untuk saling tolong menolong di saat-saat yang sulit seperti ini. Ini jadi ciri khas gotong royong Indonesia yang harus diapresiasi dan dibudayakan turun temurun. Tanda bahwa kita masih memiliki simpati untuk berjuang bersama mengatasi pandemi.

Buat lo yang juga ingin berpartisipasi ikut berkontribusi berarti selama pandemi ini berlangsung, jangan tunggu lagi, Bro. Lo bisa cari tahu gerakan kontribusi yang sedang dilakukan di sekitar area lo sekarang. Ingat, bantuan nggak melulu uang, lo bisa membantu dan berkontribusi dengan cara yang paling mampu lo lakukan.

 

Sources: Kompas, The Conversation, CNBC Indonesia