• Buzz
  • Ikan Tuna Sirip Kuning, Ikan Termahal di Indonesia

Ikan Tuna Sirip Kuning, Ikan Termahal di Indonesia

Tue, 28 June 2016

Sebagai informasi, harga satu kilo ikan mujair sekitar 20 ribu, lalu ikan bandeng ini sekitar 15 ribu. Tetapi harga sekilo dari ikan tuna sirip kuning adalah 100 ribu sampai 150 ribu. Nggak sampai disitu Urbaners, satu ikan tuna sirip kuning ini mempunyai beratnya mencapai 100 hingga 300 kilogram. Jadi jika ditotal 1 ekor ikan tuna sirip kuning ini, harganya sekitar 400 hingga 600 juta rupiah. Wajar ikan tuna sirip kuning dianggap sebagai ikan seharga mobil Alphard.

 

Tapi sering dicuri

Di daerah selat Makassar di dekat kepulauan Flores, terdapat laut dengan luas mencapai 605 ribu kilometer persegi. Di tengah-tengah laut tersebut, banyak ditemukan ikan tuna. Mulai dari ikan tuna sirip kuning, biru, ikan tuna mata besar, albacore dan beberapa jenis ikan tuna lainnya. Karena letaknya yang sangat besar itu, banyak sekali kapal-kapal asing yang sengaja lewat perairan ini untuk menjaring ikan tuna sirip kuning. Kapal-kapal dari Thailand dan juga Filipina banyak yang tertangkap karena melakukan penjaringan secara illegal.

Nggak hanya dari kapal asing, dari Indonesia sendiri banyak sekali melakukan penyelundupan ikan tuna sirip kuning. Karena harganya sangat mahal, para cukong-cukong ini berani membayar mahal kepada para nelayan. Menurut informasi, harga ikan tuna sirip kuning ini di luar negeri dijual perkilonya sebesar 500 ribu hingga 1 juta.

 

Sangat terkenal di Jepang

Ikan tuna sirip kuning sangat terkenal di Jepang. Orang Jepang yang memang suka dengan makanan mentah, khususnya ikan bisa membayar mahal setiap kilo ikan sirip kuning. Setiap ikan tuna sirip kuning ini biasanya digunakan untuk bahan sashimi. Tetapi nggak sembarangan restoran yang menyajikan ikan tuna sirip kuning. Jadi setiap restoran yang menyajikan sashimi ikan tuna sirip kuning atau biru, biasanya menyajikannya secara eksklusif.

Pengen coba ikan tuna sirip kuning? Lo bisa coba mampir ke restoran Jepang yang ada di daerah lo. Tapi jangan kaget dengan harganya ya.

 

Source : agriculturelibrary.com

Kontribusi Besar Masyarakat Indonesia di Tengah Pandemi

Fri, 29 May 2020
Tampak seorang yang mengenakan APD dan masker N95 kelelahan sambil menggaruk kepala

Selain menghilangkan rasa bosan #MumpungLagiDirumah jika nggak perlu-perlu sekali keluar rumah, sebagian besar masyarakat Indonesia juga ikut aktif berkontribusi di tengah pandemi. Saling bahu-membahu membantu menghadapi situasi terkini. Mulai dari menggalang donasi untuk pekerja harian yang terdampak COVID-19 hingga mendonasikan APD serta masker bagi tenaga medis.

 

Galang Donasi untuk APD bagi Tenaga Medis

Seorang tenaga medis mengenakan APD lengkap

Menggalang donasi untuk membantu penanganan penyebaran COVID-19 ini nggak cuma dilakukan oleh selebritis dan selebgram saja. Masyarakat umum juga ikut berpartisipasi aktif di sini. Melalui banyak gerakan baik yang dirintis instansi sosial maupun gerakan swadaya, akhirnya berhasil dikerahkan untuk prioritas kebutuhan di awal pandemi lalu, yakni APD dan masker bagi tenaga medis.

Gerakan ini menjaring massa yang cukup besar, sebut saja Jogja Lawan Corona yang bekerja sama dengan MamaJahit, lalu Sama Sama Kita Bisa yang diusung oleh komunitas kopi untuk mendukung para tenaga medis dalam bekerja agar bisa terus dalam kondisi prima. Belum lagi banyak gerakan lain yang juga hadir di beberapa daerah untuk menyokong kebutuhan medis daerah mereka.

 

Masker Kain Produksi Rumahan

Proses pembuatan masker kain produksi rumahan

Kontribusi besar lainnya yang juga nggak bisa diabaikan begitu saja dan pasti lo juga tahu berita yang satu ini, yakni bagaimana masyarakat ikut memproduksi masker kain rumahan. Dibuat dengan bahan kain, beberapa dijual dengan harga sangat murah, beberapa lainnya bahkan dibagikan secara cuma-cuma bagi para pekerja yang masih harus beraktivitas di luar rumah selama pandemi ini berlangsung.

Ini jadi respon positif atas kondisi kelangkaan masker yang sempat terjadi beberapa waktu lalu dikarenakan penimbunan oleh pihak yang nggak bertanggung-jawab dan kebutuhannya yang semakin meningkat kemudian. Beberapa komunitas menjahit seperti MamaJahit tadi juga ikut berkontribusi dalam produksi masker kain ini.

 

Berbagi Sembako bagi yang Membutuhkan

Aksi terakhir ini bisa jadi lo sudah sering lihat di beberapa video yang tersebar di YouTube atau sosial media lain, di mana beberapa masyarakat yang memiliki penghasilan lebih bergotong-royong membeli sembako dalam jumlah banyak. Sembako-sembako ini yang akhirnya disumbangkan ke mereka yang membutuhkan.

Nggak sedikit juga anak-anak muda yang ikut berperan aktif dalam aksi-aksi kontributif untuk saling tolong menolong di saat-saat yang sulit seperti ini. Ini jadi ciri khas gotong royong Indonesia yang harus diapresiasi dan dibudayakan turun temurun. Tanda bahwa kita masih memiliki simpati untuk berjuang bersama mengatasi pandemi.

Buat lo yang juga ingin berpartisipasi ikut berkontribusi berarti selama pandemi ini berlangsung, jangan tunggu lagi, Bro. Lo bisa cari tahu gerakan kontribusi yang sedang dilakukan di sekitar area lo sekarang. Ingat, bantuan nggak melulu uang, lo bisa membantu dan berkontribusi dengan cara yang paling mampu lo lakukan.

 

Sources: Kompas, The Conversation, CNBC Indonesia