• Movie
  • 4 Fakta seru di Balik Star Wars The Rise of Skywalker

4 Fakta seru di Balik Star Wars The Rise of Skywalker

Tue, 31 December 2020
Salah satu scene Star Wars

Tahun 2019 ditutup dengan berakhirnya Skywalker Saga dalam dunia Star Wars. Pada 18 Desember yang lalu, Star Wars merilis The Rise of Skywalker. Selain menjadi film terakhir dalam sequel trilogy, film ini juga membongkar banyak misteri yang selama ini membuat penasaran para penggemar Star Wars. Berikut ini 4 fakta seru di balik Star Wars The Rise of Skywalker yang perlu lo ketahui.

 

Sudut Pandang C-3PO

Sang aktor C-3POStar Wars dalam serinya kali ini akan menceritakan keseluruhan kisah saga berdasarkan sudut pandang C-3PO dan juga R2-D2. Keputusan ini diambil oleh George Lucas sebagai kreator Star Wars karena dua droid ini selalu setia menjadi karakter yang hadir pada 9 film sebelumnya. Sudut pandang kedua droid tersebut sangat seru sekali untuk menjadi jalan cerita.  

 

Naskah yang Sempat Bocor

Poster Star Wars The Rise of Skywalker

Menariknya, naskah The Rise of Skywalker sempat bocor, lho! Kok bisa? Iya, salah satu aktor pada film ini (nggak disebutkan namanya) nggak sengaja meninggalkan naskahnya di suatu lokasi. Nah, naskah yang tertinggal ini ditemukan oleh seseorang. Seolah mendapat harta karun, ia dengan segera menjualnya di eBay. Beruntungnya salah satu pegawai Disney melihat postingan tersebut dan segera membelinya sebelum jatuh ke tangan orang lain. Entah bagaimana jadinya jika naskah ini benar-benar dibeli oleh orang lain. 

 

The Emperor Lied

Emperor lied dengan jubahnya

Ian McDiarmid mengejutkan para fans pada suatu acara selebrasi Star Wars yang muncul dengan tawa khas Emperor yang menggelegar. Para fans terkejut karena sebelum-sebelumnya ia selalu menyatakan bahwa Emperor Palpatine sudah mati dan nggak akan muncul lagi. Sutradara J.J. Abrahams cukup senang karena rahasia kehadiran ini bisa disimpan rapat sehingga bisa mengejutkan semua fans.

 

Peran untuk Leia

Leia dengan jubahnya dan aktor lain pada The Rise of Skywalker

Leia yang setia diperankan oleh Carrie Fisher, pada sekuel terakhir ini direncanakan akan memberikan porsi yang cukup besar untuk Leia. Pada dua film sebelumnya porsi telah banyak diberikan untuk Han Solo dan juga Luke Skywalker. Kabarnya justru Fisher sendiri yang meminta dijadikan bintang pada episode terakhir ini sebelum akhirnya ia menutup usia.

 

Nah, itu tadi 4 fakta seru dibalik pembuatan Star Wars: The Rise of Skywalker yang mungkin belum banyak lo ketahui. Ternyata naskah film terakhir ini pernah bocor. Bagaimana? terpuaskan dengan serial terakhir dari Skywalker Saga, Urbaners?

 

 

Source: Cinemagz

Dragon's Dogma: Series Anime Adaptasi Game di Netflix

Wed, 22 July 2020
Salah satu tampilan naga di game Dragon's Dogma

Setelah beberapa kali mengadaptasi film dari video game, kali ini Netflix kembali membuat anime series yang berasal dari video game. Di pertengahan Juli lalu, akun Twitter resmi @DragonsDogma mengumumkan bahwa kanal streaming Netflix bakal segera merilis “Dragon’s Dogma” sebagai adaptasi anime series terbarunya.

Series yang direncanakan rilis pada tanggal 17 September 2020 ini akan berfokus pada kisah karakter Ethan yang akan mencari kembali hatinya yang hilang karena dicuri oleh sang naga di dalam cerita.

 

Plot Cerita

Salah satu tampilan naga di teaser series Dragon’s Dogma dari Netflix

Pengumuman pembuatan anime version dari game Dragon’s Dogma sebenarnya sudah pernah disampaikan oleh Netflix dan Capcom di bulan Maret, tahun 2019 lalu. Capcom sebagai studio yang memproduksi game Dragon’s Dogma juga menyampaikan bahwa plot cerita akan diangkat dari seri game Dark Arisen.

Plotnya akan mengkisahkan seorang pria yang mencari sang naga untuk membalas dendam karena hatinya telah dicuri. Menurut mitos, hanya seorang Arisen yang dapat mengalahkan sang naga dan mencegah kiamat terjadi. Sebelum Ethan dapat melawan naga, ia akan ditantang oleh iblis dengan tujuh dosa manusia yang mematikan.

 

Project Kolaborasi

Salah satu karakter di Dragon’s Dogma adaptasi Netflix

Netflix yang sebelumnya pernah sukses mengadaptasi seri Castlevania milik perusahaan game ternama asal Jepang, Konami, ingin mengulang kembali kesuksesan tersebut dengan memproduksi serial adaptasi game lainnya. Antusiasme penonton terhadap seri Castlevania terbilang cukup tinggi. Sampai saat ini, seri Castlevania sudah memasuki season ketiga.

Agar kesuksesan tersebut dapat kembali terulang, Netflix nggak bakal kerja sendirian, Bro. Dalam rilisnya, disebutkan bahwa series Dragon’s Dogma Netflix akan menggandeng studio animasi ternama, salah satunya adalah Sublimation, sebuah studio animasi terkenal di Jepang. Selain Sublimation, Netflix juga akan menggandeng Anima Studio dari Mexico dan David Production yang juga sebuah studio animasi populer di Jepang.

 

Game Sejak Tahun 2012

Salah satu tampilan game Dragon’s Dogma di mana para prajurit terlihat melawan naga

Buat lo yang masih asing dengan game Dragon’s Dogma, game ini sebenarnya sudah cukup lama dirilis, sekitar tahun 2012. Di tahun 2013, Capcom kembali merilis versi extended-nya yang berjudul Dark Arisen. Game yang bisa lo mainkan di PS4, Xbox One, Switch, juga PC ini adalah role playing game (RPG).

 

 

 

Sources: Eurogamer, IGN Southeast Asia, Game Informer