• Movie
  • 4 Most Anticipated Movies from Toronto International Film Festival

4 Most Anticipated Movies from Toronto International Film Festival

Thu, 05 September 2019
4 Most Anticipated Movies from Toronto International Film Festival

Tiap tahunnya, Toronto International Film Festival (TIFF) menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh para movie-lovers. Banyak film baru yang bakal dirilis dan biasanya film-film di TIFF digadang untuk nominasi Oscar. Nah, tahun ini, TIFF 2019 diadakan selama tanggal 5-15 September. Dari banyaknya film yang bakal tayang di TIFF 2019, beberapa di antaranya punya hype cukup tinggi buat ditonton. Ini dia daftarnya, Urbaners!

 

Ford v Ferrari

Ford v Ferrari

Sesuai namanya, film ini bercerita tentang seorang ahli otomotif bernama Carroll Shelby (Matt Damon) dan pebalap Ken Miles (Christian Bale), yang ditugaskan oleh Henry Ford II (Tracy Letts) untuk merancang sebuah mobil. Mobil ini bakal digunakan untuk mengalahkan tim balap Ferrari. Ford v Ferrari dikerjakan oleh sutradara film Walk the Line dan Logan, James Mangold.

 

The Goldfinch

The Goldfinch

Diangkat dari novel berjudul sama, The Goldfinch bercerita tentang seorang pria muda bernama Theodore Decker (Ansel Elgort), yang ibunya dibunuh di Metropolitan Museum of Art di New York. Kejadian ini mengubah hidupnya, membuatnya harus bergulat dengan kesedihan dan rasa bersalah. Dengan bukunya yang mendapatkan penghargaan Pulitzer, wajar kalau film The Goldfinch jadi banyak ditunggu. Selain Ansel Elgort, ada juga Nicole Kidman dan Finn Wolfhard yang bermain di film ini.

 

Dolemite Is My Name

Dolemite Is My Name

Sudah lama rasanya nggak melihat Eddie Murphy di layar lebar. Sebentar lagi lo bisa segera menyaksikannya melalui film Dolemite Is My Name. Film satu ini bercerita tentang Dolemite, nama panggung dari Rudy Ray Moore, seorang komedian yang sedang meningkatkan kariernya. Selain Eddie Murphy, Dolemite Is My Name juga dibintangi oleh Snoop Dogg, Craig Robinson, Keegan-Michael Key, dan Mike Epps.

 

Knives Out

Knives Out

Mayoritas movie-lovers setuju kalau Looper dan Star Wars: The Last Jedi merupakan film yang brilian. Hal ini nggak terlepas dari peran Rian Johnson selaku sutradara. Kali ini, Johnson menunjukkan kebolehannya melalui film Knives Out. Film bergenre black comedy ini dibintangi oleh Chris Evans, Daniel Craig, Jamie Lee Curtis, dan Katherine Langford. Craig berperan sebagai seorang detektif yang dipanggil untuk menyelesaikan sebuah kasus keluarga.

 

Dari keempat film di atas, mana yang paling membuat lo penasaran, Urbaners?

 

 

Sources: refinery29.com

Ini 7 Alasan Menarik Kenapa Lo Harus Nonton Dark di Netflix

Thu, 03 September 2020
Deretan alasan buat lo nonton series Dark

Kalau cuma dibaca dari sinopsisnya saja, mungkin series Dark di Netflix tidak akan mencuri perhatian lo. Secara visual dari poster yang ada, Dark di interpretasi sebagai series yang cenderung bergenre misteri dan mistis.

Tapi percaya atau tidak, ini jauh berbeda dari ekspektasi di atas. Buat lo yang suka dengan series Netflix sebelumnya seperti Stranger Things, Dark adalah salah satu series yang kurang lebih – premisnya mirip dengan series tersebut.

Eits, ini bukan spoiler ya. Alih-alih memberitahukan lo ada apa saja di series Dark ini, di bahasan kali ini lo akan diberitahu kenapa lo mesti nonton series Dark ini. Penasaran? Daripada lo menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Karakter yang ‘Berisi’

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: mariviu.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kurang lebih – premis yang ada di Dark mirip dengan yang ada di Stranger Things. Disebutkan ada sebuah kota kecil bernama Winden di Jerman dengan kejadian misterius ketika ada pembangunan pembangkit tenaga nuklir.

Kejadian misterius tersebut diiringi oleh sejumlah anak-anak dan remaja yang hilang. Di series Dark ini, kreatornya memberikan masing-masing latar belakang yang berbeda dengan kepribadian yang unik sehingga karakter di series Dark ini terasa lebih ‘berisi’.

 

Benang Merahnya ‘KUSUT’

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: idntimes.com

Masih terkait dengan alasan pertama di atas, karena karakternya unik dan ‘berisi’ maka benang merah setiap series mesti diuraikan secara perlahan sehingga lo akan mendapatkan gambaran besarnya mau ke mana cerita dari Dark ini.

Lo akan dituntut untuk berpikir sedikit lebih kritis di mana di series ini terjadi time travel yang paralel. Makanya, buat lo yang suka nonton series sembari mikir ini ceritanya akan ke mana, Dark jadi rekomendasinya buat lo, nih!

 

Plot Twist Tidak Terduga

Ada yang bakal buat lo terheran-heran atau bahkan terkaget karena plot twist yang terjadi di series yang satu ini. Walau perlahan benang merah yang kusut bisa diurai, namun para penulis naskah Dark yaitu Baran bo Odar dan Jantje Friese sudah menyiapkan plot twist yang di luar dugaan lo.

Makanya, sebaiknya ketika lo mau memulai menonton atau mengikuti series ini, disarankan lo tidak perlu memiliki ekspekstasi apapun walau sudah membaca sinopsisnya. Nikmati kemelut yang ada di series Dark ini.

 

Fiksi-Narasi Untuk Sejarah Manusia

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: indiewire.com

Series Dark ini sedikit banyaknya menampilkan apa yang terjadi pada tahun 1987, 1954 sampai 1921 dan masih banyak lagi. Sejarah manusia dibalut dengan cerita fiksi yang menarik dan juga narasi yang tidak membosankan.

Perang, wabah, revolusi – jadi salah satu bagian warna dari series Dark ini. Oleh karena itu, dari hal-hal ini juga menjadi rekomendasi buat lo untuk nonton series yang satu ini.

 

Sisi Romance yang Kental

Biar semakin berwarna, ditambah dengan kepribadian masing-masing karakter yang unik – series Dark semakin lengkap dengan cerita-cerita percintaan di beberapa karakter di dalamnya. Namun, ada yang beda di soal percintaan di universe Dark.

Apa perbedaannya? Eits tidak mau spoiler, lebih baik lo nonton series ini secepatnya!

 

Silsilah Keluarga Super Ribet

Biar semakin kusut benang merahnya – hubungan keluarga di universe Dark ini juga ditampilkan seruwet mungkin. Hal ini terkait dengan berbagai momen di mana keluarga menjadi salah satu faktor betapa kusutnya benang merah yang ada.

 

Sinematografi dan Setting yang Oke

Ini sedikit teknis, sih – tapi lo mesti tahu kalau sinematografi dan setting di series Dark ini benar-benar dipikirkan dengan matang sehingga saat dieksekusi, semuanya jadi oke. Bahkan, series ini bisa dibilang setara dengan film sci-fi besutan orang-orang Hollywood.

Itu kenapa ada fakta menarik terkait biaya produksinya mencapai lebih dari 1 milyar. Semua hal yang ada, benar-benar diatur sedemikian rupa sehingga series ini begitu menarik untuk ditonton.

Nah, bagaimana nih? Dari segala penjelasan yang ada di atas – apakah lo semakin penasaran dengan series Dark ini? Daripada lo penasaran dan malah menebak-nebak sendiri sebenarnya Dark ini seperti apa, langsung saja temukan waktu senggang lo buat nonton series ini!

 

Feature Image – dw.com